Saling Memaafkan di Hari Lebaran, Ini 5 Manfaatnya Bagi Kesehatan

Saling Memaafkan di Hari Lebaran, Ini 5 Manfaatnya Bagi Kesehatan

Halodoc, Jakarta - Lebaran sebentar lagi tiba, seluruh umat islam akan menutup bulan Ramadan setelah berpuasa selama sebulan penuh. Pada saat yang bersamaan, semua orang akan saling bermaafan untuk membersihkan kesalahan yang pernah dilakukan.

Memaafkan mungkin hal yang tidak mudah dilakukan bagi kebanyakan orang. Memaafkan kesalahan orang lain yang pernah dilakukannya pasti akan sedikit sulit. Maka dari itu, lebaran adalah momen yang paling tepat untuk memaafkan kesalahan orang lain yang pernah dilakukan kepada diri kita.

Ternyata, memaafkan orang lain pada lebaran di tahun 2019 ini dapat memberi dampak baik bagi kesehatan. Memaafkan dapat melepaskan emosi negatif dan memberi ketenangan batin. Ketika kamu melakukan hal tersebut, perasaan dendam dan amarah akan hilang. Dengan begitu, jiwa dan raga pun akan jadi lebih sehat.

Baca Juga : Lemak Bertambah Setelah Lebaran, Atasi dengan 6 Olahraga Ini

Manfaat Memaafkan untuk Kesehatan pada Lebaran 2019

Terdapat beberapa manfaat yang dapat berdampak baik pada kesehatan dengan cara memaafkan kesalahan orang lain pada lebaran tahun 2019 ini. Berikut adalah beberapa dampak positif yang dapat terjadi pada tubuh:

  1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Memaafkan orang lain terbukti dapat meningkatkan produksi antibodi, yang meningkatkan efektivitas sistem kekebalan tubuh seseorang. Memaafkan juga dapat membantu untuk mengurangi jumlah adrenalin dan kortisol yang dikeluarkan tubuh.

Kedua hormon ini diketahui menurunkan produksi sel pembunuh alami, yang dapat menekan sistem kekebalan tubuh kamu. Bahkan, disebutkan bahwa pengidap HIV yang menjalani proses memaafkan memiliki tingkat sel kekebalan yang lebih tinggi dan kekebalan yang lebih baik.

  1. Meningkatkan Kualitas Tidur

Peningkatan kualitas tidur dapat berhubungan dengan memaafkan. Seseorang mungkin pernah mengalami kesulitan tidur karena perasaan marah terhadap hal apapun. Maka dari itu, semakin cepat seseorang melepaskan rasa marah dan dendam, dampak yang dirasakan tubuh semakin positif, sehingga dapat tidur dengan lebih nyenyak.

Baca Juga : Mudik Lebaran Tiba, Jaga Kesehatan dengan 6 Cara Ini

  1. Mendukung Kesehatan Jantung

Sikap memaafkan disebutkan juga dapat mengurangi tekanan darah dan detak jantung. Memaafkan juga terkait dengan pelepasan hormon oksitosin yang lebih besar. Oksitosin kadang-kadang disebut "hormon cinta" karena ia meningkatkan banyak emosi positif dan memperkuat ikatan sosial.

Perasaan senang dari oksitosin dapat menurunkan tekanan darah dan detak jantung. Hal ini bisa menjadi salah satu alasan cara kerja memaafkan dapat memberi hati kamu dorongan, baik secara fisik maupun emosional.

  1. Meningkatkan Fungsi Kognitif

Disebutkan juga terdapat dampak positif dari memaafkan orang lain terhadap otak. Seseorang yang memaafkan orang lain, salah satu bagian otaknya akan mengalami aktivitas lebih tinggi, yaitu lobus frontal otak. Bagian ini berfungsi untuk pemecahan masalah dan moralitas, serta fungsi berpikir dan bernalar lebih tinggi.

Sementara itu, disebutkan bahwa emosi seperti amarah dan dendam menghambat pemikiran rasional dan meningkatkan aktivitas di amigdala. Amigdala merupakan area di otak seseorang yang bertanggung jawab atas respons maju terus atau mundur sekaligus.

  1. Membantu Pemulihan Trauma

Manfaat memaafkan lainnya adalah dapat membantu pemulihan dari peristiwa yang sangat traumatis. Disebutkan bahwa seseorang yang diajari untuk memaafkan menjadi tidak mudah marah dan stres secara keseluruhan. Orang-orang tersebut juga mendapatkan lebih banyak optimisme, kasih sayang, dan kepercayaan diri.

Baca Juga : Libur Lebaran Ditambah, Berat Badan Jangan Ditambah

Itulah beberapa manfaat yang dapat kamu rasakan saat memaafkan pada lebaran tahun 2019 ini. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal memaafkan, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya yaitu dengan cara download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!