26 September 2018

Selalu Kambuh, Maag Jadi Penyakit Susah Sembuh?

Maag selalu kambuh, maag kambuh, penyakit maag

Halodoc, Jakarta - Maag adalah kondisi ketika perut dan ulu hati terasa tidak nyaman. Perasaan tidak nyaman tersebut bisa berupa rasa nyeri, kembung, mual, atau pun muntah. Faktanya, maag bukan sebuah diagnosis penyakit tetapi sebuah gejala.

Ketika dokter berusaha menanganinya, dokter harus mengetahui penyebab utama gejala maag yang terjadi. Penyebab gejala maag itu sendiri bermacam-macam, sehingga pengidap harus merinci apa saja yang telah dilakukan.

Ada banyak hal-hal yang membuat gejala maag dapat terjadi, seperti asam lambung naik, infeksi lambung, mengalami luka di usus atau lambung, pankreatitis, gastroparesis, intoleransi makanan, keracunan makanan, penyakit tiroid, dan irritable bowel syndrome.

Gejala maag terbagi menjadi dua, yaitu akut dan kronis. Berikut ini adalah penjelasannya:

  1. Maag Akut

Maag akut biasanya terjadi karena produksi asam lambung berlebihan, sehingga menyebabkan rasa nyeri pada ulu hati dan disertai dengan rasa kembung pada perut. Gejala maag akut umumnya dapat diatasi dengan modifikasi pola diet, seperti pola makan teratur, mengonsumsi obat maag untuk mengurangi jumlah produksi asam lambung, dan menghindari makanan asam dan pedas.

  1. Maag Kronis

Gejala maag kronis terjadi apabila gejala maag selalu kambuh. Maag kronis dapat terjadi berulang kali. Beberapa penyakit yang paling sering untuk menyebabkan gejala maag kronis, yaitu:

 

- Gastritis

Salah satu yang jadi penyebab maag selalu kambuh adalah peradangan pada lambung atau biasa disebut gastritis. Gastritis dapat disebabkan oleh beberapa kemungkinan, yaitu infeksi bakteri H. Pilori, stres psikologis, penggunaan obat penghilang nyeri atau steroid dalam jangka waktu lama, dan konsumsi alkohol.

- Tukak Peptik

Penyebab lain maag selalu kambuh adalah luka pada lambung atau duodenum (usus 12 jari) atau dalam istilah kedokteran yaitu tukak peptik. Tukak peptik terjadi karena peradangan lambung dan duodenum yang terjadi untuk waktu yang lama. Kebanyakan, tukak peptik juga ditandai dengan gejala muntah darah atau BAB hitam.

- GERD

GERD atau Gastroesophageal Reflux Disease juga menjadi penyebab maag selalu kambuh. GERD adalah ketika asam lambung naik ke kerongkongan. GERD terjadi karena produksi asam lambung yang berlebihan dan lemahnya katup antara kerongkongan dan lambung. GERD dapat menyebabkan dada terasa terbakar, rasa pahit di kerongkongan, bau napas, sering batuk, dan suara serak. GERD dapat diatasi dengan operasi menjahit bagian atas lambung atau mengencangkan otot bagian atas lambung, agar asam lambung tidak naik lagi dan gejala maag tidak muncul kembali.

Lalu apakah maag dapat disembuhkan? Maag pada dasarnya dapat sembuh dengan obat antasida atau bloker asam, seperti ranitidine atau omeprazole. Obat-obat tersebut hanya dapat meredakan, kamu belum tentu dapat sembuh total.

Lalu apakah maag dapat sembuh total? Hal ini tergantung pada penyebab maag yang terjadi. Jika penyebabnya telah sembuh, secara langsung gejala maag juga akan hilang. Maag dapat sembuh total jika diobati dari sumber masalahnya, bukan hanya dengan obat pereda gejala maag saja.

Untuk sembuh total, gaya hidup yang sehat juga harus diperhatikan. Kebiasaan buruk, seperti sering makan makanan pedas, asam, dan berlemak, juga sering minum kopi, kebiasaan-kebiasaan tersebut sebaiknya dihindari atau dikurangi. Maag sulit sembuh jika kebiasaan-kebiasaan ini masih terus dilakukan. Maka dari itu, pola makan sehat juga penting untuk penyembuhan maag.

Jika kamu mengalami masalah maag, kamu bisa menanyakannya pada dokter di Halodoc. Komunikasi dengan dokter bisa dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Selain itu, kamu juga bisa membeli obat dan vitamin melalui fitur Apotek Antar. Ayo, download aplikasinya sekarang di App Store dan Google Play!

Baca juga: