Sering Terpapar Sinar UV Matahari, Bagaimana Cegah Kemunculan Flek Hitam?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Sering Terpapar Sinar UV Matahari, Bagaimana Cegah Kemunculan Flek Hitam?

Halodoc, Jakarta - Setiap orang tentunya selalu ingin tampil menarik dan percaya diri, baik untuk diri sendiri maupun di depan lawan jenisnya. Caranya bisa lewat berbagai cara, contohnya kecilnya dengan memperhatikan penampilan dan kebersihan wajah.

Omong-omong soal wajah ini, ada beberapa masalah yang sering kali membuat banyak orang risih. Salah satunya flek hitam. Flek hitam (ephelis) sendiri merupakan bintik-bintik datar pada kulit wajah yang terbentuk karena peningkatan melanin atau pigmen alami kulit. Yang perlu diingat, flek hitam ini bisa muncul di bagian tubuh lain. Misalnya, lengan, dada, atau leher.

Baca juga: Flek Hitam di Wajah Pengaruh Lingkungan atau Hormon?

Bagi seseorang yang memiliki kulit putih, rasanya perlu harap-harap cemas. Sebab, flek hitam ini akan cenderung mudah dilihat dan mudah muncul. Masalah kulit ini bisa terjadi pada tiap orang, dengan kata lain enggak memandang usia dan jenis kelamain. Untungnya, ephelis ini enggak membahayakan dan menimbulkan rasa sakit.

Lalu, bagaimana sih cara mencegah kemunculan flek hitam?

Tips Mencegah Flek Hitam

Sebenarnya ada dua hal yang bisa menyebabkan timbulnya flek hitam. Pertama, faktor genetik alias keturunan. Kedua, paparan sinar matahari atau sinar ultraviolet (UV). Ingat, faktor genetik ini enggak bisa dirubah, namun paparan sinar UV lain lagi ceritanya. Nah, berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah flek hitam:

    1. Tabir Surya. Selalu gunakan tabir surya dengan SPF 30–50, khususnya bagi seseorang yang memiliki kulit putih. Ingat, sinar UV ini bisa menimbulkan sederet masalah bagi kulit, termasuk flek hitam.

    2. Perhatikan Waktu. Hindari aktivitas di luar ruangan antara jam 10 pagi hingga 4 sore. Di waktu tersebut paparan sinar UV masih tinggi.

    3. Pelindung Tubuh. Kenakan pelindung wajah dan bagian tubuh lainnya. Misalnya, topi, pakaian panjang, atau penutup lainnya ketika beraktivitas di luar ruangan.

    4. Cukupi Nutrisi Kulit.  Kecantikan kulit sejati itu muncul dari dalam. Nah, bukan rahasia lagi kalau makanan yang mengandung serat dan antioksidan baik untuk kulit.

    5. Tidur yang Cukup. Tidur merupakan waktu bagi tubuh untuk menyembuhkan dan menghilangkan racun dari kulit. Enggak cuma itu, kurang tidur juga bisa meningkatkan hormon kortisol yang memperburuk kondisi inflamasi kulit.

    6. Jangan Sembarang Konsumsi Obat. Beberapa obat memiliki kandungan yang bisa menimbulkan reaksi di dalam tubuh dan mempercepat produksi melanin pada kulit. Ingat, flek hitam ini bisa ditimbulkan akibat produksi melanin yang berlebihan.

Baca juga: 4 Perawatan Wajah untuk Usir Flek Hitam

Pengobatan Flek Hitam

Sebenarnya flek hitam ini bisa menghilang dengan sendirinya. Tapi, ada beberapa pengobatan yang bisa disarankan bila seseorang merasa terganggu atau flek hitam makin bertambah. Pengobatannya bisa dengan:

  • Krim Pemutih. Krim ini umumnya digunakan untuk memudarkan flek hitam dan bisa dibeli secara bebas. Tapi, agar lebih aman, sebaiknya tanyakanlah ke dokter krim apa yang tepat untuk kondisi kulitmu. Sebab, beberapa krim bisa saja menimbulkan efek samping. Misalnya, peradangan kulit, kulit kering, terasa seperti terbakar, dan perubahan warna kulit.

  • Krim Retinoid. Krim ini mengandung senyawa kimia vitamin A dan dapat digunakan bersamaan dengan krim pemutih. Krim ini berfungsi untuk memudarkan flek hitam dalam hitungan bulan. Efek samping yang bisa ditimbulkan dari krim ini bisa berupa kulit kering, iritasi, sensitif, dan terkelupas.

Baca juga: Hilangkan Flek Hitam dengan Air Bekas Cucian Beras

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Kamu bisa kok bertanya langsung ke dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!