Stres karena Kerjaan Audit Akhir Tahun, Hati-Hati Rambut Rontok

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Stres karena Kerjaan Audit Akhir Tahun, Hati-Hati Rambut Rontok

Halodoc, Jakarta - Semakin dekat dengan penghujung tahun, biasanya kantor semakin disibukkan berbagai tenggat pekerjaan. Selain menyelesaikan beban tugas masing-masing, karyawan umumnya diwajibkan untuk membuat laporan akhir tahun, tutup buku, rapat, dan berbagai hal lainnya. Tidak hanya itu, beban para audit sebagai pemeriksa bertambah, karena diharuskan untuk mengecek perusahaan, setiap divisinya, dan menelaah hasilnya.

Tak jarang, menjelang pergantian tahun, tak sedikit karyawan yang harus memberikan waktu ekstra di kantor alias lembur demi bisa menyelesaikan semua tugas. Pasalnya, pasti tidak ada orang yang ingin diganggu dengan pekerjaan yang belum selesai ketika sedang liburan, bukan? Semua karyawan kantoran, termasuk pula auditor, akan menjadi sangat sibuk.

Kondisi ini tak jarang membuat tubuh kurang istirahat. Pada akhirnya, tubuh menjadi mudah lelah, energi terkuras, dan stres juga meningkat. Jika terus dipaksakan, stres ini bisa berujung pada berbagai penyakit serius, seperti obesitas, diabetes, jantung, stroke, depresi, dan kebotakan dini.

Rambut Rontok, Salah Satu Tanda Tubuh Stres

Sebenarnya, mudah mengindikasikan tanda-tanda stres, seperti kerontokan rambut, misalnya. Rambut rontok bisa terjadi karena banyak hal, seperti sering mengganti sampo, menggunakan cat rambut, mengikat rambut terlalu lama, dan masih banyak lagi. Namun, rambut rontok ini juga bisa menjadi tanda bahwa kamu sedang mengalami stres, terlebih jika kamu tidak pernah mengalaminya sebelumnya.

Semakin tinggi tingkatan stres yang kamu alami, maka semakin banyak rambut yang rontok. Termasuk dalam hal pekerjaan, seperti menekan di tahun penghabisan. Lalu, bagaimana cara mencegah rambut rontok berlebihan yang terjadi karena stres ini?

Biasakan Pola Hidup Sehat, Kunci Mencegah Stres

Stres datang tanpa kamu sadari. Namun, kamu selalu bisa mencegahnya supaya tidak menimbulkan dampak negatif pada tubuh. Meski pekerjaan serasa tidak pernah ada habisnya, tenggat waktu terasa sempit, dan tugas-tugas yang seperti menekan pikiran, kamu tidak boleh memaksakan diri, karena ini bisa menyebabkan kamu mengalami kebotakan dini.

Solusi yang dapat kamu lakukan adalah tetap biasakan untuk hidup sehat setiap saat. Meski pekerjaan ketat, kamu tidak boleh lupa beristirahat. Ketika lelah melanda, tinggalkan tugas-tugas yang ada. Kesehatan tubuh lebih penting, karena sakit dapat membuat kamu tidak bisa beraktivitas.

Mencegah rambut rontok karena stres bisa kamu atasi dengan konsumsi makanan bernutrisi setiap hari, terlebih yang memang baik untuk kesehatan dan kesuburan rambut. Ingat, jangan sampai kamu terlambat makan, atau bahkan lupa makan. Biasanya ini terjadi kala waktu makan siang. Sibuk kerja jangan sampai buat kamu lupa makan, karena bisa membuat kamu kena maag dan tukak lambung.

Selain itu, sempatkan untuk berolahraga meski hanya sebentar. Lari, bersepeda, dan berjalan kaki adalah olahraga ringan yang bisa kamu lakukan di pagi hari tanpa membutuhkan banyak waktu. Setiap hari selama 30 menit, kamu mendapatkan manfaat yang sangat banyak. Tubuh menjadi senantiasa sehat, stres tidak mudah datang meski kerjaan sedang menumpuk.

Apa pun pekerjaannya, sebaiknya kamu harus mampu mengelola stres. Itu tadi cara mudah mencegah rambut rontok karena stres bekerja yang harus kamu lakukan. Kamu pasti tidak mau, kan, mengalami kebotakan di usia yang masih terbilang muda? Kalau butuh informasi yang lebih akurat tentang kesehatan, kamu bisa download aplikasi Halodoc dan coba layanan Tanya Dokter. Yuk, pakai Halodoc!

Baca juga: