Suka Makanan Manis, Ini Tips Cegah Diabetes Mellitus

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
cara mencegah diabetes mellitus

Halodoc, Jakarta - Diabetes mellitus merupakan penyakit autoimun kronis yang disebabkan oleh gangguan pengaturan gula darah dalam tubuh. Diabetes, atau yang lebih dikenal dengan penyakit kencing manis, dapat disebabkan oleh beberapa hal, yaitu:

  • Respons tubuh yang kurang terhadap insulin.

  • Kurangnya produksi hormon insulin dalam pankreas.

  • Kinerja insulin terhambat karena adanya pengaruh hormon lain.

Baca juga: Aturan Berpuasa Bagi Pengidap Diabetes Melitus Tipe 2

Penyakit yang satu ini juga terjadi karena seringnya pengidap mengonsumsi makanan manis. Jika tidak segera melakukan penanganan, komplikasi berbahaya yang dapat mengancam nyawa pengidapnya tidak dapat dihindari. Jika kamu penggemar makanan manis, berikut tips mencegah diabetes yang dapat kamu lakukan:

  • Simpan Makanan Manis Di Tempat Tersembunyi

Kamu dapat menyiasati menghindari makanan manis dengan meminta orang di rumah untuk menyimpannya di tempat tersembunyi. Seseorang yang suka camilan umumnya membutuhkan sesuatu yang manis untuk dijadikan bahan camilan.

Dalam hal ini, kamu dapat menyiasati hasrat makan makanan manis dengan mengonsumsi permen karet mint. Namun, permen karet yang kau konsumsi harus permen karet yang bebas gula, ya!

  • Waspadai Gula pada Kandungan Makanan

Ternyata, banyak kandungan gula yang tersembunyi di beberapa makanan dan minuman, seperti yoghurt, saus tomat, roti tawar, salad, jus buah kemasan, buah kemasan, buah kering, serta buah kaleng. 

Dalam hal ini, kamu juga dapat memperhatikan nilai gizi pada kemasan yang tertera. Perlu diperhatikan juga, terkadang gula dalam kemasan diganti dengan nama lain, seperti raw sugar, sukrosa, sirup jagung, fruktosa, maltosa, serta dekstrosa. 

  • Lakukan Banyak Aktivitas Fisik

Makanan manis akan membuat otak menghasilkan hormon endorfin yang membuat kamu merasa senang dan rileks. Hal ini yang menjadi candu untuk mengonsumsi makanan dan minuman manis. Melakukan banyak aktivitas fisik merupakan salah satu cara yang dapat kamu lakukan untuk mengalihkan perhatianmu dari makanan manis. 

Selain mengalihkan perhatian untuk makan, banyak aktivitas juga dapat membantu tubuh dalam menyerap nutrisi makanan. Dalam hal ini, kamu dapat melakukan olahraga ringan, seperti jalan kaki, lari, atau bersih-bersih lingkungan tempat tinggalmu.

Baca juga: Diabetes Insipidus vs Diabetes Melitus, Lebih Bahaya Mana?

  • Hindari Hal yang Dapat Menjadi Pemicu

Beberapa hal yang dapat menjadi pemicu konsumsi makanan manis adalah stres, atau terganggunya suasana hati. Makanan manis memang dapat dikonsumsi untuk memperbaiki suasana hati. Dalam hal ini, kamu dapat menghindari stres dengan beberapa hal positif, seperti menonton film, mendengarkan musik, membaca buku, atau mengobrol dengan teman. 

  • Jangan Lewatkan Jam Makan

Makan ketika kamu sangat lapar akan membuat gula darah turun drastis, hal ini akan membuat kamu menginginkan makanan dan minuman manis untuk menambah tenaga. Sebaiknya, makan dalam porsi sedikit dalam 3-5 jam sehari.

Perhatikan pula asupan nutrisi dari makanan dan minuman yang kamu konsumsi. Jangan lupa untuk menggabungkan zat-zat baik di dalamnya, seperti serat, karbohidrat, protein, serta lemak sehat. Asupan yang seimbang akan menekan hasrat dalam hati untuk mengonsumsi makanan manis secara berlebihan.

Baca juga: 12 Faktor Ini Tingkatkan Risiko Diabetes Melitus

Jika serangkaian cara mencegah tersebut tidak menghindarkan kamu dari bahaya diabetes mellitus, silahkan hubungi dokter ahli di aplikasi Halodoc untuk mengetahui langkah selanjutnya dalam mengatasi kondisi ini. Jangan lupa untuk selalu terapkan pola hidup sehat setiap hari, ya!

Referensi:
Healthline (Diakses pada 2019). 13 Ways to Prevent Diabetes.
Healthgrades (Diakses pada 2019). 4 Healthy Tips for Satisfying Your Sweet Tooth with Diabetes.