06 February 2019

Takut Tempat Ramai atau Sepi? Hati-Hati Kena Agoraphobia

Takut Tempat Ramai atau Sepi? Hati-Hati Kena Agoraphobia

Halodoc, Jakarta - Agoraphobia adalah salah satu jenis gangguan kecemasan, yang membuat seseorang memiliki kecenderungan untuk menghindari tempat dan situasi yang berpotensi membuat mereka merasa panik, malu, takut, dan tak berdaya. Pengidap agoraphobia kerap mengalami gejala serangan panik, seperti detak jantung yang cepat dan mual, ketika menemukan diri mereka dalam situasi stres.

Mereka mungkin juga mengalami gejala-gejala ini bahkan sebelum mereka memasuki situasi yang mereka takuti. Dalam beberapa kasus, kondisinya bisa sangat parah, sehingga pengidap agoraphobia tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari. Bahkan termasuk kegiatan yang sederhana seperti pergi ke bank atau toko kelontong, mereka akan lebih memilih tinggal di dalam rumah hampir sepanjang hari.

Baca juga: Latrophobia, Ketakutan Berlebih pada Dokter

Hal yang Dialami oleh Pengidap Agoraphobia

Orang yang mengidap agoraphobia biasanya akan menunjukkan tanda atau perilaku sebagai berikut:

  • Takut meninggalkan rumah mereka untuk waktu yang lama.

  • Takut sendirian dalam situasi sosial.

  • Takut kehilangan kendali di tempat umum.

  • Takut berada di tempat di mana akan sulit untuk melarikan diri, seperti mobil atau lift.

  • Terlepas atau terasing dari orang lain.

  • Cemas atau gelisah.

Agoraphobia juga sering bertepatan dengan serangan panik. Serangan panik adalah serangkaian gejala yang kadang-kadang terjadi pada orang dengan kecemasan dan gangguan kesehatan mental lainnya. Serangan panik dapat mencakup berbagai gejala fisik yang parah, seperti:

  • Nyeri dada.

  • Jantung yang berdetak kencang.

  • Sesak napas.

  • Pusing.

  • Gemetaran.

  • Tersedak.

  • Berkeringat.

  • Hot flashes.

  • Panas dingin.

  • Mual.

  • Diare.

  • Mati rasa.

  • Sensasi kesemutan.

Baca juga: Bukan Karena Galau, Hujan Bisa Timbulkan Ombrophobia

Orang dengan agorafobia dapat mengalami serangan panik setiap kali mereka memasuki situasi stres atau tidak nyaman, yang semakin meningkatkan ketakutan mereka berada dalam situasi yang tidak nyaman.

Tidak Dapat Diketahui Pasti Apa Penyebabnya

Penyebab pasti agorafobia tidak diketahui. Namun, ada beberapa faktor yang diketahui meningkatkan risiko pengembangan agoraphobia. Berikut beberapa di antaranya:

  • Depresi.

  • Memiliki fobia lain, seperti claustrophobia dan fobia sosial.

  • Riwayat pelecehan fisik atau seksual.

  • Masalah penyalahgunaan zat.

  • Riwayat keluarga agorafobia

Agoraphobia juga lebih sering terjadi pada wanita daripada pada pria. Ini biasanya dimulai pada usia dewasa muda, dengan usia rata-rata 20 tahun. Namun, gejala kondisi ini dapat muncul pada usia berapa pun.

Kebiasaan yang Dapat Mengurangi Gejala Panik

Gejala umum dari agoraphobia adalah serangan rasa panik, ketika menghadapi situasi tertentu. Meski tidak menjamin kesembuhan total, beberapa kebiasaan berikut dapat diterapkan untuk membantu mengurangi kecemasan yang sering kambuh sehari-hari.

  • Berolahraga secara teratur. Hal ini dapat meningkatkan produksi hormon endorfin yang membuat lebih bahagia dan lebih santai.

  • Menerapkan pola makan sehat, yang terdiri dari biji-bijian utuh, sayuran, dan protein tanpa lemak. Hal ini dapat membuat tubuh terasa lebih baik secara keseluruhan.

  • Berlatih meditasi setiap hari atau latihan pernapasan dalam, untuk mengurangi kecemasan dan melawan serangan panik

  • Jika sedang menjalani perawatan medis, sebaiknya hindari mengonsumsi suplemen makanan dan herbal. Obat alami ini tidak terbukti untuk mengobati kecemasan, dan mereka dapat mengganggu efektivitas obat yang diresepkan.

Baca juga: Mengenal Pagophobia, Fobia pada Es Batu atau Es Krim

Itulah sedikit penjelasan tentang agoraphobia. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal hal ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter pada aplikasi Halodoc, lewat fitur Contact Doctor, ya. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan pun dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc, kapan dan di mana saja, obatmu akan langsung diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!