24 April 2018

Tanda-tanda Hamil Anak Laki-laki Ini Cuma Mitos

Tanda-tanda Hamil Anak Laki-laki Ini Cuma Mitos

Halodoc, Jakarta – Saat hamil, banyak ibu yang penasaran dengan jenis kelamin bayi di dalam kandungannya. Akhirnya, berbagai mitos seputar tanda-tanda yang menunjukkan jenis kelamin bayi pun kerap dipercayai, khususnya pertanda hamil anak laki-laki. Eits, tapi jangan langsung percaya begitu saja, karena sampai saat ini, dunia medis pun belum bisa memastikan jenis kelamin janin berdasarkan ciri-ciri tertentu. Berikut tanda-tanda hamil anak laki-laki yang ternyata cuma mitos saja.

1. Denyut Jantung Anak Laki-laki Lebih Tinggi

Salah satu mitos untuk memprediksi jenis kelamin bayi dalam kandungan adalah dengan mendengarkan detak jantungnya. Bila denyut jantung bayi tinggi, maka ibu diduga mengandung anak laki-laki. Karena, denyut jantung bayi laki-laki dipercaya lebih tinggi daripada denyut jantung bayi perempuan. Nyatanya, hal itu cuma mitos. Denyut jantung janin akan bervariasi sesuai pergerakan dan usianya.

2. Hamil Anak Laki-laki Tidak Akan Membuat Ibu Mual

Ada juga mitos yang mengatakan bila ibu tidak merasakan mual saat hamil, itu berarti ibu mengandung anak laki-laki. Mitos ini didukung oleh sebuah penelitian yang dilakukan badan kesehatan Swedia pada 2010 yang menemukan bahwa saat hamil bayi perempuan, tubuh ibu akan memproduksi hormon yang menimbulkan rasa mual di awal kehamilan. Penelitian tersebut menemukan bahwa dari 1 juta wanita hamil yang sedang dirawat di rumah sakit karena mual, 55 persen mengandung anak perempuan. Namun, hasil ini belum bisa dijadikan bukti yang kuat, karena rasa mual tidak selalu berhubungan dengan jenis kelamin janin.

3. Bentuk Perut Ibu

Katanya, jenis kelamin janin juga bisa diprediksi dari bentuk perut ibu. Bila perut ibu hamil terlihat lebih landai atau rendah berarti ibu mengandung bayi laki-laki. Namun sebaliknya, bila perut ibu terlihat lonjong atau tinggi, itu tandanya ibu hamil anak perempuan. Faktanya, jenis kelamin tidak bisa ditentukan berdasarkan bentuk perut ibu hamil, karena tampilan perut ibu bisa berubah sesuai bentuk tubuh ibu dan tahap kehamilan. (Baca juga: Mitos Soal Bentuk Perut Ibu Saat Hamil)

4. Kulit Wajah Lebih Bersih saat Hamil Anak Laki-laki

Banyak juga orang yang menghubungkan wajah berjerawat dengan jenis kelamin bayi di dalam kandungan. Diduga bila wajah ibu bebas jerawat saat hamil, maka ibu mengandung bayi laki-laki. Nyatanya, tidak ada hubungannya jenis kelamin bayi dengan jerawat. Lawrence E Gibson, MD, seorang professor dermatologi di Mayo Medical School, Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa munculnya jerawat saat hamil disebabkan karena perubahan hormon memicu kelenjar minyak untuk memproduksi minyak dalam jumlah banyak. Selain itu, hal ini bisa terjadi pada ibu yang mengandung anak perempuan maupun laki-laki. (Baca juga: Cari Tahu Masalah Kulit Pada Masa Kehamilan)

5. Kaki Ibu Berbulu Lebat

Mitos lainnya mengatakan kalau bulu kaki ibu hamil tumbuh dengan cepat, berarti bayi yang dikandung kemungkinan berjenis kelamin laki-laki. Faktanya, kehamilan tidak memproduksi hormon yang cukup sehingga bisa berdampak pada pertumbuhan bulu kaki ibu hamil.

Tidak usah memercayai mitos. Untuk mengetahui jenis kelamin bayi dalam kandungan, ibu bisa melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) saat usia kehamilan sudah melewati empat bulan. Selain aman untuk ibu dan janin, pemeriksaan di dokter kandungan juga memberikan informasi yang lebih akurat tentang jenis kelamin bayi daripada mitos-mitos di atas.

Ibu juga bisa membicarakan kondisi kehamilan ibu dengan dokter lewat aplikasi Halodoc. Hubungi dokter untuk meminta saran kesehatan melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.