Inilah Tips Agar Terhindar Dari Kecanduan Obat

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
kecanduan obat, obat melebihi dosis

Halodoc, Jakarta - Kecanduan dalam penggunaan obat-obatan terlarang memang bisa disebut dengan ketergantungan obat. Namun tidak hanya itu, ketergantungan obat juga bisa diartikan saat seseorang mengonsumsi obat-obatan melebihi dosis yang dianjurkan, serta obat tersebut digunakan dalam waktu yang lama. Obat seperti ini biasanya digunakan untuk menyembuhkan gejala atau penyakit tertentu, seperti obat tidur maupun obat antidepresan. Jika kamu adalah salah satunya, berikut ini tips agar terhindar dari kecanduan obat!

Baca juga: Ketergantungan Narkoba adalah Penyakit, Masa Sih?

Kecanduan Obat-Obatan, Ini Gejala yang Akan Muncul

Bagi pengidap kecanduan obat, ada beberapa gejala yang akan ditimbulkan. Gejala tersebut meliputi:

  1. Merasakan takut dan cemas secara berlebihan.

  2. Perubahan mood atau suasana hati secara tiba-tiba.

  3. Tubuh tremor atau bergetar, berbicara cadel, dan mengidap gangguan koordinasi lainnya.

  4. Adanya perubahan pada tingkah laku, seperti lebih sering diam dan tidak tertarik dengan sesuatu.

  5. Tubuh dan penampilan seperti tidak terurus dan berantakan.

  6. Kebutuhan akan uang menjadi berlebihan dan tidak bisa dijelaskan pengalokasiannya.

  7. Adanya perubahan nafsu makan dan pola tidur.

Pada tubuh pengidap kecanduan obat otomatis telah menyesuaikan diri dengan kehadiran obat tersebut. Nah, jika pengidapnya memutuskan untuk berhenti menggunakannya, tubuh otomatis akan menghasilkan reaksi yang berbeda. Hal ini karena tidak terpenuhinya suatu zat kimia yang telah menjadi kebiasaan dalam tubuh.

Baca juga: Cek Ketergantungan Obat untuk Mengetahui Kecanduan atau Penyakit?

Ini Tips Agar Terhindar dari Kecanduan Obat

Bagi pengidap kecanduan obat-obatan, ada beberapa tips agar kamu bisa terhindar dari kondisi ini salah satunya adalah dengan tes ketergantungan obat. Tes ketergantungan obat dilakukan untuk mendeteksi adanya kecanduan obat pada seseorang.

Pemeriksaan ini perlu dilakukan ketika seseorang memiliki suatu obat yang dikonsumsi dalam jangka panjang, dan mengalami gejala yang tidak nyaman ketika tidak atau berhenti mengonsumsi obat tersebut. Tes ketergantungan obat tersebut, meliputi:

  1. Detoksifikasi. Proses detoksifikasi dilakukan dengan menghentikan penggunaan obat penyebab dari ketergantungan. Proses ini biasanya akan dilakukan secara bertahap dengan mengurangi dosis obat, atau mengganti dengan obat lain yang sejenis dan dosisnya lebih rendah. Hal ini dilakukan untuk memungkinkan pengidap berhenti mengonsumsi obat secepat dan seaman mungkin.

  2. Terapi perilaku. Terapi ini dilakukan untuk memberi masukan atau saran bagaimana menangani kekambuhan, menyarankan strategi bagaimana cara menghindari obat dan mencegah kekambuhan, serta membantu mengembangkan bagaimana cara menahan hasrat untuk mengonsumsi obat yang menjadi penyebab ketergantungan.

  3. Terapi bina lanjut. Ini adalah terapi yang akan memberikan kegiatan sesuai minat dan bakal pengidap. Dalam tahap ini, pecandu ketergantungan obat sudah bisa kembali ke sekolah atau tempat bekerja, tetapi tetap dalam pengawasan terapis.

Nah, itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan jika mengalami ketergantungan obat. Penanganan di atas harus sesuai dengan prosedur dari dokter, ya!

Baca juga: Ini Pentingnya Cek Ketergantungan Obat Saat Kasus Narkoba

Jika kamu ingin melakukan tes ini, pastikan kamu sudah mengetahui dengan jelas apa saja tahapan-tahapan yang harus kamu jalani. Kamu bisa bertanya seputar prosedur ini dengan dokter ahli di aplikasi Halodoc, melalui Chat atau Voice/Video Call. Enggak hanya itu, kamu juga bisa melakukan cek lab dengan menggunakan Halodoc. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!