30 November 2018

Wajah Memiliki Banyak Tahi Lalat, Normalkah?

Wajah Memiliki Banyak Tahi Lalat, Normalkah?

Halodoc, Jakarta – Tahi lalat bisa muncul di bagian tubuh mana saja, termasuk di wajah. Bintik kecil berwarna cokelat atau agak kehitaman ini terbentuk dari pengelompokan melanosit, yaitu sel-sel penghasil zat warna kuli.  Dalam beberapa kasus, tahi lalat yang muncul memiliki warna yang sama dengan kulit.

Umumnya, seseorang akan memiliki satu sampai dua tahi lalat saja di bagian tubuh tertentu. Namun, bagaimana jika tahi lalat yang muncul berjumlah sangat banyak dan tumbuh di wajah? Normalkah?

Selain di tangan, kaki, dan punggung, tahi lalat juga sering muncul di bagian wajah, misalnya di bawah dagu atau di atas pipi. Tahi lalat yang tumbuh di kulit biasanya berbentuk bulat, oval, dan menonjol atau datar. Permukaannya pun juga bervariasi, mulai dari yang halus, kasar, hingga ditumbuhi bulu. Sayangnya, tahi lalat yang ada di wajah sering membuat seseorang merasa tidak percaya diri dan dianggap mengganggu penampilan.

Tahi lalat di kulit ada yang berbahaya dan ada juga yang tidak berbahaya. Tahi lalat yang berbahaya biasanya muncul di kulit sebagai gejala dari melanoma, yaitu jenis kanker kulit yang ganas. Sebenarnya, cukup mudah untuk membedakan kanker kulit ini. Penampilan dan bentuk dari tahi lalat melanoma biasanya berbeda dengan tahi lalat normal, dengan tepian yang kasar dan tidak rata, bentuknya tidak simetris, ukuran yang lebih besar, dan biasanya memiliki lebih dari satu warna.

Tak hanya itu, tahi lalat melanoma biasanya memicu rasa gatal, dan bisa mengeluarkan darah. Seseorang berisiko terkena melanoma jika memiliki tahi lalat yang jumlahnya sangat banyak, misalnya lebih dari 50 buah, sering terpapar sinar matahari, memiliki riwayat keluarga dengan penyakit yang sama, pernah memiliki melanoma, dan memiliki kulit yang sensitif serta mudah terbakar sinar matahari.

Dengan kata lain, memiliki beberapa tahi lalat di wajah sebenarnya adalah hal yang tergolong wajar. Asalkan, tahi lalat yang muncul masih berbentuk normal, wajar, dan tidak bertambah besar. Pasalnya, tahi lalat yang terus bertumbuh dan berubah warna bisa menjadi salah satu tanda bahaya.

Cara Mengobati dan Mencegah Tahi Lalat Melanoma

Pada dasarnya, sebagian besar tahi lalat yang ada di kulit tidak perlu dikhawatirkan dan tidak membutuhkan penangan medis khusus. Pengobatan hanya dibutuhkan jika tahi lalat di kulit mulai membuat tidak nyaman atau bersifat kanker.

Salah satu cara untuk menangani tahi lalat di kulit adalah dengan pengangkatan melalui bedah kecil. Pada prosedur ini, dokter akan mengangkat tahi lalat dan membuatnya rata dengan permukaan kulit. Namun, cara pengobatan akan berbeda jika tahi lalat tersebut ternyata adalah melanoma alias kanker. Pada kasus kanker kulit, pengobatan akan disesuaikan dengan tingkat keparahan kondisi.

Sebenarnya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah munculnya tahi lalat melanoma. Apabila kamu memiliki banyak tahi lalat di tubuh, sebaiknya hindarilah terpapar sinar matahari secara berlebihan, terutama sinar matahari pada pukul 11.00 hingga 15.00.

Usahakanlah untuk selalu melindungi diri dan kulit dengan membawa payung dan selalu kenakan krim tabir surya. Selalu perhatikan perubahan yang terjadi pada tahi lalat, dan segera hubungi dokter jika mengalami keanehan.

Kamu juga bisa memanfaatkan aplikasi Halodoc untuk bertanya kepada dokter seputar tahi lalat yang ada di kulit. Dokter bisa dihubungi melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan tips hidup sehat dan informasi kesehatan dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!

Baca juga: