Was Was Anak Masuk Sekolah, Kenali Tanda Pedofilia

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Was Was Anak Masuk Sekolah, Kenali Tanda Pedofilia

Halodoc, Jakarta - Umumnya, seseorang yang sudah dewasa pasti suka dengan seseorang yang usianya tidak terpaut jauh padanya. Jika orang dewasa memiliki ketertarikan dengan anak-anak yang belum pubertas, maka hal ini disebut pedofilia. Sebagai orangtua, kamu harus senantiasa menjaga anak dari orang dengan kelainan ini.

Pada tahap lanjutan, seseorang yang mempunyai gairah dan kepuasan seksual dari berfantasi dan terlibat perilaku seksual dengan anak kecil, maka ini disebut dengan parafilia. Untuk menghindari anak ibu dari predator anak kecil ini, maka kamu harus tahu tanda pedofilia yang mungkin terlihat. Berikut ini pembahasannya!

Baca juga: Ciri-Ciri Pengidap Pedofilia yang Perlu Diketahui

Tanda Pedofilia yang Harus Diketahui

Pedofilia diartikan sebagai fantasi seksual yang muncul berulang dan intens dengan dorongan seksual melibatkan anak-anak yang usianya 13 tahun atau kurang. Kelainan ini sering terjadi pada pria dan dapat tertarik pada salah satu atau kedua jenis kelamin dari anak-anak.

Kelainan pedofilia didiagnosis pada seseorang yang bersedia mengakui apabila mengalami parafilia. Selain itu, hal ini juga dapat dilihat pada seseorang yang menyangkal ketertarikan seksual kepada anak-anak tetapi menunjukkan tanda objektif terhadap pedofilia. Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait kelainan pedofilia, dokter dari Halodoc dapat membantu.

Seorang pedofilia yang mengalami parafilia umumnya menyerang orang-orang terdekatnya. Jenis-jenis kegiatan yang dilakukan berbeda-beda, seperti hanya melihat atau membuka baju, hingga menyentuhnya. Namun, tindakan ini sering melibatkan seks oral atau menyentuh alat kelamin anak-anak. Disebutkan, apabila seorang anak yang jarang mendapat perhatian berisiko lebih tinggi terhadap pelecehan seksual.

Baca juga: Pedofilia Termasuk Penyakit Kelainan Mental, Benarkah?

Seseorang yang telah dewasa atau remaja mungkin mengalami pedofilia jika tertarik pada anak-anak secara seksual. Pengidap gangguan ini tidak memandang latar belakang, entah tua atau muda, miskin atau kaya, dan sebagainya. Walau begitu, tanda yang ditunjukkan pedofilia serupa. 

Walau begitu, hal ini hanya indikator dan tidak boleh asal diasumsikan apabila seseorang dengan karakter ini mengidap pedofil. Berikut ini tanda pedofilia yang harus diperhatikan agar anak tidak mengalami pelecehan seksual, yaitu:

  • Umumnya laki-laki dan berusia lebih dari 30 tahun;

  • Lajang atau selalu bersama dengan beberapa teman seusianya;

  • Mengalami penyakit mental, seperti gangguan mood atau kepribadian;

  • Jika telah menikah, hubungan itu mungkin saja kamuflase tanpa hubungan seksual di tahap awal;

  • Sering berbicara atau memperlakukan anak-anak layaknya orang dewasa.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Pedofil Hanya Diidap oleh Laki-Laki

Selain itu, seseorang yang mengidap pedofilia mungkin juga mempunyai ketertarikan dan hobi tertentu. Berikut adalah tanda pedofilia berdasarkan ketertarikan dan hobinya, yaitu:

  • Sering terpesona ketika melihat kegiatan anak-anak dan menyukai hal tersebut dibandingkan kegiatan yang berhubungan dengan orang dewasa;

  • Sering merujuk anak-anak dengan istilah suci atau malaikat dengan menggunakan kata-kata deskriptif, seperti tidak bersalah, surgawi, ilahi, dan kata-kata lain yang penggambarannya tidak pantas dan berlebihan;

  • Mempunyai hobi kekanak-kanakan, seperti mengumpulkan mainan mahal yang populer, memelihara reptil atau hewan peliharaan eksotis, hingga membuat model pesawat dan mobil.

Pada kebanyakan kasus, pedofil adalah seseorang yang dikenal melalui sekolah atau kegiatan tambahan, seperti tetangga, guru, pelatih, guru ngaji, instruktur musik, hingga pengasuh anak. Selain itu, anggota keluarga terdekat dapat menjadi pemangsa seksual. Maka dari itu, jika melihat seseorang terlalu mendekati anak ibu, coba lihat gelagatnya baik-baik.

 

Referensi:
Thought Co.Diakses pada 2019.Profile and Common Characteristics of a Pedophile
Psychology Today.Diakses pada 2019.Pedophilia