4 Hal Ini Terjadi pada Telinga yang Terinfeksi Bakteri

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
4 hal ini terjadi pada telinga yang terinfeksi bakteri

Halodoc, Jakarta – Telinga memang merupakan salah satu bagian tubuh yang sering kotor. Enggak hanya menyimpan kotoran, ternyata telinga juga rentan terinfeksi bakteri lho. Infeksi telinga bagian tengah oleh bakteri disebut juga dengan otitis media. Kondisi ini memang lebih sering dialami oleh anak-anak, tapi bukan berarti orang dewasa tidak bisa mengalaminya. Otitis media bisa menyebabkan telinga terasa sakit dan tidak nyaman. Cari tahu apa saja yang bisa terjadi pada telinga bila terinfeksi bakteri.

Apa Itu Otitis Media?

Otitis media adalah infeksi yang terjadi pada telinga bagian tengah, yaitu ruang di belakang gendang telinga. Ruang ini memiliki tiga tulang kecil yang berfungsi untuk menangkap getaran dan meneruskannya ke telinga bagian dalam. Bila telinga bagian tengah ini terinfeksi oleh bakteri atau virus, maka bisa mengganggu penyampaian suara ke telinga bagian dalam. Itulah mengapa pengidap otitis media akan mengalami gejala berupa gangguan pendengaran.

Otitis media lebih sering dialami oleh bayi berusia 6—15 bulan dan anak-anak yang berusia di bawah 10 tahun dibandingkan orang dewasa. Kira-kira ada sekitar 25 persen anak di bawah usia 10 tahun yang mengalami otitis media. Hal ini karena anak-anak memiliki tuba eustachius yang lebih sempit dibandingkan orang dewasa. Tuba eustachius adalah saluran yang berfungsi menyalurkan udara ke dalam telinga bagian tengah. Namun, bukan berarti orang dewasa terbebas sama sekali dari ancaman infeksi telinga yang satu ini. Orang dewasa yang berisiko tinggi mengalami otitis media adalah para perokok aktif maupun perokok pasif, dan orang yang memiliki alergi.

Dampak Otitis Media Pada Telinga

Infeksi bakteri yang terjadi di telinga bagian tengah bisa menyebabkan beberapa hal berikut:

1. Rasa Sakit pada Telinga

Pengidap otitis media biasanya akan merasakan rasa sakit pada telinga yang tentunya membuat tidak nyaman selama beraktivitas. Kondisi ini terjadi karena terjadinya peradangan dan penimbunan cairan di telinga bagian tengah.

2. Telinga Terasa Penuh

Infeksi bakteri menyebabkan terjadinya penimbunan mukosa atau lendir di telinga bagian tengah. Kondisi inilah yang membuat pengidap merasa telinganya penuh dan terkadang tekanan dari cairan menyebabkan telinga berdenging.

3. Kehilangan Pendengaran

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, penimbunan cairan mukosa bisa menghalangi penyampaian suara ke telinga bagian dalam. Awalnya, pengidap akan mengalami gangguan pendengaran. Namun, bila otitis media dibiarkan saja tanpa diobati, bukan tidak mungkin pengidap akan kehilangan pendengaran.

4. Keluar Nanah dari Telinga

Salah satu gejala yang akan terjadi bila kondisi otitis media sudah parah adalah keluarnya nanah atau cairan dari telinga. Segera kunjungi dokter bila kamu mengalami gejala ini.

Pengobatan Otitis Media

Otitis media sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari tanpa perlu penanganan dokter. Namun, bila kondisi otitis media sudah parah, pengidap dianjurkan untuk segera menemui dokter THT untuk mendapatkan pengobatan. Untuk meredakan rasa sakit dan demam yang dialami pengidap, dokter biasanya akan memberikan parasetamol dan ibuprofen. Sementara untuk mengatasi otitis media akibat bakteri, dokter akan memberikan antibiotik.  

Kamu bisa membeli obat-obatan yang kamu butuhkan tersebut di Halodoc. Enggak perlu repot-repot keluar rumah, tinggal order saja lewat fitur Apotik Antar, dan pesananmu akan diantar dalam waktu satu jam. Jadi, tunggu apa lagi? Download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Baca juga: