4 Perbedaan antara Amaurosis Fugax dan Katarak

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
perbedaan katarak dengan amaurosis fugax

Halodoc, Jakarta - Amaurosis fugax dan katarak merupakan penyakit pada mata yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan. Namun, apa yang membedakan keduanya? Berikut beberapa perbedaan antara amaurosis fugax dan katarak.

Baca juga: Ingin Mencegah Katarak? Lakukan 5 Hal Ini

Kenali Beda Amaurosis Fugax dan Katarak

Waktu Kehilangan Penglihatan

Amaurosis fugax merupakan kondisi saat seseorang kehilangan penglihatan dalam waktu yang singkat. Penglihatan dapat menghilang hanya dalam waktu beberapa menit, bahkan beberapa detik. Hal ini terjadi karena kurangnya aliran darah menuju kornea mata.

Sedangkan katarak merupakan kondisi yang terjadi saat lensa mata menjadi keruh. Hal ini akan mengakibatkan pandangan seolah-olah berasap. Pengidap katarak akan mengalami perkembangan yang bertahap. Awalnya, kondisi ini tidak terasa mengganggu. Namun, ketika katarak sudah berkembang, pengidap katarak akan kesulitan untuk melakukan aktivitas apapun yang membutuhkan fokus mata.

Bagian Mata yang Terkena

Pengidap amaurosis fugax akan kehilangan penglihatannya secara mendadak yang terjadi sementara. Kondisi akan terjadi pada kedua bola mata. Biasanya, penyakit yang satu ini dapat muncul bersamaan dengan penyakit saraf lainnya yang tengah dialami oleh pengidap.

Sedangkan pada pengidap katarak, kondisi ini dapat terjadi pada satu atau kedua mata sekaligus. Penyakit katarak yang hanya dialami pada satu mata tidak dapat menyebar ke mata yang lainnya. Penyakit ini ditandai dengan pandangan kabur, warna memudar, sensitif terhadap cahaya, serta menurunnya kemampuan penglihatan di malam hari.

Baca juga: Katarak Mengincar, Mulai Jaga Kesehatan Mata

Kapan Pengidap Harus Memeriksakan Diri?

Pengidap amaurosis fugax disarankan untuk segera memeriksakan diri jika kehilangan penglihatan secara mendadak. Kondisi ini ditandai dengan gejala otot saraf yang melemah dan sakit kepala. Pada kasus yang lebih serius, gejala dapat ditandai dengan adanya penyumbatan aliran darah menuju otak.

Sedangkan pada pengidap katarak, segera periksakan diri jika mengalami gejala pada mata yang dapat mengganggu aktivitas harian, gejala makin bertambah parah dari waktu ke waktu, serta merasakan nyeri pada mata. Dalam hal ini, kamu dapat langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit terdekat dengan aplikasi Halodoc. Gejala yang ditangani secara tepat akan menghindari kamu dari komplikasi yang berbahaya.

Faktor Risiko yang Jadi Pemicu

Amaurosis fugax dapat terjadi karena adanya beberapa faktor pemicu. Beberapa di antaranya adalah merokok, mengalami cedera kepala, mengidap tekanan darah tinggi, mengonsumsi alkohol, mengidap penyakit jantung, mengidap migrain, serta penyakit lainnya yang memengaruhi pembuluh darah.

Sedangkan katarak dapat terjadi karena adanya beberapa faktor pemicu, seperti usia yang semakin tua, trauma mata, mengonsumsi alkohol berlebihan, merokok, terlalu lama terpapar sinar matahari, serta penggunaan obat tertentu dalam jangka panjang.

Baca juga: Masih Muda Sudah Kena Katarak? Ini Penyebabnya

Untuk menghindari terjadinya amaurosis fugax dan katarak, kamu dapat melakukan beberapa langkah pencegahan berikut:

  • Pengidap diabetes diwajibkan untuk mengontrol kadar gula darah.

  • Berhenti merokok.

  • Rutin berolahraga, minimal tiga kali dalam seminggu.

  • Pertahankan berat badan ideal dengan melakukan diet sehat.

  • Lindungi mata dari paparan sinar matahari dengan menggunakan kacamata.

  • Batasi kegiatan menyetir pada malam hari.

Banyak orang yang sering lupa untuk merawat kesehatan mata, padahal mata termasuk salah satu indera terpenting dalam tubuh manusia. Selain beberapa langkah tersebut, jangan lupa untuk selalu mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin A dari buah-buahan dan sayuran untuk menjaga kesehatan mata.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. Amaurosis Fugax.
Healthline. Diakses pada 2019. Cataract.