10 October 2018

5 Gejala Divertikulitis yang Jangan Diabaikan

5 Gejala Divertikulitis yang Jangan Diabaikan

Halodoc, Jakarta – Divertikulitis terjadi saat bagian divertikula mengalami peradangan atau infeksi. Divertikula adalah kantong-kantong yang terbentuk di sepanjang saluran pencernaan, terutama di usus besar (kolon). Kantong-kantong tersebut biasanya akan mulai terbentuk pada usia 40 tahun ke atas. Hal itu terjadi karena usus sudah mulai melemah, risiko menjadi lebih tinggi pada orang yang jarang mengonsumsi makanan berserat seperti sayur dan buah.

Sayangnya, kondisi ini sering tidak disadari gejalanya. Selain karena mulai saat memasuki usia senja, gejala dari kondisi ini seringnya bersifat umum dan mirip dengan gangguan pencernaan lain sehingga sering diabaikan. Mulanya, gangguan ini dimulai dengan gejala divertikulitis, yaitu muncul kantong-kantong divertikula di sepanjang saluran pencernaan.

Agar tidak terlambat menangani gangguan ini, ada baiknya untuk mengenali gejala yang sering muncul sebagai tanda penyakit divertikulitis. Apa saja?

1. Nyeri di Perut

Berbeda dengan sakit perut biasa, nyeri yang menjadi tanda penyakit ini biasanya akan terasa sesaat setelah makan atau setelah perut terisi. Tak jarang, nyeri akan terasa lebih menyiksa bahkan saat tubuh digerakkan sedikit. Sakit perut adalah gejala yang ditandai dengan rasa sakit yang muncul di sekitar dada dan panggul, dan bisa terasa sangat menyiksa.

2. Sembelit atau Diare

Divertikulitis juga bisa memicu gejala sembelit atau diare, bahkan keduanya. Sembelit atau konstipasi adalah gangguan yang menyebabkan seseorang mengalami sulit buang air besar secara teratur. Kondisi ini bisa menyebabkan pengidapnya mengalami kesulitan buang air besar, tidak tuntas dalam mengeluarkan, atau tidak bisa buang air sama sekali.

Sebaliknya, diare adalah kondisi yang membuat pengidapnya menjadi sering buang air besar dan membuat tinja yang dikeluarkan lebih encer dari biasanya. Kondisi ini sering terjadi sebagai dampak dari mengonsumsi makanan atau minuman sembarangan, tetapi ada beberapa penyakit yang ditandai dengan diare sebagai gejala.

3. Perut Kembung

Perasaan tidak nyaman di perut, seperti terasa penuh, kencang, atau berisi banyak gas juga bisa menjadi tanda divertikulitis. Kondisi yang dinamakan sebagai perut kembung ini juga bisa memicu bagian tubuh tersebut terlihat lebih besar dari ukuran sebenarnya.

4. Gangguan Buang Air Besar

Ada banyak kondisi yang sering ditunjukkan dengan gejala gangguan saat buang air besar. Sebab, perubahan warna tinja atau kotoran memang sering dijadikan indikator untuk menilai kondisi kesehatan tubuh. Pada divertikulitis, gangguan yang sering terjadi adalah buang air besar yang disertai dengan keluarnya lendir. Pada tingkat yang lebih parah, pengidap kondisi ini juga bisa mengalami buang air besar berdarah.

5. Demam dan Muntah

Peradangan yang sudah berkembang menjadi divertikulitis juga bisa memicu gejala tingkat lanjut selain sakit perut. Mulai dari naiknya suhu tubuh yang memicu demam, hingga perasaan mual yang menyebabkan pengidapnya muntah-muntah. Rasa sakit yang menyerang bagian perut pun akan terasa lebih parah dan berkelanjutan.

Cari tahu lebih lanjut mengenai divertikulitis atau penyakit pencernaan lain dengan bertanya kepada dokter di aplikasi Halodoc. Lebih mudah menghubungi dokter lewat Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi lebih lengkap dan jelas seputar masalah ini, kamu juga bisa menyampaikan keluhan kesehatan lain dan mendapatkan rekomendasi beli obat dari dokter terpercaya. Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play sekarang!

Baca juga: