6 Faktor Risiko yang Bisa Sebabkan Kanker Hati

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
6 Faktor Risiko yang Bisa Sebabkan Kanker Hati

Halodoc, Jakarta - Kanker hati adalah kanker yang menyerang sel-sel hati seseorang. Beberapa jenis kanker dapat terbentuk di hati. Jenis kanker hati yang paling umum adalah karsinoma hepatoseluler, yang dimulai pada jenis utama sel hati.

Belum diketahui penyebab pasti dari kanker hati, tetapi faktor risiko termasuk penggunaan alkohol yang berlebihan, merokok, serta infeksi hati seperti hepatitis B dan hepatitis C. Kondisi medis dan genetik tertentu lainnya juga dapat menyebabkan seseorang mengalami kanker hati.

Kanker hati dapat memengaruhi anak-anak dan orang dewasa. Meski begitu, kondisi ini paling sering terjadi pada orang dewasa. Terdapat beberapa jenis kanker hati, tetapi faktor-faktor risiko yang akan dijelaskan merujuk pada kanker hati primer dewasa, yang disebut karsinoma hepatoseluler dan kanker saluran empedu.

Baca juga: Mengenali Gejala Kanker Hati

Faktor Risiko Umum yang Kanker Hati

Kanker dimulai ketika serangkaian mutasi gen menyebabkan sel tumbuh di luar kendali. Cara kanker hati menyerang belum dapat dikonfirmasi, tetapi beberapa kemungkinan telah sering diucapkan. Diketahui bahwa beberapa faktor meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit ini. 

Faktor risiko dari kanker hati merupakan kombinasi dari faktor-faktor yang bekerja bersama dan menghasilkan perkembangan tumor. Kombinasi faktor-faktor risiko dapat bersifat aditif, tetapi juga dapat bersifat multiplikatif. Misalnya kombinasi alkohol dan merokok atau hepatitis B dan merokok.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat meningkatkan faktor risiko seseorang untuk mengidap kanker hati:

  1. Ras dan Jenis Kelamin

Seseorang dengan keturunan Asia dan Pasifik lebih sering terkena kanker hati daripada orang dari ras lain, sebagian besar disebabkan oleh epidemi hepatitis di antara wilayah ini. Kaukasia mengembangkan kanker hati lebih jarang, tetapi penyakit ini tampaknya meningkat.

  1. Usia yang Menua

Meskipun kanker hati dapat terjadi pada usia berapa pun, hal tersebut paling umum terjadi pada orang tua. Sebagian besar orang yang didiagnosis gangguan tersebut berusia di atas 60 tahun. Angka tertinggi seseorang yang mengidap penyakit ini sekitar usia 85 hingga 89 tahun.

  1. Obesitas

Menjadi gemuk dapat meningkatkan kemungkinan untuk mengembangkan kanker hati. Diabetes dan penyakit hati berlemak non-alkohol lebih sering terjadi pada orang yang kelebihan berat badan, jadi ini mungkin sebagian menjelaskan kaitannya terhadap kanker hati.

Baca juga: Ini 4 Stadium Kanker Hati yang Perlu Diketahui

  1. Merokok

Merokok dapat meningkatkan risiko berbagai kanker, termasuk kanker hati. Risiko dari kanker hati semakin meningkat jika orang tersebut merokok dan minum banyak alkohol. Risiko juga mungkin lebih tinggi pada perokok yang memiliki infeksi hepatitis B atau C.

  1. Minum Alkohol

Mengonsumsi alkohol yang berat dapat meningkatkan risiko kanker hati. Minum alkohol dalam jangka panjang dapat menyebabkan sirosis hati, yang meningkatkan risiko kanker hati. Alkohol juga dapat secara langsung merusak DNA di dalam sel-sel hati.

Risiko kanker hati lebih tinggi pada peminum berat yang memiliki infeksi virus hepatitis B atau C dibandingkan dengan seseorang yang minum alkohol dalam jumlah sedang atau tidak minum sama sekali.

  1. Paparan Bahan Kimia Tertentu

Paparan dari bahan kimia seperti vinil klorida dan thorium dioksida dapat meningkatkan risiko angiosarcoma pada hati. Dalam beberapa tahun terakhir, peraturan ketat tentang paparan bahan kimia ini telah diberlakukan, salah satunya di Amerika Serikat.

Baca juga: 4 Penyakit yang Sering Terjadi pada Organ Liver

Itulah faktor risiko yang dapat sebabkan seseorang mengalami kanker hati. Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait gangguan tersebut, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya yaitu dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!