Ini 9 Gangguan Komunikasi pada Anak yang Bisa Diatasi dengan Terapi Wicara

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
 Terapi wicara, komunikasi pada anak

Halodoc, Jakarta - Ketika usia anak semakin bertambah, tetapi Si Kecil masih sulit untuk berbicara, saat inilah ibu harus waspada dengan adanya kemungkinan gangguan pada Si Kecil. Gangguan bicara anak sudah bisa dikenali sejak mereka berusia satu tahun. Kemampuan bicara anak sudah bisa dimulai sejak usia 18 bulan hingga tiga tahun. Jika ibu menemukan ketidakwajaran dalam pengucapan kata pada usia anak yang telah menginjak tiga tahun, kondisi ini bisa diatasi dengan terapi wicara.

Baca juga: Bukan Hanya untuk Anak-Anak, Terapi Wicara Juga untuk Orang Dewasa

Apa Itu Terapi Wicara?

Terapi wicara merupakan ilmu yang menangani diagnosis, evaluasi, serta pengobatan ketidakmampuan Si Kecil dalam berbicara. Terapi ini juga dikenal sebagai patologi wicara bahasa.

Baca juga: 4 Hal yang Perlu Dilakukan Saat Lakukan Terapi Wicara

Ini Gangguan Komunikasi pada Anak yang Diatasi dengan Terapi Wicara

Jika Si Kecil tidak berbicara atau hanya mengeluarkan sedikit kata-kata, sebagai orangtua ibu harus bertindak dengan cepat. Ibu harus tanggap dalam mengevaluasi kemampuan anak terutama saat mereka berusia 18 bulan sampai tiga tahun. Ini beberapa gangguan komunikasi pada Si Kecil yang bisa diatasi dengan terapi wicara:

  1. Jika Si Kecil hanya menggunakan satu suku kata atau bunyi tertentu untuk menyebutkan banyak benda atau suatu hal yang mereka inginkan.

  2. Jika Si Kecil tidak bereaksi secara normal atau konsisten terhadap suara. Biasanya, kondisi ini ditandai dengan tidak pedulinya Si Kecil saat seseorang memanggil namanya.

  3. Jika ibu sedang membacakan buku cerita dan meminta Si Kecil untuk menunjuk sesuatu yang ada pada buku tersebut, tetapi Si Kecil mengabaikannya.

  4. Jika Si Kecil tetap santai dan tidak marah ketika ibu tidak tahu apa yang mereka inginkan. Normalnya, Si Kecil akan terlihat sangat berusaha untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.

  5. Jika Si Kecil tidak menunjukkan suatu respon ketika ditanya sesuatu. Seperti tidak mengangguk atau menggeleng. Kondisi ini bisa saja menjadi tanda bahwa Si Kecil mengidap gejala awal autisme.

  6. Jika teman-teman Si Kecil tidak paham dan mengerti apa yang anak ibu sedang bicarakan.

  7. Jika orang-orang di sekitar ibu menganggap Si Kecil berusia lebih muda karena Si Kecil tidak pandai berbicara.

  8. Jika Si Kecil menggunakan kata-kata yang lebih sedikit daripada anak-anak seusianya.

  9. Jika Si Kecil terlihat gagap dalam menyampaikan satu kata.

Terapi wicara akan membantu Si Kecil dalam menyembuhkan beberapa kesalahan terkait dengan artikulasi atau berbicara. Terapi ini biasanya akan berlangsung selama 1-1,5 jam dalam 3-4 kali seminggu. Terapi juga akan tergantung pada beberapa faktor, seperti dorongan orangtua akan kesembuhan Si Kecil, apakah gangguan bicara pada anak termasuk dalam kategori yang ringan sampai berat, dan orangtua wajib membantu anak dalam latihan di rumah. Dalam hal ini kerjasama orangtua, terapis, dan anak akan sangat dibutuhkan.

Baca juga: Terapi Wicara Bisa Atasi 8 Kondisi Ini

Jika ibu ingin berdiskusi seputar masalah kesehatan atau tumbuh kembang Si Kecil, Halodoc bisa jadi solusinya. Dengan aplikasi Halodoc, ibu bisa ngobrol langsung dengan dokter ahli di mana pun dan kapan pun via Chat atau Voice/Video Call. Jika ada yang tidak beres dengan kesehatan Si Kecil, dokter akan langsung meresepkan obat untuk Si Kecil. Tanpa perlu keluar rumah atau antri obat di apotik, pesanan ibu akan diantar dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya sekarang di Google Play atau App Store!