Apakah Hepatitis B Bisa Sembuh?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Apakah Hepatitis B Bisa Sembuh?

Halodoc, Jakarta – Banyak jenis hepatitis yang perlu diketahui dan dapat menyerang tubuhmu karena mudah menular. Salah satu jenis hepatitis yang mudah menular adalah hepatitis B. Hepatitis B merupakan jenis hepatitis yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV) dan sifatnya sangat mudah menular. Penularan virus hepatitis B dapat dengan mudah terjadi melalui cairan pada tubuh yang terkontaminasi virus hepatitis, darah pengidap hepatitis B bahkan air mani.

Baca juga: Inilah yang Dimaksud dengan Hepatitis B

Ketahui Cara Penularan Hepatitis B

Virus hepatitis B dapat hidup di luar tubuh manusia beberapa hari setelah terkontaminasi. Pada saat itu, virus hepatitis B bisa menularkan dan menyebarkan virus pada beberapa orang yang bersentuhan dengan barang yang terkontaminasi virus hepatitis B.

Gejala yang menjadi tanda dari penyakit hepatitis B, nyeri perut pada awal virus ini menyerang kesehatan. Selain itu, urine akan berwarna gelap meskipun pengidap sudah cukup mengonsumsi cairan untuk kebutuhan tubuh setiap harinya.

Gejala juga dapat dikenali dari perubahan warna feses yang terlihat pucat dan disertai demam. Nyeri sendi, hilangnya nafsu makan, dan kondisi tubuh yang terus-menerus merasa kelelahan menjadi gejala yang dialami oleh seseorang yang terpapar virus hepatitis B.

Pencegahan bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan bernutrisi agar kekebalan tubuh yang dimiliki semakin optimal. Virus hepatitis B lebih mudah menyerang orang-orang dengan kekebalan tubuh dan sistem imunitas yang rendah.

Baca juga: Risiko yang Bisa Ditimbulkan Hepatitis B

Selain imunitas yang rendah, hindari beberapa kebiasaan yang dapat memudahkan penularan virus hepatitis B. Berbagi penggunaan alat-alat pribadi seperti handuk, pakaian, sikat gigi atau pisau cukur dengan pengidap hepatitis B rentan mengalami kondisi yang serupa. Hindari kebiasaan ini untuk menghentikan penularan dan penyebaran virus hepatitis B.

Bagi pengidap hepatitis yang memiliki pasangan, lakukan kegiatan seksual dengan aman. Jangan lupa untuk menggunakan kondom ketika melakukan hubungan seksual berisiko agar penyakit hepatitis B tidak menular dan menyebar. Hindari juga melakukan hubungan seksual ketika pasangan atau pengidap hepatitis B memiliki luka di area genital, seperti luka pada vagina akibat gesekan. Luka kecil dapat menjadi jalan masuk bagi virus hepatitis B.

Umumnya, pengidap hepatitis B tidak langsung menyadari kondisi kesehatan yang dialami karena gejala yang hampir serupa dengan penyakit influenza. Tidak ada salahnya untuk langsung memeriksakan kondisi kesehatan pada rumah sakit terdekat agar penyakit dapat terdeteksi lebih dini untuk mempermudah pengobatan.

Apakah Hepatitis B Masih Bisa Disembuhkan?

Penyakit hepatitis B adalah jenis hepatitis yang mudah menular. Lalu, apakah penyakit ini dapat disembuhkan? Nyatanya, proses penyembuhan dari penyakit hepatitis B disesuaikan dengan kondisi hepatitis B yang dialami oleh pengidap. 

Baca juga: Inilah Alasan Hepatitis B dan C Berbahaya

Infeksi akut masih dapat disembuhkan ketika pengidap hepatitis B mengetahui kondisi lebih dini. Namun, pada hepatitis B kronis membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengatasi penyebab dan gejala yang muncul pada pengidap hepatitis B. Bahkan, terkadang virus yang berada dalam tubuh tidak disadari karena gejala yang tidak muncul.

Pada hepatitis B kronis dapat dilakukan pengobatan, namun sifatnya bukan untuk menghilangkan penyakit, tetapi menekan perkembangan virus dalam tubuh agar penyakit yang dialami tidak semakin memburuk. Hepatitis B kronis nyatanya dapat meningkatkan risiko seseorang alami sirosis. Untuk itu, lebih baik cegah penularan virus hepatitis B agar tubuh terhindar dari penyakit tersebut.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. Is There a Cure for Hepatitis B
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Hepatitis B