• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Jenis Amiloidosis yang Sebabkan Kerusakan Organ

5 Jenis Amiloidosis yang Sebabkan Kerusakan Organ

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta – Sebaiknya jangan sepelekan jika kamu mengalami beberapa perubahan pada tubuh kamu, seperti tubuh yang terasa lemas terus-menerus, penurunan nafsu makan, sesak napas, dan disertai tungkai yang mengalami pembengkakan. Kondisi ini dapat menjadi gejala dari penyakit amiloidosis.

Baca juga: Yang Terjadi Pada Tubuh Ketika Mengidap Amiloidosis

Penyakit amiloidosis adalah penyakit yang cukup langka dan terjadi saat zat amiloid mengalami penumpukan pada jaringan tubuh. Amiloid merupakan protein yang diproduksi oleh sumsum tulang dan dapat disimpan pada jaringan maupun organ tubuh. Penyakit amiloidosis memiliki beberapa jenis yang memengaruhi kerja organ tubuh.

Kenali Penyakit Amiloidosis Lebih Banyak

Umumnya, pengidap amiloidosis tidak merasakan gejala awal. Pengidap akan merasakan beberapa gejala ketika penyakit amiloidosis sudah masuk dalam tahap yang cukup parah. Selain itu, gejala yang muncul juga berbeda lokasinya, disesuaikan dengan lokasi amiloid yang menumpuk. 

Ada beberapa gejala yang dialami, seperti merasakan kelelahan terus menerus dan lemas, bagian sendi yang terasa nyeri, kulit yang menebal dan mengalami memar, lidah yang mengalami pembengkakan, tangan, dan kaki yang mengalami kesemutan, detak jantung yang tidak teratur, sesak napas, diare, dan BAB yang bercampur dengan darah. Pengidap amiloidosis juga mengalami penurunan nafsu makan yang disertai kehilangan berat badan secara drastis.

Tidak ada salahnya untuk periksakan kondisi kesehatan pada dokter di rumah sakit terdekat ketika kamu mengalami beberapa gejala tersebut. Gejala penyakit amiloidosis tidak memiliki ciri khusus, sehingga pemeriksaan awal perlu dilakukan untuk mengatasi kondisi ini. Mudah saja jika kamu ingin membuat janji dengan dokter melalui aplikasi Halodoc.

Ada beberapa tes penunjang yang perlu dilakukan untuk memastikan kondisi seseorang mengalami amiloidosis, seperti tes darah dan urine, biopsi, USG, ekokardiogram, dan juga tes genetik. Tidak ada salahnya untuk mengetahui faktor risiko dari penyakit amiloidosis, seperti usia yang memasuki 60 tahun ke atas, berjenis kelamin laki-laki, memiliki riwayat keluarga dengan kondisi serupa, dan sering melakukan cuci darah.

Baca juga: Laki-Laki Rentan Alami Amiloidosis, Benarkah?

Kenali Jenis Amiloidosis

Amiloidosis disebabkan oleh adanya penumpukan amiloid secara abnormal pada ginjal, jantung, maupun organ pencernaan. Kondisi ini dapat menyebabkan adanya gangguan pada organ-organ tubuh yang alami penumpukan. Tidak ada salahnya untuk ketahui jenis-jenis penyakit amiloidosis yang dapat menyebabkan kerusakan pada organ tubuh.

1. Amiloidosis Primer

Kondisi ini terjadi ketika tulang sumsum memproduksi antibodi yang abnormal yang dikenal dengan amyloid light chains yang tidak dapat dipecah. Kondisi ini dapat sebabkan penumpukan amiloid pada beberapa organ seperti jantung, ginjal, hati, kulit dan bagian saraf.

2. Dialysis Related Amyloid

Kondisi ini terjadi akibat penumpukan protein beta-2 mikroglobulin dalam darah, persendian, otot, tendon, dan tulang. Sebaiknya perhatikan seseorang yang cukup sering melakukan pengobatan dengan cuci darah karena meningkatkan risiko amiloidosis.

3. Senile Systemic Amyloidosis

Penumpukan protein transthyretin pada jantung dan jaringan di sekitarnya dapat sebabkan seseorang alami kondisi ini. Umumnya, jenis ini lebih banyak dialami oleh pria.

4. Amiloidosis Keturunan

Umumnya, kondisi ini disebabkan oleh kelainan genetik dan ditandai dengan penumpukan protein pada beberapa bagian organ dan jaringan tubuh.

5. Organ Specific Amyloidosis

Kondisi ini umumnya disebabkan karena adanya penumpukan amiloid pada satu organ, misalnya pada kulit.

Baca juga: Perubahan Gaya Hidup untuk Mencegah Amiloidosis

Penyakit amiloidosis tidak dapat disembuhkan. Pengobatan yang dilakukan hanya digunakan untuk menghambat perkembangan penyakit dan meringankan kondisi gejala yang dialami pengidap amiloidosis. Penyakit amiloidosis sebaiknya diatasi karena kondisi ini dapat sebabkan komplikasi kesehatan, seperti gagal jantung, kerusakan sistem saraf, dan gagal ginjal.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Amyloidosis
Web MD. Diakses pada 2020. Amyloidosis
National Health Service UK. Diakses pada 2020. Amyloidosis