• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Amankah Konsumsi Collagen Pemutih Badan? Ini Faktanya
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Amankah Konsumsi Collagen Pemutih Badan? Ini Faktanya

Amankah Konsumsi Collagen Pemutih Badan? Ini Faktanya

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 09 September 2022

“Collagen adalah protein yang bertanggung jawab atas kesehatan sendi dan elastisitas serta kelenturan kulit. Mengonsumsi collagen pemutih badan bisa dibilang aman jika sudah terdaftar di BPOM.”

Amankah Konsumsi Collagen Pemutih Badan? Ini FaktanyaAmankah Konsumsi Collagen Pemutih Badan? Ini Faktanya

Halodoc, Jakarta – Collagen adalah protein berserat tidak larut dan jumlahnya paling banyak di dalam tubuh. Jenis protein ini merupakan pondasi utama guna menjaga kesehatan tulang, kulit, jaringan ikat dan pembuluh darah.

Ibaratnya, kolagen adalah lem yang merekatkan tulang, kulit, jaringan ikat dan pembuluh darah menjadi satu. Manfaat lainnya adalah mempercepat proses pemulihan jaringan tubuh yang terluka.

Manfaatnya bisa dirasakan dengan baik oleh tubuh jika kamu mengonsumsi produk yang asli dan aman, tentunya sudah terdaftar di Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). 

Aman Jika Sudah Terdaftar di BPOM

Collagen pemutih badan boleh dikonsumsi. Namun, perlu kehati-hatian khusus terkait dengan aman atau tidaknya produk dan campuran bahan di dalamnya. Jadi, sebaiknya periksa dulu di BPOM untuk mengetahui kredibilitas suatu produk.

Lebih baik lagi jika kamu mengonsumsi collagen pemutih badan dari klinik kecantikan atau yang dianjurkan langsung oleh dokter kulit. Ini dapat mencegah risiko pembelian produk palsu.

Collagen pemutih badan yang langsung diresepkan oleh dokter kulit juga akan disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan masalah kulit yang dialami. Cara ini bisa mencegah efek samping dari pemakaian collagen.

Efek Samping Pemakaian Collagen

Kondisi di bawah ini bisa terjadi jika kamu membeli produk yang tidak terdaftar di BPOM dan mengonsumsi dalam dosis sembarangan. Adapun gangguan yang berisiko dialami, antara lain:

1. Masalah Pencernaan

Protein dalam collagen bisa menyebabkan masalah pencernaan, seperti kembung, diare, penurunan nafsu makan dan sembelit. Sebab, konsumsinya tidak diimbangi dengan cairan dan serat yang memadai.

Tubuh jadi bekerja keras dalam mencerna banyak protein dalam kolagen yang masuk ke dalam tubuh. Karena itu, dosis penggunaannya perlu dibatasi dan disesuaikan berdasarkan kebutuhan.

2. Sensitivitas

Kandungan asam glutamat bebas yang terdapat dapat kolagen bisa meningkatkan risiko sakit kepala atau kesulitan tidur. Kondisi ini rentan terjadi pada seseorang yang mengalami sensitivitas terhadap kandungan tersebut.

3. Batu Ginjal

Penyakit ini ditandai dengan terbentuknya endapan padat dalam ginjal yang berasal dari zat kimia dalam urine. Risikonya semakin tinggi jika kamu memiliki riwayat batu ginjal kalsium oksalat. 

Guna mencegah terbentuknya batu ginjal, disarankan untuk membatasi konsumsi collagen kurang dari 5 hingga 6 gram per hari. Ukurannya setara dengan 1 sendok makan.

4. Peningkatan Kadar Kalsium

Meningkatkan kadar kalsium dalam darah berpotensi menyebabkan hiperkalsemia. Kondisi ini memicu munculnya gejala berupa sembelit, mual, muntah, rasa lelah berlebihan dan nyeri tulang.

5. Reaksi Alergi

Kandungan dalam collagen yang dapat memicu munculnya reaksi alergi adalah kerang, telur dan ikan laut. Dampaknya, akan muncul ruam, kemerahan dan gatal-gatal di permukaan kulit.

Dalam intensitas parah, gejala bisa menyebabkan gatal atau kesemutan di area wajah dan mulut, sesak napas, mengi, sakit perut, mual dan muntah, serta pembengkakan di wajah, lidah dan kulit.

Asupan Penambah Kolagen

Daripada mengonsumsi collagen pemutih badan yang belum jelas asal produknya, kamu bisa menambah asupannya dari nutrisi ini:

  1. Vitamin A. Asupannya bisa diperoleh dari mangga, sayuran berdaun hijau, wortel, udang, hati sapi, tomat, telur dan minyak hati ikan kod.
  2. Vitamin C. Asupannya bisa diperoleh dari stroberi, jeruk, pepaya, kelengkeng, brokoli dan sayuran berdaun hijau.
  3. Antosianin. Asupannya bisa diperoleh dari buah delima, anggur, beri, tomat dan kacang merah.
  4. Protein. Asupannya bisa diperoleh dari daging, susu, yoghurt, makanan laut, telur, kacang kedelai, ikan dan agar-agar.
  5. Mineral. Asupannya bisa diperoleh dari ekstrak daun pegagan.

Jika kamu rutin mengonsumsi collagen pemutih badan dan terkena dampak akibat penggunaan berlebihan, silakan buat janji rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan. Atasi gangguan dengan langkah yang tepat.

Jika kamu membutuhkan informasi lain seputar kesehatan, gaya hidup dan pola hidup sehat lainnya, silakan download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Nourish by WebMD. Diakses pada 2022. Health Benefits of Collagen.
Very Well Health. Diakses pada 2022. What Are Collagen Supplements?
WebMD. Diakses pada 2022. Nutrients for Healthy Skin.