Ad Placeholder Image

Asam Lambung Sering Kambuh Bisa Picu Kerusakan Gigi, Ini Faktanya

3 menit
Ditinjau oleh  dr. Fauzan Azhari SpPD   24 September 2025

Faktanya, asam lambung yang sering naik hingga ke mulut ternyata bisa berdampak buruk pada kesehatan gigi.

Asam Lambung Sering Kambuh Bisa Picu Kerusakan Gigi, Ini FaktanyaAsam Lambung Sering Kambuh Bisa Picu Kerusakan Gigi, Ini Faktanya

DAFTAR ISI

  1. Benarkah Asam Lambung Sering Kambuh Bisa Picu Kerusakan Gigi?
  2. Kenali Gejala Asam Lambung Kambuh
  3. Penyebab Asam Lambung Kambuh
  4. Cara Mengatasi Asam Lambung Kambuh
  5. Pencegahan Asam Lambung Kambuh
  6. Kapan Harus ke Dokter?

Asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) merupakan kondisi ketika asam dari lambung naik kembali ke kerongkongan. 

Jika terjadi sesekali, mungkin tidak terlalu mengganggu. Namun, jika sering kambuh, kondisi ini tidak hanya menyebabkan nyeri dada atau rasa terbakar di tenggorokan, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan gigi.

Lalu, benarkah asam lambung yang sering kambuh bisa memicu kerusakan gigi? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Benarkah Asam Lambung Sering Kambuh Bisa Picu Kerusakan Gigi?

Faktanya, asam lambung yang sering naik hingga ke mulut ternyata bisa berdampak buruk pada kesehatan gigi.

Menurut American Dental Association (ADA), paparan asam lambung yang berulang dapat mengikis lapisan email gigi. Kondisi ini membuat gigi menjadi lebih sensitif, mudah terkikis, dan lebih rentan berlubang.

Selain itu, refluks asam juga dapat menimbulkan bau mulut, rasa asam di mulut, dan gangguan kenyamanan saat makan. Dalam jangka panjang, asam dapat merusak email gigi.

Jadi, bukan hanya pencernaan yang terganggu, tetapi juga kesehatan mulut dan gigi.

Selain ke mulut, asam lambung bisa juga naik ke paru-paru.

Ciri-ciri asam lambung naik ke paru-paru meliputi sesak napas, mengi (suara melengking saat bernapas), batuk kronis, sensasi terbakar di dada (heartburn), dan gangguan tidur seperti sleep apnea.

Kenali Gejala Asam Lambung Kambuh

Gejala asam lambung bisa berbeda pada setiap orang, tetapi beberapa tanda yang umum dialami antara lain:

  • Rasa terbakar di dada (heartburn), terutama setelah makan atau saat berbaring.
  • Regurgitasi, yaitu sensasi cairan asam atau makanan kembali ke tenggorokan atau mulut.
  • Nyeri tenggorokan atau suara serak.
  • Batuk kering kronis.
  • Kesulitan menelan (disfagia).

Jika gejala ini sering muncul, terutama lebih dari dua kali dalam seminggu, artinya asam lambung kamu mungkin sudah cukup serius.

Nah, berikut Ini Rekomendasi Dokter yang Bisa Mengobati GERD untuk kamu hubungi.

Penyebab Asam Lambung Kambuh 

Ada beberapa hal yang bisa memicu kambuhnya asam lambung, di antaranya:

  • Pola makan: konsumsi makanan berlemak, pedas, asam, atau kafein.
  • Kebiasaan: makan terlalu cepat, langsung berbaring setelah makan, atau makan dalam porsi besar.
  • Kondisi medis: obesitas, kehamilan, atau adanya hernia hiatal.
  • Kebiasaan buruk: merokok dan konsumsi alkohol.

Faktor-faktor ini dapat melemahkan katup esofagus bagian bawah sehingga asam lambung mudah naik ke kerongkongan.

Cara Mengatasi Asam Lambung Kambuh

Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi keluhan antara lain:

  • Mengonsumsi obat pereda asam lambung sesuai resep dokter, seperti antasida atau penghambat pompa proton.
  • Menghindari makanan dan minuman pemicu, seperti kopi, cokelat, makanan berlemak, dan minuman berkarbonasi.
  • Tidak langsung berbaring setelah makan, beri jeda minimal 2–3 jam.
  • Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi.
  • Menjaga berat badan ideal.

Pencegahan Asam Lambung Kambuh

Mencegah tentunya lebih baik daripada mengobati. 

Nah, berikut ini langkah pencegahan asam lambung kambuh yang bisa kamu lakukan:

  • Makan dalam porsi kecil tapi sering.
  • Hindari kebiasaan merokok dan minum alkohol.
  • Kurangi stres dengan relaksasi atau olahraga ringan.
  • Rutin memeriksakan kesehatan gigi, terutama jika kamu sering mengalami asam lambung kambuh.

Baca selengkapnya: Cara Mengatasi Penyakit Asam Lambung yang Kambuh.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter jika kamu mengalami gejala asam lambung yang tidak membaik meski sudah mengubah gaya hidup, atau jika keluhan disertai dengan kesulitan menelan, muntah darah, atau penurunan berat badan drastis.

Menangani asam lambung sejak dini bisa membantu mencegah komplikasi jangka panjang, termasuk kerusakan gigi akibat paparan asam lambung. 

Jika kamu sering mengalami asam lambung kambuh, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam melalui Halodoc. 

Dengan Halodoc, kamu bisa konsultasi dengan mudah, aman, dan kapan saja tanpa perlu keluar rumah.

Tunggu apa lagi? Yuk, gunakan Halodoc sekarang juga!

Referensi:
American Dental Association. Diakses pada 2025. Tooth Erosion and Acid Reflux.
NHS UK. Diakses pada 2025. Heartburn and acid reflux.