• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Rambut Rontok Bisa Jadi Gejala Hipoparatiroid?

Benarkah Rambut Rontok Bisa Jadi Gejala Hipoparatiroid?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Kelenjar paratiroid adalah salah satu jenis dari kelenjar endokrin yang berada di leher dan berfungsi untuk memproduksi hormon paratiroid. Setiap orang memiliki empat kelenjar paratiroid yang berada di leher berdekatan dengan kelenjar tiroid. Bagian tersebut berguna untuk mengontrol kandungan kalsium pada darah dan tulang agar jumlahnya tetap normal. Namun, apa jadinya jika kelenjar tersebut menghasilkan hormon paratiroid yang lebih sedikit?

Saat tubuh memproduksi hormon paratiroid lebih sedikit dari biasanya, maka seseorang mengidap hipoparatiroid. Hal tersebut mampu menyebabkan gangguan elektrolit yang menyebabkan kadar kalsium yang rendah dan tingginya kadar fosfat. Namun, apakah benar salah satu gejala pada seseorang yang mengidap hipoparatiroid adalah rambut yang mengalami kerontokan? Berikut penjelasan terkait gejala dari gangguan tersebut!

Baca juga: Jarang Terjadi, Kenali 8 Gejala Hipoparatiroid

Beberapa Gejala dari Gangguan Hipoparatiroid

Hipoparatiroid adalah suatu penyakit yang langka terjadi ketika tubuh memproduksi terlalu sedikit bahkan tidak ada sama sekali hormon paratiroid. Hormon ini, bersamaan dengan vitamin D dan hormon kalsitonin berguna untuk mengatur jumlah kalsium di dalam darah. Seseorang yang mengidap gangguan ini dapat mengalami tingkat kalsium yang rendah dan gangguan yang tidak normal pada darah, yang disebut juga hipokalsemia.

Penyakit tersebut diklasifikasikan pada penyakit turunan atau disebabkan karena suatu hal. Seseorang yang mengalaminya karena penyakit turunan, kelenjar paratiroidnya tidak ada saat lahir atau gagal berfungsi dengan baik. Anak yang mengidap hipoparatiroid terkadang disebabkan oleh gangguan pada perkembangan tubuh. Beberapa orang dapat menimbulkan gejala sebelum berusia 10 tahun, walaupun terkadang gejalanya terjadi jauh setelahnya.

Hipoparatiroid yang disebabkan bukan karena faktor keturunan umumnya terjadi karena kelenjar paratiroid yang diangkat atau rusak selama operasi. Gangguan ini dapat terjadi selama operasi kelenjar tiroid untuk mengatasi hiperparatiroid dan bahkan untuk mengatasi produksi hormon paratiroid yang berlebihan. Walau begitu, gangguan hipoparatiroid biasanya hanya bersifat sementara.

Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait gangguan hipoparatiroid, ada baiknya langsung bertanya pada ahlinya. Dokter di Halodoc dapat menjawab semua kebingungan kamu terkait kesehatan, agar tidak salah diagnosis. Caranya mudah, kamu cukup download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan sehari-hari!

Baca juga: Ini Efeknya Tubuh Kekurangan Paratiroid

Lalu, benarkah rambut rontok adalah salah satu gejala dari hipoparatiroid? Hormon paratiroid (PTH) dan segala protein yang berhubungan dengan hormon tersebut dapat memengaruhi folikel rambut melalui parakrin dan intrakrin. Memang ada bukti signifikan jika hormon tersebut dapat memengaruhi pengulangan siklus (proliferasi) dan diferensiasi dari sel folikel rambut. Sinyal yang dihasilkan dari hormon paratiroid mempunyai peran penting dalam siklus pertumbuhan rambut.

Saat seseorang mengidap hipoparatiroid, hormon paratiroid di dalam tubuhnya sangat sedikit dan bahkan tidak ada. Sehingga, tidak ada rangsangan yang diterima oleh tubuh untuk menumbuhkan rambut baru. Hal ini kurang lebih terjadi ketika seseorang mengalami pengobatan kemoterapi yang dapat membuat kerontokan pada rambut. Maka dari itu, jaga kesehatan kelenjar paratiroid pada tubuh agar rambut tetap tumbuh normal.

Baca juga: Kadar Paratiroid Turun, Penyebabnya 4 Hal Ini

Itulah pembahasan mengenai rambut rontok yang dapat terjadi sebagai salah satu gejala dari hipoparatiroid. Jika kamu mengalami rambut yang rontok dalam waktu lama sehingga menyebabkan kebotakan, ada baiknya untuk memeriksakan diri pada dokter terkait kesehatan kelenjar paratiroid agar kerontokan dapat diatasi.

Referensi:
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2020. Hypoparathyroidism.
Karger. Diakses pada 2020. The Effect of Parathyroid Hormones on Hair Follicle Physiology: Implications for Treatment of Chemotherapy-Induced Alopecia.