• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Sederhana Menjaga Daya Tahan Tubuh saat Puasa

Cara Sederhana Menjaga Daya Tahan Tubuh saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta – Hampir semua muslim ingin agar saat menjalankan ibadah puasa, tak ada halangan yang terjadi. Seperti misalnya sakit yang basanya memaksa seseorang untuk membatalkan puasanya. Terlebih lagi selama puasa ini, Indonesia akan mengalami musim kemarau sehingga rasa panas akan semakin membuat kita jadi gampang lelah. 

Selama puasa, penting untuk tetap menjaga kesehatan terutama daya tahan tubuh supaya puasa tetap lancar. Ketika tubuh mengalami penurunan daya tahan tubuh, virus akan lebih mudah menyerang tubuh. Namun, kamu tidak perlu khawatir, terdapat cara sederhana untuk menjaga daya tahan tubuh selama puasa, yaitu:

Baca juga: Puasa Bermanfaat Bagi Kesehatan, Ini Buktinya

Sahur dan Berbuka dengan Makanan Bergizi Seimbang

Mengingat saat berpuasa tidak boleh makan dan minum saat siang hari, maka kebutuhan tubuh akan zat tertentu akan meningkat daripada biasanya. Sehingga bagi mereka yang menjalankan puasa sangat dianjurkan mengkonsumsi makanan dan minuman bergizi. Ini dilakukan agar kebutuhan gizi tetap terpenuhi.

Beberapa zat tersebut antara lain mineral, berbagai macam vitamin mulai dari vitamin C, D dan E yang berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh, menyerap kalsium serta mineral. Nutrisi ini juga dibutuhkan untuk menjaga kelembapan kulit dan sebagai antioksidan.

Jadi, pastikan sata sahur dan berbuka, kamu mengonsumsi makanan seperti sayuran, telur, ikan, daging, dan kacang-kacangan. Lengkapi juga dengan buah segar, susu, atau suplemen tambahan. Jika kamu membutuhkan suplemen selama puasa, jangan ragu untuk beli di Halodoc. Obat dan suplemen yang kamu butuhkan akan segera dikirim ke tempat kamu dalam kondisi rapi dan aman kurang dari satu jam. 

Hindari Jajan Sembarangan

Biasanya orang yang sedang berada dalam perjalanan sering mengabaikan kebersihan saat hendak membeli makanan untuk berbuka puasa. Mereka bisa saja tanpa banyak berpikir dan membeli apa saja yang mengundang selera. Padahal sebelum membeli makanan tersebut, kamu wajib memerhatikan kebersihannya. Makanan yang kurang bersih bisa menjadi sumber penyakit dan kemudian mengganggu kesehatanmu. Jadi hindari makanan yang tidak bersih tersebut. 

Baca juga: 5 Kebiasaan Tak Sehat saat Puasa

Cukupi Kebutuhan Air

Saat berpuasa, kamu juga harus memastikan dirimu mengonsumsi cukup air saat sahur dan berbuka. Air putih yang cukup selama puasa akan menjaga daya tahan tubuh kamu karena akan mencegah kamu alami dehidrasi. Untuk mengaturnya, kamu perlu minimal delapan gelas air per hari. Terapkan pola 242, yaitu minum dua gelas air putih pada saat sahur, empat gelas saat berbuka puasa dan dua gelas sebelum tidur malam. 

Istirahat Cukup

Ketika berpuasa, biasanya ada pergeseran waktu tidur, karena kamu harus bangun untuk makan sahur. Oleh karena itu, kamu harus memajukan waktu tidur kamu dari waktu biasanya, ini dilakukan agar kamu tidak kurang tidur. Pasalnya, kondisi yang mengantuk akan mengganggu konsentrasi dan kurang tidur akan melemahkan daya tahan tubuh. Pandai-pandailah dalam mengatur waktu agar aktivitas, beribadah dan istirahat yang cukup bisa seimbang. Dengan begini, puasa akan berjalan dengan lancar.

Olahraga Ringan

Banyak orang yang beranggapan kalau berolahraga saat berpuasa bisa menyebabkan badan menjadi lelah, pegal-pegal, atau lemas. Melalui porsi olahraga yang tepat, badan terasa lebih segar, bugar dan tentunya daya tahan tubuh tetap terjaga selama puasa. Hindari olahraga yang terlalu berat, sebagai gantinya lakukan yang ringan saja seperti yoga, jalan, dan sebagainya. Kamu bisa melakukannya usai sahur, sebelum berbuka, atau sesudah berbuka puasa. 

Baca juga: 4 Masalah Kesehatan Umum Saat Puasa

Itulah beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk menjaga daya tahan tubuh selama puasa. Jika kamu masih membutuhkan informasi mengenai gaya hidup sehat selama puasa, kamu bisa hubungi dokter di Halodoc.

Referensi:
British Nutrition Foundation. Diakses pada 2020. A Healthy Ramadan.
HealthXchange. Diakses pada 2020. Healthy Ramadan Fasting.