Vaksin polio untuk keperluan umroh bisa didapatkan di fasilitas kesehatan resmi yang memiliki izin penyelenggaraan vaksinasi internasional.

DAFTAR ISI
- Ini Vaksin yang Diwajibkan untuk Jemaah Haji dan Umroh
- Di Mana Vaksin Polio untuk Umroh?
- Vaksin Polio (IPV) Kini Bisa Lewat Halodoc
- Persiapan Vaksin Polio
- Efek Samping yang Bisa Terjadi
Menunaikan ibadah umroh merupakan impian banyak umat Muslim.
Namun sebelum berangkat ke Tanah Suci, ada beberapa persyaratan kesehatan yang wajib dipenuhi, salah satunya adalah vaksin polio.
Pemerintah Arab Saudi menetapkan vaksin ini sebagai syarat bagi jemaah dari negara yang berisiko penularan polio, termasuk Indonesia.
Ini Vaksin yang Diwajibkan untuk Jemaah Haji dan Umroh
Sebelum keberangkatan, Kementerian Kesehatan Arab Saudi mewajibkan jemaah dari berbagai negara untuk melakukan vaksinasi tertentu sebagai bentuk pencegahan terhadap penyakit menular.
Bagi jemaah asal Indonesia, vaksin yang diwajibkan antara lain:
1. Vaksin meningitis (Meningococcal ACWY)
Vaksin ini bertujuan untuk mencegah penyakit meningitis, yaitu infeksi pada selaput otak dan sumsum tulang belakang yang dapat menyebar melalui percikan air liur.
Sertifikat vaksin meningitis wajib ditunjukkan saat proses keberangkatan dan harus masih berlaku dalam jangka waktu 2 tahun.
2. Vaksin polio
Indonesia termasuk dalam negara dengan risiko penularan polio, sehingga vaksin polio menjadi syarat wajib bagi jemaah haji dan umroh.
Vaksin ini membantu melindungi tubuh dari virus polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen.
3. Vaksin influenza (flu)
Meskipun tidak diwajibkan, vaksin flu sangat dianjurkan untuk mencegah penularan penyakit selama di Tanah Suci, mengingat padatnya jemaah dari berbagai negara dengan kondisi iklim yang berbeda.
Dengan melakukan vaksinasi tersebut, jemaah tidak hanya menjaga kesehatan diri sendiri, tetapi juga berkontribusi dalam mencegah penyebaran penyakit menular antarnegara.
Penting untuk dipahami, ini Penyebab dan Cara Mengobati Gejala Polio.
Di Mana Vaksin Polio untuk Umroh?
Vaksin polio untuk keperluan umroh bisa didapatkan di beberapa fasilitas kesehatan resmi yang telah memiliki izin penyelenggaraan vaksinasi internasional.
Ini dia beberapa pilihan tempat yang bisa kamu datangi:
1. Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP)
KKP merupakan lembaga resmi di bawah Kementerian Kesehatan yang ditunjuk untuk memberikan vaksinasi internasional, termasuk vaksin polio dan meningitis.
Setelah vaksinasi, jemaah akan mendapatkan International Certificate of Vaccination (ICV) atau buku kuning sebagai bukti sah yang diakui secara internasional.
2. Rumah Sakit dan Klinik yang Bekerja Sama dengan Kemenkes
Beberapa rumah sakit dan klinik besar telah memiliki izin untuk memberikan vaksin polio bagi jemaah umroh.
Kamu bisa memastikan terlebih dahulu apakah fasilitas tersebut sudah terdaftar sebagai penyedia vaksinasi internasional.
3. Layanan Vaksinasi di Halodoc Homecare
Kini, vaksinasi polio juga bisa dilakukan lebih praktis melalui layanan vaksinasi di Halodoc Homecare. Kamu dapat memesan jadwal vaksinasi yang sesuai tanpa perlu antre.
Dokter dan tenaga medis berpengalaman akan membantu memastikan vaksinasi dilakukan sesuai standar keamanan.
Vaksin polio yang digunakan untuk perjalanan umroh umumnya adalah vaksin polio oral (OPV) atau vaksin polio injeksi (IPV), tergantung ketersediaan dan rekomendasi dokter.
Pastikan vaksin diberikan minimal 4 minggu sebelum keberangkatan agar sertifikat vaksinasi berlaku saat proses administrasi keberangkatan.
Vaksin Polio (IPV) Kini Bisa Lewat Halodoc
Mulai Juni 2025, vaksin Polio Inactivated Poliomyelitis Vaccine (IPV) menjadi syarat wajib sebelum keberangkatan umrah dan perjalanan ke negara endemis polio.
Melalui layanan Halodoc Homecare, kamu bisa melakukan Vaksinasi Polio (IPV) serta mendapatkan Buku Kuning atau eICV di Klinik Halomedika tanpa harus antre.
Vaksinasi wajib dilakukan di Klinik Halomedika, yang tersedia setiap hari Senin–Minggu, pukul 08.00–15.00 WIB.
Berikut keunggulan melakukan vaksinasi Polio (IPV) lewat layanan Homecare Halodoc:
- Vaksinasi diberikan 100% oleh Dokter Khusus Vaksinasi. Ini Daftar Dokter yang Tangani Layanan Vaksin Halodoc Homecare.
- Protokol kesehatan ketat.
- Setelah vaksin diberikan, tenaga medis akan melakukan observasi kondisi kesehatanmu untuk memastikan tidak ada efek samping yang berbahaya.
- Partner resmi produsen vaksin internasional, sehingga vaksin terjamin keasliannya dan sudah terdaftar BPOM.
- Buku Kuning (International Certificate of Vaccination) langsung diberikan setelah vaksinasi.
- Harga vaksin mulai dari Rp390.000,- per dosis.
- Hemat waktu dan biaya.
- Tanpa biaya tambahan.
Jadi, bagi kamu yang belum mendapatkan vaksin Polio (IPV) atau butuh Buku Kuning untuk perjalanan ibadah atau luar negeri, segera pesan vaksinasi Polio sekarang juga lewat Halodoc.
Begini cara pemesanannya:
Kamu bisa order layanan Halodoc Homecare melalui aplikasi atau hubungi langsung nomor WhatsApp Official Halodoc Homecare di 0888-0999-9226.
Untuk pemesanan di aplikasi Halodoc, berikut ini langkahnya:
- Download aplikasi Halodoc terlebih dahulu di Play Store dan Google App.
- Kemudian masuk ke aplikasi dan pilih ‘Lab, Vaccine & Homecare’.
- Pilih kategori layanan Homecare yang kamu butuhkan.
- Lalu, tentukan tanggal dan jadwal kunjungan yang kamu inginkan.
- Setelah kamu menyelesaikan pembayaran di aplikasi Halodoc, admin Halodoc Homecare akan menghubungimu melalui WhatsApp untuk mengonfirmasi jadwal dan alamat. Jadwal bisa berubah menyesuaikan dengan ketersediaan petugas lab, kendala yang berkaitan dengan cuaca, atau kendala lainnya. Jadi, pastikan nomor kamu dapat dihubungi.
Tunggu apa lagi? Yuk booking sekarang!
Booking Vaksin Polio IPV dengan Buku Kuning Lebih Mudah di Rumah pakai Halodoc
Persiapan Vaksin Polio
Sebelum melakukan vaksinasi polio untuk umroh, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar prosesnya berjalan lancar dan aman:
- Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat. Bila sedang demam atau mengalami infeksi, sebaiknya tunda vaksinasi hingga kondisi tubuh membaik agar efektivitas vaksin optimal.
- Bawa dokumen identitas dan paspor. Dokumen ini dibutuhkan untuk pencatatan data di sertifikat vaksin internasional.
- Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Jika kamu memiliki riwayat alergi berat, gangguan kekebalan tubuh, atau sedang mengonsumsi obat tertentu, penting untuk berkonsultasi sebelum vaksinasi agar dokter dapat menilai apakah vaksin aman diberikan.
- Catat jadwal dan masa berlaku vaksin. Sertifikat vaksin polio biasanya berlaku selama 1 tahun. Pastikan masa berlakunya mencakup seluruh periode perjalanan umrohmu.
Orang terdekat alami gejala polio? Jangan panik, Ini Dokter di Halodoc yang Paham Perawatan Polio.
Efek Samping yang Bisa Terjadi
Seperti vaksin lainnya, vaksin polio umumnya aman dan jarang menimbulkan efek samping serius.
Namun, pada sebagian kecil orang, dapat muncul beberapa reaksi ringan yang bersifat sementara, seperti:
- Nyeri atau kemerahan di tempat suntikan (untuk vaksin injeksi).
- Demam ringan.
- Kelelahan selama 1–2 hari setelah vaksinasi.
- Mual atau tidak enak badan (pada beberapa orang yang menerima vaksin oral).
Efek samping ini biasanya akan hilang dengan sendirinya tanpa memerlukan pengobatan khusus.
Apabila gejala tidak kunjung membaik atau muncul reaksi alergi berat seperti sesak napas dan pembengkakan wajah, segera hubungi fasilitas kesehatan terdekat.
Jika kamu masih ragu atau ingin memastikan jadwal vaksinasi yang sesuai, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter di Halodoc.
Melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa chat dengan dokter untuk menanyakan jenis vaksin, waktu pemberian, serta efek samping yang mungkin terjadi.
Yuk, gunakan Halodoc sekarang juga!



