Advertisement

Herpes Zoster Ophthalmicus: Gejala, Komplikasi, Cara Atasi

3 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   25 Juni 2025

Pengobatan herpes zoster oftalmikus bertujuan untuk mengurangi nyeri dan mempercepat penyembuhan ruam.

Herpes Zoster Ophthalmicus: Gejala, Komplikasi, Cara AtasiHerpes Zoster Ophthalmicus: Gejala, Komplikasi, Cara Atasi

Daftar Isi:

  1. Gejala Herpes Zoster Oftalmikus
  2. Penyebab Herpes Zoster Oftalmikus
  3. Diagnosis Herpes Zoster Oftalmikus
  4. Komplikasi Herpes Zoster Oftalmikus
  5. Pengobatan Herpes Zoster Oftalmikus
  6. Pencegahan Herpes Zoster Oftalmikus
  7. Kapan Harus ke Dokter?
  8. Rekomendasi Halodoc

Herpes zoster oftalmikus adalah reaktivasi virus varicella-zoster (VZV) yang menyerang cabang oftalmik dari saraf trigeminus. Kondisi ini menyebabkan ruam nyeri, biasanya di dahi dan sekitar mata. Reaktivasi VZV dapat terjadi bertahun-tahun setelah infeksi cacar air awal.

Yuk, kenali lebih jauh mengenai gejala hingga cara mengatasi herpes zoster oftalmikus!

Gejala Herpes Zoster Oftalmikus

Gejala herpes zoster oftalmikus meliputi:

  • Nyeri, rasa terbakar, atau kesemutan di dahi atau sekitar mata.
  • Ruam yang dimulai dengan bintik-bintik merah kecil, yang kemudian berkembang menjadi lepuh berisi cairan.
  • Lepuh biasanya pecah dan mengering, membentuk keropeng.
  • Demam dan sakit kepala.
  • Sensitivitas terhadap cahaya.
  • Pembengkakan kelopak mata.

Gejala prodromal (sebelum ruam muncul) seperti nyeri kepala dan malaise dapat terjadi beberapa hari sebelum munculnya ruam.

Seperti apa ciri-ciri herpes zoster ketika sudah sembuh? Baca di sini: Herpes Zoster Sembuh: Ini Ciri-Ciri yang Mesti Diketahui

Penyebab Herpes Zoster Oftalmikus

Herpes zoster oftalmikus disebabkan oleh reaktivasi virus varicella-zoster (VZV), virus yang sama yang menyebabkan cacar air. Setelah seseorang sembuh dari cacar air, virus tetap tidak aktif di dalam tubuh, tepatnya di ganglia saraf.

Virus dapat aktif kembali di kemudian hari, terutama saat sistem kekebalan tubuh melemah.

Selain itu, ada pula beberapa faktor risiko reaktivasi VZV, seperti:

  • Usia lanjut.
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah (misalnya, karena HIV/AIDS, kanker, atau obat-obatan imunosupresan).
  • Stres.

Bagaimana cara agar herpes zoster cepat sembuh? Baca di sini: Ini 6 Tips Ampuh agar Herpes Zoster Sembuh

Diagnosis Herpes Zoster Oftalmikus

Diagnosis herpes zoster oftalmikus biasanya ditegakkan berdasarkan pemeriksaan fisik dan riwayat kesehatan pasien. Dokter akan memeriksa ruam dan menanyakan tentang gejala lain yang dialami.

Dalam beberapa kasus, dokter mungkin perlu melakukan tes tambahan, seperti:

  • Kultur virus dari sampel cairan lepuh.
  • Tes antibodi untuk mendeteksi antibodi terhadap VZV dalam darah.

Komplikasi Herpes Zoster Oftalmikus

Herpes zoster oftalmikus dapat menyebabkan komplikasi serius, terutama jika tidak diobati dengan cepat. Komplikasi yang mungkin terjadi meliputi:

  • Keratitis (peradangan kornea).
  • Uveitis (peradangan lapisan tengah mata).
  • Glaucoma (peningkatan tekanan dalam mata).
  • Kebutaan.
  • Postherpetic neuralgia (nyeri kronis setelah ruam sembuh).

Baca juga mengenai herpes zoster di wajah pada artikel ini Herpes Zoster di Wajah: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

Pengobatan Herpes Zoster Oftalmikus

Pengobatan herpes zoster oftalmikus bertujuan untuk mengurangi nyeri, mempercepat penyembuhan ruam, dan mencegah komplikasi. Pilihan pengobatan meliputi:

  • Obat antivirus: Acyclovir, valacyclovir, atau famciclovir. Obat ini paling efektif jika dimulai dalam 72 jam setelah ruam muncul. Mau tahu pilihan obat herpes? Baca di sini: Ini Daftar 7 Obat Herpes di Apotek yang Biasa Dokter Resepkan
  • Obat pereda nyeri: Analgesik, seperti paracetamol atau ibuprofen, dapat membantu mengurangi nyeri. Dalam kasus yang lebih parah, dokter mungkin meresepkan obat pereda nyeri yang lebih kuat, seperti opioid.
  • Kortikosteroid: Obat ini dapat membantu mengurangi peradangan dan pembengkakan.
  • Obat tetes mata: Jika terjadi komplikasi pada mata, dokter mungkin meresepkan obat tetes mata yang mengandung antibiotik atau kortikosteroid.

Pencegahan Herpes Zoster Oftalmikus

Cara terbaik untuk mencegah herpes zoster oftalmikus adalah dengan vaksinasi. Vaksin zoster direkomendasikan untuk orang dewasa berusia 50 tahun ke atas, bahkan jika mereka pernah menderita herpes zoster sebelumnya.

Vaksin ini dapat mengurangi risiko terkena herpes zoster dan komplikasi terkait. Vaksinasi adalah strategi pencegahan yang efektif untuk mengurangi insiden herpes zoster.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera cari pertolongan medis jika mengalami gejala herpes zoster oftalmikus, terutama jika:

  • Ruam muncul di dekat mata.
  • Mengalami nyeri mata, penglihatan kabur, atau sensitivitas terhadap cahaya.
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Jika mengalami gejala herpes zoster oftalmikus, segera konsultasikan pada dokter spesialis kulit di Halodoc! Dokter dapat membantu memberikan saran dan pengobatan yang paling sesuai untuk kondisimu. 

Dapatkan juga obat atau produk kesehatan lainnya yang kamu butuhkan di Toko Kesehatan Halodoc. Produknya 100% asli (original) dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam.

Referensi:
National Library of Medicine. Diakses pada 2025. Herpes Zoster Oftalmikus
MSD Manual. Diakses pada 2025. Herpes Zoster Ophthalmicus
American Academy of Ophthalmology. Diakses pada 2025. Herpes Zoster Ophthalmicus