• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hindari Sakit Tenggorokan saat Puasa, Ini Penyebabnya

Hindari Sakit Tenggorokan saat Puasa, Ini Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Bulan puasa sebentar lagi tiba. Momen tahunan untuk menambah pundi-pundi pahala dengan cara menjalani ibadah puasa ini termasuk salah satu yang ditunggu-tunggu. Banyak orang yang sudah merencanakan untuk berbuka puasa dengan rekan dan keluarganya. Selain itu, puasa juga disebut-sebut dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat.

Namun, bukan berarti puasa yang kamu jalani dapat berjalan dengan mulus sesuai rencana. Terkadang, kamu mungkin saja mengalami sakit tenggorokan saat menjalankan ibadah tersebut. Beberapa hal dapat menyebabkan seseorang mengalami sakit tenggorokan saat puasa. Berikut ulasannya!

Baca juga: Puasa Kok Bisa Sakit Tenggorokan?

Penyebab Sakit Tenggorokan saat Puasa

Saat menjalani ibadah puasa, tubuh lebih rentan untuk terserang penyakit. Pasalnya, sistem imun mengalami penurunan dan membuat virus atau bakteri lebih mudah menyerang. Salah satu gangguan yang kerap terjadi saat puasa adalah sakit tenggorokan. Pastinya kamu enggak mau kan mengalami gangguan tersebut selama puasa?

Sakit tenggorokan dapat terjadi karena infeksi yang menyerang bagian tersebut, sehingga menimbulkan radang. Gangguan ini tidak terbilang serius dan dapat sembuh dalam waktu satu minggu. Namun, pasti akan sangat mengganggu ibadah puasa saat terjadi. Maka dari itu, penting untuk mengetahui penyebab dari sakit tenggorokan saat puasa. Berikut beberapa penyebabnya:

  1. Kurang Konsumsi Air Putih

Salah satu penyebab dari sakit tenggorokan ketika berpuasa adalah karena kurangnya konsumsi air putih. Hal tersebut memang terbilang wajar di awal bulan puasa, tetapi kebutuhan cairan tubuh harus selalu dipenuhi. Bukan hanya gangguan pada tenggorokan saja yang dapat terjadi, beberapa gangguan lainnya juga dapat timbul.

Jika kamu telah merasakan sakit tenggorokan saat puasa, ada baiknya cukupi kebutuhan air pada tubuhmu sebanyak 8 gelas per hari. Cara melakukannya adalah dengan mengonsumsi 2 gelas saat buka dan sahur, setelah itu sisanya dilakukan pada malam hari. Dengan begitu, kamu dapat memastikan tubuhmu tetap terhidrasi dengan baik.

Baca juga: Begini Pencegahan Infeksi Tenggorokan Saat Puasa

  1. Pola Makan yang Buruk

Penyebab sakit tenggorokan saat puasa lainnya adalah pola makan yang terbilang buruk. Seluruh kelancaran saat puasa sangat bergantung akan hal ini. Kamu harus benar-benar memperhatikan apabila makanan dan minuman yang dikonsumsi termasuk yang sehat dan bergizi. Persiapan saat sahur dan berbuka sangat penting untuk direncanakan.

Maka dari itu, pastikan untuk mengonsumsi asupan yang sehat dan bergizi, seperti sayur dan buah. Hal tersebut berguna untuk mencegah gangguan kesehatan seperti halnya sakit tenggorokan. Selain itu, mengurangi konsumsi yang diolah dengan cara digoreng sangat berdampak baik bagi tubuh untuk menjaga kesehatannya.

  1. Kurang Beristirahat

Dapat dipastikan pola tidur akan berubah selama bulan puasa karena harus bangun pagi untuk sahur. Hal tersebut berdampak pada pengaturan waktu tidur yang baru dan mungkin saja menyebabkan istirahat yang berkurang. Dengan begitu, gangguan pada tubuh seperti sakit tenggorokan dapat terjadi karena istirahat yang berkurang.

Maka dari itu, penting untuk menyesuaikan waktu tidur pada bulan puasa ini. Usahakan untuk tidak tidur terlalu malam karena kamu harus bangun di pagi hari untuk sahur. Dengan begitu, sistem imun tubuhmu tetap terjaga dan tidak mengantuk di siang hari yang dapat menurunkan produktivitas saat bekerja.

Itulah beberapa penyebab sakit tenggorokan saat puasa. Maka dari itu, penting untuk selalu memperhatikan hal-hal tersebut agar gangguan tersebut dapat dihindari. Dengan begitu, kamu dapat menjaga tubuhmu tetap sehat dan aktivitas harianmu tetap berlangsung seperti biasanya.

Baca juga: 7 Kiat Menjalani Puasa Saat Mengidap Radang Tenggorokan

Kamu juga dapat bertanya pada dokter dari Halodoc terkait sakit tenggorokan yang kerap terjadi saat puasa. Caranya mudah sekali, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan sehari-hari untuk mendapatkan kemudahan akses kesehatan.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Sore throat.