Begini Pencegahan Infeksi Tenggorokan Saat Puasa

begini-pencegahan-infeksi-tenggorokan-saat-puasa-halodoc

Halodoc, Jakarta – Kesehatan tubuh selama bulan Ramadan perlu dijaga dengan baik. Dengan fisik yang kuat, kamu bisa menjalankan ibadah puasa dengan lebih khusyuk. Namun, selama bulan puasa, tubuh juga lebih rentan terserang penyakit.

Ini karena tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama kurang lebih 14 jam bisa membuat tubuh kekurangan nutrisi, sehingga sejumlah fungsi tubuh termasuk daya tahan tubuh mungkin mengalami penurunan. Inilah yang menyebabkan seseorang mudah terserang penyakit.

Salah satu penyakit yang sering terjadi pada bulan puasa adalah infeksi tenggorokan. Menurut para pakar kesehatan, tidak adanya asupan cairan dalam waktu yang lama saat menjalankan ibadah puasa membuat kamu lebih berisiko terkena infeksi tenggorokan. Mengingat infeksi tenggorokan bisa menimbulkan ketidaknyamanan dan membuat puasa menjadi semakin berat, ada baiknya kamu mengetahui cara mencegah infeksi tenggorokan di sini.

Baca juga: Kurang Minum Bikin Kerongkongan Kering, Atasi dengan 6 Cara Ini

Kurangnya asupan cairan dan makanan saat berpuasa ternyata bisa membuat produksi air liur menurun. Akibatnya, tenggorokan pun akan mengering. Kondisi ini bisa membuat kuman lebih mudah berkembang di dalam mulut. Perlu diketahui, air liur memiliki sifat antibakteri yang bisa mencegah masalah bau mulut dan infeksi tenggorokan.

Ketika tenggorokan yang kering tiba-tiba terkena makanan atau minuman yang panas atau dingin, maka bisa menjadi stres dan iritasi. Minuman dingin dan gorengan panas yang kamu konsumsi ketika berbuka puasa bisa menyebabkan infeksi pada tenggorokan yang kering. Pada saat itulah, virus dan bakteri bisa dengan cepat menyerang. Karena itu, penting untuk menghindari makanan dan minuman pemicu infeksi tenggorokan selama puasa.

Baca juga: Waspadai 4 Makanan yang Dapat Memperberat Radang Tenggorokan

Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah infeksi tenggorokan selama bulan puasa:

1. Pilihlah Makanan atau Minuman Bersuhu Normal

Setelah belasan jam berpuasa, tubuh perlu menyesuaikan diri kembali dengan apa yang masuk ke dalamnya, begitu juga dengan tenggorokan. Karena itu, untuk mencegah infeksi tenggorokan, pilihlah makanan dan minuman yang sesuai dengan suhu tubuh normal manusia, yaitu 37 derajat Celsius.

2. Rajin Berkumur dengan Cairan Antiseptik

Infeksi tenggorokan juga bisa disebabkan karena banyaknya kuman yang menumpuk di tenggorokan. Karena itu, kamu bisa mencegah infeksi tenggorokan dengan cara rajin berkumur dengan menggunakan cairan antiseptik. Namun, berkumur sebaiknya jangan dilakukan secara asal-asalan saja.

Obat kumur akan lebih efektif bila digunakan dengan cara gargle. Cara melakukan gargle, yaitu dengan mengarahkan pandangan kepala ke atas sambil menahan air berada di ujung tenggorokan. Keluarkan udara dari mulut setidaknya selama 30 detik, lalu buang air.

Berkumurlah dengan cara gargle setidaknya dua kali sehari setelah menyikat gigi agar penumpukan kuman penyebab radang tenggorokan hilang. Berkumur dengan cara gargle juga bisa menurunkan risiko penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) hingga 36 persen.

3. Mengonsumsi Makanan Bernutrisi Seimbang

Selain berkumur, cara lain yang bisa dilakukan untuk menjaga daya tahan tubuh selama bulan puasa, sehingga kamu tidak mudah terserang infeksi tenggorokan adalah dengan mengonsumsi makanan yang bernutrisi seimbang. Usahakan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, serta serat dari sayur-sayuran dan buah. Bagilah porsi makan menjadi 40 persen saat sahur, 50 persen saat buka puasa, dan 10 persen setelah tarawih.

Baca juga: 7 Kiat Menjalani Puasa Saat Mengidap Radang Tenggorokan

Nah, itulah tindakan pencegahan infeksi tenggorokan saat puasa yang bisa kamu lakukan. Jangan lupa download juga Halodoc sebagai teman penolong untuk membantu menjaga kesehatan kamu selama puasa. Melalui Video/Voice Call dan Chat, kamu bisa menghubungi dokter untuk membicarakan masalah kesehatan apa saja yang terjadi selama puasa kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.