Ibu, Ini Manfaat Jagung bagi Perkembangan Anak
Jagung mengandung karbohidrat dan vitamin yang baik bagi perkembangan anak.

DAFTAR ISI
- Manfaat Jagung untuk Perkembangan Anak
- Kandungan Nutrisi Jagung yang Mendukung Pertumbuhan
- Manfaat Jagung Berdasarkan Usia Anak
- Cara Memilih dan Mengolah Jagung untuk Anak
- Tips Penyajian Jagung untuk Bayi
- Resep Olahan Jagung Sehat untuk Anak
- Potensi Alergi Jagung pada Anak
- Kapan Harus ke Dokter?
Jagung bukan hanya sekadar makanan pengisi perut. Kandungan seratnya membantu menjaga kesehatan pencernaan anak, mencegah sembelit, dan memastikan penyerapan nutrisi yang optimal.
Selain itu, jagung juga merupakan sumber antioksidan yang melindungi sel-sel tubuh anak dari kerusakan akibat radikal bebas.
Menurut ahli, jagung merupakan salah satu sumber karbohidrat alternatif yang baik untuk menggantikan nasi.
Kandungan Nutrisi Jagung yang Mendukung Pertumbuhan
Dalam 100 gram jagung mengandung 350 kalori, 18.7 gram karbohidrat, 3.27 gram protein dan 1.35 gram lemak.
Jagung juga mengandung beberapa jenis vitamin, termasuk:
- Vitamin A sebanyak 9 mikrogram.
- Lutein zeaxanthin sebanyak 644 mikrogram.
- Tiamin (vitamin B1) sebanyak 0.155 miligram.
- Riboflavin (vitamin B2) sebanyak 0.055 miligram.
- Niasin (vitamin B3) sebanyak 1.77 miligram.
- Asam pantotenat (vitamin B5) sebanyak 0.717 miligram.
- Vitamin B6 sebanyak 0.093 miligram.
- Folat (vitamin B9) sebanyak 42 mikrogram.
- Vitamin C sebanyak 6.8 miligram.
Jika butuh saran tentang pola makan sesuai kondisi tubuhmu, Ini Rekomendasi Dokter Gizi di Halodoc yang Bisa Dihubungi.
Jagung juga mengandung beberapa jenis mineral penting yang dapat menunjang tumbuh kembang anak, di antaranya:
- Besi sebanyak 0.52 miligram.
- Magnesium sebanyak 37 miligram.
- Mangan sebanyak 0.163 miligram.
- Fosfor sebanyak 89 miligram.
- Kalium sebanyak 270 miligram.
- Seng sebanyak 0.46 miligram.
Manfaat Jagung Berdasarkan Usia Anak
Manfaat jagung dapat disesuaikan dengan usia anak, memberikan dampak positif yang berbeda pada setiap tahap perkembangannya:
- Bayi (6-12 bulan): Jagung yang dihaluskan menjadi puree dapat menjadi makanan pendamping ASI (MPASI) yang baik. Teksturnya lembut dan mudah dicerna, serta memberikan energi tambahan untuk bayi yang aktif.
- Anak-anak (1-5 tahun): Jagung rebus atau jagung bakar menjadi camilan sehat yang mengenyangkan dan kaya serat. Kandungan seratnya membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah masalah sembelit yang umum terjadi pada anak-anak.
- Anak-anak (di atas 5 tahun): Jagung dapat diolah menjadi berbagai hidangan lezat dan bergizi, seperti sup jagung, bakwan jagung, atau nasi jagung. Variasi ini membantu anak mendapatkan manfaat jagung dengan cara yang menyenangkan.
Jagung dapat membantu memenuhi kebutuhan serat harian anak, yang penting untuk kesehatan pencernaan dan mencegah obesitas.
Berikut Ini Rekomendasi Dokter Spesialis Anak di Halodoc yang bisa dihubungi seputar kesehatan anak.
Cara Memilih dan Mengolah Jagung untuk Anak
Agar manfaat jagung maksimal, perhatikan cara memilih dan mengolahnya dengan benar:
- Pilih jagung yang segar: Perhatikan warna kulit jagung yang hijau cerah dan rambut jagung yang masih segar. Hindari jagung yang kulitnya kering atau berlubang.
Cuci bersih sebelum diolah: Bersihkan jagung dari kotoran dan sisa-sisa pestisida dengan air mengalir. - Olah dengan cara yang sehat: Rebus, kukus, atau panggang jagung untuk mempertahankan nutrisinya. Hindari menggoreng jagung dengan minyak berlebihan.
- Perhatikan tekstur: Sesuaikan tekstur jagung dengan usia anak. Untuk bayi, haluskan jagung menjadi puree. Untuk anak-anak yang lebih besar, jagung rebus atau pipilan jagung sudah cukup aman.
Pastikan jagung yang dipilih tidak memiliki tanda-tanda kerusakan atau pembusukan untuk menghindari risiko infeksi atau masalah pencernaan pada anak.
Tips Penyajian Jagung untuk Bayi
Berikut beberapa tips aman menyajikan jagung untuk bayi:
- Puree Jagung: Kukus atau rebus jagung hingga lembut, lalu blender hingga halus. Saring puree untuk menghilangkan serat kasar yang sulit dicerna bayi.
- Campurkan dengan bahan lain: Campurkan puree jagung dengan ASI, kaldu ayam, atau sayuran lain untuk menambah nilai gizi dan rasa.
- Perhatikan reaksi alergi: Berikan jagung dalam jumlah kecil terlebih dahulu dan perhatikan apakah bayi menunjukkan reaksi alergi.
- Konsultasikan dengan dokter anak: Tanyakan kepada dokter anak mengenai waktu yang tepat untuk memperkenalkan jagung sebagai MPASI.
Pengenalan makanan baru pada bayi sebaiknya dilakukan secara bertahap untuk memantau potensi alergi.
Resep Olahan Jagung Sehat untuk Anak
Berikut beberapa ide resep olahan jagung yang sehat dan disukai anak-anak:
- Sup Jagung Krim: Campurkan jagung manis pipil dengan kaldu ayam, susu, dan sedikit tepung maizena. Masak hingga mengental dan tambahkan potongan ayam atau sayuran.
- Bakwan Jagung Sayur: Campurkan jagung manis pipil dengan tepung terigu, telur, dan berbagai sayuran seperti wortel, kol, dan daun bawang. Goreng hingga kuning keemasan.
- Nasi Jagung: Campurkan jagung pipil yang sudah direbus dengan nasi putih. Tambahkan sedikit garam dan merica untuk rasa.
Variasi resep olahan jagung dapat membantu meningkatkan nafsu makan anak dan memastikan asupan nutrisi yang seimbang.
Potensi Alergi Jagung pada Anak
Meskipun jarang terjadi, alergi jagung mungkin dialami oleh beberapa anak. Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan:
- Gejala alergi: Ruam kulit, gatal-gatal, biduran, mual, muntah, diare, atau kesulitan bernapas.
- Tindakan pencegahan: Berikan jagung dalam jumlah kecil terlebih dahulu dan perhatikan reaksi tubuh anak. Jika ada gejala alergi, segera hentikan pemberian jagung dan konsultasikan dengan dokter.
Jika anak memiliki riwayat alergi makanan lain, konsultasikan dengan dokter sebelum memberikan jagung untuk pertama kalinya.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan dengan dokter jika anak mengalami gejala-gejala berikut setelah mengonsumsi jagung:
- Reaksi alergi yang parah (anafilaksis)
- Gangguan pencernaan yang berkelanjutan
- Penurunan berat badan yang tidak normal
Konsultasi dengan dokter penting untuk memastikan kondisi kesehatan anak dan mendapatkan penanganan yang tepat.
Jika kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai manfaat jagung atau kesehatan anak secara umum, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis anak melalui aplikasi Halodoc.
Caranya mudah, kamu bisa klik banner di bawah ini!



