Ad Placeholder Image

Ini 5 Infeksi Menular Seksual (IMS) yang Paling Sering Terjadi dan Cara Mengatasinya

7 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 09 September 2026

Infeksi menular seksual yang sering terjadi, mulai dari klamidia, gonore, hingga kutil kelamin.

Ini 5 Infeksi Menular Seksual (IMS) yang Paling Sering Terjadi dan Cara MengatasinyaIni 5 Infeksi Menular Seksual (IMS) yang Paling Sering Terjadi dan Cara Mengatasinya

DAFTAR ISI


Infeksi Menular Seksual (IMS) adalah infeksi yang umumnya ditularkan melalui hubungan seksual tanpa pelindung. Kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, parasit, maupun jamur.

Banyak kasus IMS tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, sehingga penanganan medis sering kali terlambat dilakukan. Penting untuk mengenali jenis IMS yang paling umum terjadi agar langkah penanganan dapat segera diberikan secara tepat.

Jenis IMS Paling Umum dan Penanganannya

Berikut adalah 5 jenis infeksi menular seksual yang paling sering ditemui beserta penanganan medisnya:

1. Sifilis (Raja Singa)
Sifilis disebabkan oleh infeksi bakteri Treponema pallidum. Gejala awalnya berupa timbulnya luka tanpa rasa sakit (chancre) pada organ intim, mulut, atau rektum. Jika tidak segera diobati, sifilis dapat berkembang hingga merusak organ vital seperti jantung dan otak. Penanganan utama sifilis dilakukan melalui suntikan antibiotik medis dari dokter.

2. Gonore (Kencing Nanah)
Gonore dipicu oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Gejala khasnya meliputi sensasi terbakar atau nyeri saat buang air kecil serta keluarnya cairan abnormal dari saluran kemih. Pengobatan gonore memerlukan kombinasi antibiotik spesifik guna membasmi bakteri secara tuntas.

3. Klamidia
Klamidia disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis yang sering kali tidak menimbulkan gejala nyata. Meskipun tanpa gejala, klamidia yang tidak ditangani dapat memicu komplikasi serius seperti radang panggul dan infertilitas. Kondisi ini diatasi dengan pemberian terapi antibiotik oral.

4. Herpes Genital
Herpes genital disebabkan oleh infeksi Herpes Simplex Virus (HSV). Penyakit ini ditandai dengan munculnya bintil lepuhan berair yang nyeri atau gatal di area kelamin. Meski virus herpes tetap bertahan di tubuh, pengobatan obat antivirus digunakan untuk meredakan gejala serta menekan frekuensi kekambuhan.

5. Trikomoniasis
Trikomoniasis adalah IMS yang disebabkan oleh parasit mikroskopis Trichomonas vaginalis. Pada wanita, kondisi ini sering menimbulkan keputihan abnormal berbau tidak sedap, berwarna kuning-hijau, serta rasa gatal berlebih. Trikomoniasis disembuhkan melalui pemberian obat antiparasit/antimikroba.

Jika kamu mengalami keluhan yang dicurigai sebagai infeksi menular seksual, kamu bisa langsung konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan evaluasi medis secara komprehensif.

Langkah Pencegahan IMS

Melakukan upaya pencegahan sangat penting untuk menjaga kesehatan reproduksi secara menyeluruh. Beberapa cara efektif mencegah penularan IMS antara lain:

  • Menggunakan pengaman (kondom) setiap kali melakukan hubungan seksual.
  • Saling setia dan tidak bergonta-ganti pasangan seksual.
  • Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi atau skrining IMS secara berkala.
  • Melakukan vaksinasi untuk mencegah infeksi virus tertentu, seperti vaksin HPV dan Hepatitis B.
  • Menghindari penggunaan jarum suntik secara bergantian.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami gejala seperti timbul benjolan atau luka pada kelamin, rasa panas saat buang air kecil, atau keputihan yang berbau tidak biasa, segera berkonsultasi. Penanganan sejak dini penting untuk mencegah komplikasi berbahaya dan penularan ke pasangan. Kamu dapat berkonsultasi secara aman dan privat dengan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

  • Dokter berpengalaman dan terverifikasi: Dokter spesialis yang bermitra dengan Halodoc memiliki STR dan SIP aktif.
  • Konsultasi 24 jam: Kamu dapat mengakses layanan medis kapan saja dan dari mana saja tanpa perlu mengantre.
  • Privasi terjamin: Sesi konsultasi bersifat rahasia sehingga keamanan data diri kamu senantiasa terjaga.
  • Resep obat tebus langsung: Dokter dapat menerbitkan resep medis resmi yang dapat langsung diantar melalui pengiriman apotek terpercaya.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Sexually Transmitted Infections (STIs).
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2026. Sexually Transmitted Diseases (STDs) Prevention.
WebMD. Diakses pada 2026. Understanding Sexually Transmitted Diseases (STDs).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Infeksi Menular Seksual.

FAQ

1. Apakah semua infeksi menular seksual (IMS) bisa disembuhkan?
IMS yang disebabkan oleh bakteri atau parasit seperti sifilis, gonore, klamidia, dan trikomoniasis dapat disembuhkan secara total dengan pengobatan medis yang tepat. Namun, IMS akibat virus seperti herpes atau HIV tidak dapat sembuh total, melainkan dikontrol gejalanya dengan obat medis.

2. Berapa lama gejala IMS muncul setelah terpapar?
Waktu kemunculan gejala berbeda-beda tergantung jenis infeksinya, mulai dari beberapa hari hingga beberapa minggu setelah kontak seksual. Beberapa penderita bahkan tidak merasakan gejala sama sekali walau sudah terinfeksi.

3. Apakah penggunaan kondom sepenuhnya efektif mencegah IMS?
Penggunaan kondom secara benar sangat efektif mengurangi risiko sebagian besar IMS. Namun, kondom tidak memberikan perlindungan penuh terhadap infeksi yang dapat menular melalui kontak kulit langsung di area yang tidak tertutup kondom, seperti kutil kelamin atau herpes.