Ad Placeholder Image

Ini Cara Ampuh Mengobati Sariawan pada Anak

6 menit
Ditinjau oleh  dr. Erlin SpA   16 Februari 2026

Sariawan pada anak adalah kondisi umum yang biasanya dapat diatasi dengan perawatan rumahan.

Ini Cara Ampuh Mengobati Sariawan pada AnakIni Cara Ampuh Mengobati Sariawan pada Anak

DAFTAR ISI


Sariawan, atau yang dikenal juga dengan istilah ulkus mulut atau canker sores, adalah luka kecil dan dangkal yang berkembang di dalam mulut.

Kondisi ini umum terjadi pada anak-anak dan bisa menyebabkan rasa tidak nyaman, terutama saat makan atau berbicara.

Sariawan berbeda dengan cold sores (herpes labialis) yang disebabkan oleh virus herpes simpleks dan muncul di luar mulut.

Penyebab Sariawan pada Anak

Penyebab pasti sariawan pada anak belum sepenuhnya dipahami, tetapi ada beberapa faktor yang dapat memicu munculnya kondisi ini:

  • Cedera mulut: Luka kecil akibat tergigit, sikat gigi yang terlalu keras, atau perawatan gigi.
  • Sensitivitas makanan: Makanan asam, pedas, atau alergen tertentu.
  • Kekurangan nutrisi: Defisiensi vitamin B12, zat besi, atau asam folat.
  • Stres: Kondisi stres atau kelelahan dapat memicu sariawan.
  • Perubahan hormonal: Meskipun lebih umum pada remaja, perubahan hormon juga bisa mempengaruhi anak-anak.
  • Kondisi medis tertentu: Penyakit autoimun atau gangguan pencernaan.

Simak informasi lebih lanjut mengenai Sariawan – Gejala, Penyebab, Pengobatan, dan Pencegahannya di sini.

Gejala Sariawan pada Anak

Gejala sariawan pada anak meliputi:

  • Luka kecil berwarna putih atau kekuningan dengan tepi merah di dalam mulut (lidah, pipi bagian dalam, gusi).
  • Rasa sakit atau perih, terutama saat makan, minum, atau berbicara.
  • Pada kasus yang parah, anak mungkin mengalami demam atau pembengkakan kelenjar getah bening.

Apa yang Harus Dilakukan Saat Anak Sariawan?

Saat anak mengalami sariawan, penting bagi orang tua untuk memberikan perhatian dan perawatan yang tepat.

Tujuannya adalah untuk meredakan nyeri, mencegah infeksi, dan mempercepat proses penyembuhan.

Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diambil:

  • Identifikasi penyebab: Cobalah mengidentifikasi faktor pemicu seperti makanan tertentu atau kebiasaan menggigit pipi.
  • Perawatan rumahan: Terapkan perawatan rumahan yang aman dan efektif.
  • Konsultasi dengan dokter: Jika sariawan tidak membaik dalam 2 minggu atau disertai gejala lain, segera konsultasikan dengan dokter.

Berikut Ini Rekomendasi Dokter Spesialis Anak di Halodoc yang bisa dihubungi seputar kesehatan anak.

Perawatan di Rumah

Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan di rumah untuk membantu meredakan nyeri dan mempercepat penyembuhan sariawan pada anak:

1. Biarkan sembuh sendiri

Sariawan umumnya akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 1-2 minggu tanpa memerlukan perawatan khusus. Penting untuk menjaga kebersihan mulut dan menghindari faktor-faktor yang dapat memperparah kondisi ini.

2. Berkumur dengan larutan air garam

Berkumur dengan larutan air garam hangat dapat membantu meredakan rasa sakit dan mencegah infeksi. Campurkan ½ sendok teh garam ke dalam segelas air hangat, lalu minta anak untuk berkumur selama beberapa detik dan membuangnya. Ulangi beberapa kali sehari.

3. Kompres dingin/minuman dingin

Mengompres area pipi yang terdapat sariawan dengan es atau memberikan minuman/es yang dingin dapat membantu mengurangi rasa sakit. Suhu dingin memiliki efek anestesi sementara yang dapat meredakan nyeri.

4. Hindari makanan penyebab iritasi

Selama sariawan, hindari memberikan anak makanan yang pedas, asam, atau keras karena dapat memperparah nyeri. Makanan seperti buah jeruk, keripik, atau makanan yang diasinkan sebaiknya dihindari.

5. Makan makanan lembut

Berikan anak makanan yang lembut dan mudah dikunyah seperti es krim, yogurt, bubur, atau sup. Makanan-makanan ini tidak akan mengiritasi luka sariawan dan tetap memberikan nutrisi yang dibutuhkan.

6. Perbanyak cairan

Pastikan anak minum cukup air untuk menghindari mulut kering dan dehidrasi. Mulut yang lembap membantu mempercepat proses penyembuhan sariawan.

Obat atau Bantuan Tambahan

Jika perawatan di rumah tidak cukup membantu, ada beberapa obat atau bantuan tambahan yang bisa diberikan:

7. Penghilang nyeri yang aman

Jika anak merasa sangat sakit, berikan acetaminophen (paracetamol) atau ibuprofen sesuai dosis yang dianjurkan oleh dokter atau sesuai petunjuk pada kemasan. Hindari memberikan aspirin pada anak karena risiko sindrom Reye.

8. Gel topikal atau obat kumur anak

Gel topikal yang mengandung benzocaine atau lidocaine dapat membantu mengurangi nyeri pada area sariawan.

Selain itu, obat kumur khusus untuk anak-anak yang mengandung bahan antiseptik juga bisa digunakan untuk mencegah infeksi. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker untuk rekomendasi produk yang tepat.

Kamu juga perlu memahami kondisi Mulut dan Gigi – Informasi Kesehatan dan Perawatannya agar selalu terjaga baik.

Perhatian dan Kapan Harus ke Dokter

Meskipun sebagian besar sariawan akan sembuh dengan sendirinya, ada kondisi tertentu yang memerlukan perhatian medis. Segera periksakan anak ke dokter jika:

  • Sariawan tidak membaik dalam lebih dari 1–2 minggu.
  • Luka sariawan sangat besar atau menyebar luas.
  • Anak mengalami kehilangan nafsu makan drastis atau menunjukkan gejala dehidrasi.
  • Sariawan disertai dengan demam atau muncul benjolan di leher.

Tips Tambahan

  • Jaga kebersihan mulut anak dengan menyikat gigi secara teratur menggunakan sikat gigi yang lembut dan pasta gigi berfluoride.
  • Hindari makanan yang dapat memicu sariawan, seperti makanan yang terlalu asam, pedas, atau keras.
  • Pastikan anak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup, terutama vitamin B12, zat besi, dan asam folat. Kekurangan nutrisi tertentu dapat meningkatkan risiko terjadinya sariawan.
  • Kelola stres pada anak. Stres dapat menjadi faktor pemicu timbulnya sariawan. Ciptakan lingkungan yang nyaman dan mendukung bagi anak.
  • Hindari kebiasaan menggigit bibir atau pipi bagian dalam. Kebiasaan ini dapat menyebabkan iritasi dan memicu timbulnya sariawan.

Pencegahan Sariawan pada Anak

Beberapa langkah pencegahan yang dapat diambil meliputi:

  • Menjaga kebersihan mulut dengan rutin menyikat gigi dan menggunakan obat kumur yang sesuai.
  • Menghindari makanan yang dapat memicu sariawan.
  • Memastikan anak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup, terutama vitamin B12, zat besi, dan asam folat.
  • Mengelola stres dan memastikan anak mendapatkan istirahat yang cukup.

Hubungi Dokter Ini untuk Tips Mengatasi Sariawan pada Anak

Jika keluhan tidak membaik, sering kambuh, atau membuat anak sulit makan dan minum, orang tua sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Berikut beberapa dokter spesialis anak di Halodoc yang bisa kamu hubungi untuk membantu mengatasi sariawan pada anak:

  • dr. Ariawan Setiadi, Sp.A: Dokter spesialis anak dengan pengalaman 22 tahun, lulusan Universitas Islam Sultan Agung (2002) dan Universitas Diponegoro (2015). Saat ini berpraktik di Semarang, Jawa Tengah, anggota IDAI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
  • dr. Dandung Bawono, Sp.A, M.Sc: Dokter spesialis anak dengan pengalaman 20 tahun, lulusan Universitas Gadjah Mada (2004, 2009). Saat ini berpraktik di Gondokusuman, DIY, anggota IDAI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
  • dr. Lingga Pradipta, Sp.A: Dokter spesialis anak dengan pengalaman 11 tahun, lulusan Universitas Gadjah Mada (2011) dan Universitas Hasanuddin (2021). Saat ini berpraktik di Makassar, Sulawesi Selatan, anggota IDAI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.

Dengan berkonsultasi melalui Halodoc, orang tua bisa mendapatkan saran medis yang tepat tanpa perlu keluar rumah.

Kesimpulan

Sariawan pada anak adalah kondisi umum yang biasanya dapat diatasi dengan perawatan rumahan.

Namun, jika sariawan tidak membaik dalam waktu 2 minggu atau disertai gejala lain, segera konsultasikan dengan dokter.

Jaga kebersihan mulut anak, hindari makanan pemicu, dan pastikan asupan nutrisi yang cukup untuk mencegah sariawan.

Jika kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang sariawan pada anak, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis anak melalui aplikasi Halodoc.

Klik banner di bawah ini sekarang untuk mendapatkan solusi kesehatan yang mudah dan tepercaya!

Referensi:
Baby Center. Diakses pada 2026. Canker Sores. 
Healthline. Diakses pada 2026. Stomatitis.
WebMD. Diakses pada 2026. Oral Health Centre. Mouth ulcers: Symptoms, treatment and prevention