
Ini Cara Mengatasi Gelisah dan Jantung Berdebar
Gelisah dan jantung berdebar adalah reaksi tubuh terhadap stres atau kecemasan yang bisa diredakan dengan teknik relaksasi dan pengendalian pikiran.

Daftar Isi:
- Gejala Gelisah dan Jantung Berdebar
- Penyebab Gelisah dan Jantung Berdebar
- Diagnosis Gelisah dan Jantung Berdebar
- Cara Mengatasi Gelisah dan Jantung Berdebar
- Obat-obatan untuk Mengatasi Gelisah dan Jantung Berdebar
- Perubahan Gaya Hidup untuk Mengurangi Gelisah dan Jantung Berdebar
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kesimpulan
Pernah merasa jantung berdebar cepat saat cemas atau gugup? Kondisi ini wajar terjadi sebagai respons tubuh terhadap stres, namun bisa menjadi masalah jika muncul terlalu sering.
Gelisah dan jantung berdebar yang berkepanjangan tak hanya mengganggu kenyamanan, tapi juga bisa menandakan gangguan kesehatan tertentu.
Supaya tidak semakin parah, penting untuk mengenali penyebabnya dan tahu cara menenangkannya.
Yuk, simak cara mengatasi gelisah dan jantung berdebar berikut ini agar tubuh dan pikiran kembali rileks.
Gejala Gelisah dan Jantung Berdebar
Gejala gelisah meliputi:
- Perasaan khawatir atau takut yang berlebihan.
- Sulit berkonsentrasi.
- Mudah marah.
- Ketegangan otot.
- Gangguan tidur.
Gejala jantung berdebar meliputi:
- Detak jantung yang cepat atau tidak teratur.
- Sensasi berdebar di dada, leher, atau tenggorokan.
- Pusing atau sakit kepala ringan.
- Sesak napas.
Kamu alami Gelisah Tanpa Sebab, Ini 9 Cara Sederhana Mengobatinya
Penyebab Gelisah dan Jantung Berdebar
Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan gelisah dan jantung berdebar, termasuk:
- Stres dan Kecemasan: Situasi yang membuat stres, seperti masalah pekerjaan, keuangan, atau hubungan, dapat memicu gelisah dan jantung berdebar. Gangguan kecemasan seperti gangguan panik dan gangguan kecemasan sosial juga dapat menyebabkan gejala ini.
- Kafein, Alkohol, dan Nikotin: Zat-zat ini dapat merangsang sistem saraf dan menyebabkan jantung berdebar.
- Kondisi Medis: Beberapa kondisi medis, seperti hipertiroidisme (kelenjar tiroid yang terlalu aktif), aritmia (detak jantung tidak teratur), dan anemia, dapat menyebabkan jantung berdebar.
- Obat-obatan: Beberapa obat, seperti dekongestan, obat asma, dan suplemen herbal, dapat menyebabkan jantung berdebar sebagai efek samping.
- Dehidrasi: Kekurangan cairan dapat menyebabkan jantung bekerja lebih keras dan memicu palpitasi.
- Hipoglikemia: Kadar gula darah rendah dapat menyebabkan pelepasan adrenalin, yang dapat memicu jantung berdebar.
- Perubahan Hormonal: Perubahan hormon selama menstruasi, kehamilan, atau menopause dapat memengaruhi detak jantung.
Diagnosis Gelisah dan Jantung Berdebar
Untuk mendiagnosis penyebab gelisah dan jantung berdebar, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menanyakan riwayat kesehatan. Dokter mungkin juga akan melakukan tes berikut:
- Elektrokardiogram (EKG): Merekam aktivitas listrik jantung untuk mendeteksi aritmia.
- Tes Darah: Memeriksa kadar hormon tiroid, gula darah, dan elektrolit.
- Holter Monitor: Merekam aktivitas jantung selama 24-48 jam untuk mendeteksi aritmia yang tidak sering terjadi.
- Ekokardiogram: Menggunakan gelombang suara untuk membuat gambar jantung dan memeriksa strukturnya.
Cara Mengatasi Gelisah dan Jantung Berdebar
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi gelisah dan jantung berdebar:
- Teknik Relaksasi: Latihan pernapasan dalam, meditasi, yoga, dan tai chi dapat membantu menenangkan pikiran dan tubuh.
- Hindari Pemicu: Identifikasi dan hindari faktor-faktor yang memicu gelisah dan jantung berdebar, seperti kafein, alkohol, nikotin, dan situasi stres.
- Olahraga Teratur: Olahraga dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan jantung. Usahakan untuk berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari.
- Tidur yang Cukup: Kurang tidur dapat memperburuk gelisah dan jantung berdebar. Usahakan untuk tidur 7-8 jam setiap malam.
- Diet Sehat: Konsumsi makanan bergizi seimbang dan hindari makanan olahan, gula, dan lemak jenuh.
- Terapi: Terapi perilaku kognitif (CBT) dapat membantu mengidentifikasi dan mengubah pola pikir dan perilaku yang memicu gelisah.
Obat-obatan untuk Mengatasi Gelisah dan Jantung Berdebar
Dalam beberapa kasus, dokter mungkin meresepkan obat-obatan untuk mengatasi gelisah dan jantung berdebar:
- Obat Anti-kecemasan: Benzodiazepin dan SSRI (selective serotonin reuptake inhibitors) dapat membantu mengurangi gejala kecemasan.
- Beta-blocker: Membantu memperlambat detak jantung dan mengurangi tekanan darah.
- Obat Anti-aritmia: Digunakan untuk mengobati detak jantung yang tidak teratur.
Simak juga, Ini 7 Rekomendasi Obat Penenang yang Aman atas Anjuran Dokter.
Perubahan Gaya Hidup untuk Mengurangi Gelisah dan Jantung Berdebar
Berikut ini perubahan gaya hidup yang bisa dilakukan untuk mengurangi gelisah dan jantung berdebar:
- Kurangi Asupan Kafein: Batasi konsumsi kopi, teh, minuman energi, dan cokelat.
- Hindari Alkohol dan Nikotin: Zat-zat ini dapat memperburuk gelisah dan jantung berdebar.
- Kelola Stres: Cari cara sehat untuk mengelola stres, seperti olahraga, meditasi, atau menghabiskan waktu di alam.
- Tidur yang Cukup: Usahakan untuk tidur 7-8 jam setiap malam.
- Minum Banyak Air: Dehidrasi dapat memicu jantung berdebar.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera cari pertolongan medis jika:
- Jantung berdebar disertai dengan nyeri dada, sesak napas, pusing berat, atau pingsan.
- Jantung berdebar terjadi secara tiba-tiba dan sering.
- Memiliki riwayat penyakit jantung atau kondisi medis lainnya.
- Merasa sangat khawatir atau cemas.
Kesimpulan
Gelisah dan jantung berdebar dapat diatasi dengan berbagai cara, mulai dari teknik relaksasi hingga perubahan gaya hidup dan pengobatan medis.
Penting untuk mengidentifikasi penyebabnya dan mencari penanganan yang tepat. Jika sering mengalami gelisah dan jantung berdebar, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Konsultasi dengan dokter kini lebih mudah dan praktis melalui Halodoc.
Kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc.
Toko Kesehatan Halodoc Produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada.
Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat!


