Ini Penyebab Mata Kedutan Sebelah Kanan dan Penanganannya
Mata kedutan umumnya tidak berbahaya dan bisa hilang sendirinya.

DAFTAR ISI
- Apa Itu Mata Kedutan?
- Penyebab Mata Kedutan Sebelah Kanan
- Mitos Seputar Kedutan Kelopak Mata Kanan Atas
- Gejala Penyerta yang Perlu Diwaspadai
- Cara Menangani Mata Kedutan Sebelah Kanan
- Pencegahan Kedutan Kelopak Mata
- Kapan Harus ke Dokter?
- Hubungi Dokter Mata di Halodoc Jika Kedutan Tak Kunjung Hilang
- Kesimpulan
- FAQ
Mata kedutan atau dalam istilah medis disebut sebagai “myokymia” adalah kondisi yang umum terjadi dan sering kali tidak berbahaya. Walaupun tidak membahayakan, mata kedutan dapat menjadi sumber ketidaknyamanan, terutama jika terjadi secara terus-menerus.
Kedutan pada mata sebelah kanan disebabkan oleh kontraksi kecil yang terjadi pada otot di sekitar mata. Sensasi ini bisa datang secara tiba-tiba dan hilang dengan sendirinya, tetapi ada kalanya kedutan berlangsung lebih lama dan sulit diabaikan.
Apa Itu Mata Kedutan?
Mata kedutan merupakan kontraksi otot kelopak mata yang terjadi secara involunter. Kedutan bisa terjadi pada kelopak mata atas, bawah, atau keduanya.
Intensitasnya pun bervariasi, mulai dari kedutan halus yang hampir tidak terasa hingga kedutan yang lebih kuat dan mengganggu penglihatan.
Penyebab Mata Kedutan Sebelah Kanan
Banyak orang percaya bahwa mata kedutan memiliki makna tertentu, seperti pertanda atau tanda dari sesuatu yang akan datang. Tetapi secara medis, fenomena ini dapat dijelaskan dengan jelas.
Meskipun kebanyakan kasus mata kedutan tidak memerlukan perhatian medis, memahami penyebab dan cara mengatasinya dapat membantu kamu dalam mengurangi frekuensi dan intensitas kedutan tersebut.
Kedutan biasa umumnya disebabkan karena kelelahan saja. Namun, jika terjadi terus menerus kemungkinan ada gangguan neurologis yang lebih serius.
Beberapa kondisi medis yang berpotensi menyebabkan kedutan pada mata sebelah kanan meliputi:
1. Dystonia
Mata kedutan sebelah kanan bisa disebabkan oleh dystonia. Kondisi ini ditandai oleh kontraksi otot yang tidak terkendali dan berulang.
Bedanya dengan kedutan biasa, dystonia terkadang disertai rasa nyeri. Pengidapnya juga mengalami kejang.
Biasanya dimulai di satu area tubuh terlebih dahulu dan kemudian dapat menyebar atau memburuk seiring waktu.
2. Bell’s Palsy
Salah satu gangguan saraf yang bisa memicu kedutan pada mata sebelah kanan adalah bell’s palsy. Kelumpuhan ini sering kali dimulai oleh infeksi virus, seperti flu atau pilek.
Infeksi kemudian mempengaruhi saraf yang mengendalikan otot di salah satu sisi wajah.
Pada kondisi ini, salah satu sisi wajah bisa lumpuh, sehingga menyebabkan mata mengalami kedutan atau bahkan tidak bisa menutup dengan baik, yang berpotensi menimbulkan iritasi.
Bell’s palsy umumnya akan pulih dengan sendirinya dalam beberapa minggu.
3. Penyakit Parkinson
Penyakit Parkinson adalah kondisi yang mengakibatkan penurunan fungsi otak seiring bertambahnya usia.
Ternyata, kondisi ini juga dapat memicu kedutan pada mata sebelah kanan, gerakan melambat, tremor, dan masalah keseimbangan.
Meskipun umum terjadi pada lansia, penyakit ini juga bisa dialami oleh orang yang lebih muda, terutama jika ada riwayat keluarga yang mengidap Parkinson.
4. Hemifacial Spasm
Kondisi ini terjadi ketika otot di satu sisi wajah, termasuk area mata, mengalami kejang.
Hemifacial spasm biasanya disebabkan oleh tekanan pada saraf wajah akibat pembengkakan pembuluh darah di sekitarnya.
Awalnya, kedutan hanya terjadi pada kelopak mata, namun seiring waktu, kejang dapat meluas ke seluruh otot di satu sisi wajah.
5. Sindrom Tourette
Mata kedutan sebelah kanan juga bisa disebabkan oleh sindrom Tourette, yaitu gangguan pada sistem saraf yang menyebabkan pengidap melakukan gerakan tiba-tiba yang berulang dan tidak terkendali.
Gerakan tiba-tiba secara berulang ini disebut dengan tic. Selain gerakan, orang yang mengidao sindrom Tourette juga bisa mengeluarkan suara tertentu.
Gejala sindrom ini biasanya mulai muncul pada masa kanak-kanak.
6. Myasthenia Gravis
Myasthenia gravis adalah penyakit autoimun lainnya yang bisa menyebabkan mata kedutan sebelah kanan.
Penyakit ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menghasilkan antibodi yang mengganggu komunikasi antara saraf dan otot.
Akibatnya, masalah imun ini mengakibatkan kelemahan otot dan memicu kedutan pada mata.
7. Multiple Sclerosis
Penyakit autoimun lain yang bisa memicu mata kedutan sebelah kanan adalah multiple sclerosis.
Kondisi ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh menyerang lapisan pelindung serabut saraf (mielin).
Akibatnya, muncul gangguan komunikasi antara otak dan tubuh, sehingga menyebabkan kelemahan otot dan ketidakmampuan mengendalikan gerakan, termasuk munculnya kedutan pada mata sebelah kanan.
Selain dari segi medis, Ketahui Arti Kedutan Mata Kanan Atas, dari Sisi Mitos berikut ini.
Mitos Seputar Kedutan Kelopak Mata Kanan Atas
Di Indonesia, kedutan kelopak mata kanan atas sering dikaitkan dengan primbon Jawa sebagai pertanda akan datangnya keberuntungan atau hal baik.
Penting untuk dipahami bahwa interpretasi ini tidak memiliki dasar ilmiah. Secara medis, kedutan lebih erat kaitannya dengan gaya hidup dan kondisi kesehatan saraf.
Gejala Penyerta yang Perlu Diwaspadai
Gejala utama mata kedutan adalah kontraksi otot kelopak mata yang tidak terkendali. Kedutan ini bisa terjadi pada kelopak mata atas, bawah, atau keduanya.
Selain itu, beberapa gejala lain yang mungkin menyertai mata kedutan meliputi:
- Sensasi tertarik pada kelopak mata
- Mata berair
- Sensitif terhadap cahaya
- Kelelahan pada mata.
Cara Menangani Mata Kedutan Sebelah Kanan
Apabila kamu mengalami mata kedutan sebelah kanan, berikut beberapa tindakan yang bisa kamu lakukan untuk meringankannya:
- Istirahat yang cukup. Pastikan kamu mendapatkan tidur yang cukup setiap malam.
- Kelola stres dengan melakukan aktivitas seperti yoga, meditasi, atau aktivitas relaksasi lainnya.
- Kurangi konsumsi minuman berkafein dan beralkohol.
- Jika mata terasa kering, gunakan obat tetes mata yang dijual bebas untuk melembapkan mata.
- Kompres hangat pada kelopak mata dapat membantu merelaksasi otot-otot di sekitar mata.
- Pijat lembut kelopak mata dengan gerakan melingkar.
Pencegahan Kedutan Kelopak Mata
Supaya tidak terulang kembali, berikut kedutan kelopak mata kanan atas:
- Kelola stres dengan meditasi, yoga, atau teknik pernapasan.
- Jaga hidrasi tubuh dengan minum air putih yang cukup.
- Terapkan aturan 20-20-20 (istirahat 20 detik setiap 20 menit menatap layar).
- Konsumsi makanan kaya magnesium dan vitamin B12.
Kapan Harus ke Dokter?
Meskipun sebagian besar kasus mata kedutan tidak berbahaya, kamu perlu segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami kondisi berikut:
- Kedutan berlangsung lebih dari beberapa minggu.
- Kedutan menyebar ke bagian wajah lain.
- Kelopak mata sulit dibuka atau ditutup.
- Mata merah, bengkak, atau mengeluarkan cairan.
- Gangguan penglihatan.
Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, penting untuk memeriksakan diri ke dokter jika mengalami gejala yang mengkhawatirkan agar mendapatkan penanganan yang tepat (Kemenkes RI).
Kira-kira, Perlukah Mata Kedutan Diperiksa ke Dokter? Simak jawaban selengkapnya di Halodoc.
Hubungi Dokter Mata di Halodoc Jika Kedutan Tak Kunjung Hilang
Jika kedutan mata tidak kunjung hilang atau disertai dengan gejala lain yang mengkhawatirkan, seperti perubahan penglihatan atau kelemahan otot, segera hubungi dokter spesialis mata.
Dokter dapat membantu menanganinya sekaligus meresepkan obat yang diperlukan.
Berikut ini rekomendasi dokter spesialis mata yang bisa kamu hubungi. Mereka sudah memiliki pengalaman lebih dari 13 tahun dan memiliki rating bagus dari pasien-pasien yang mereka tangani:
1. dr. Febria Restissa Sp.M

Kamu bisa menghubungi dr. Febria Restissa Sp.M. Ia adalah dokter spesialis mata yang lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya pada 2011 dan 2018.
Dokter Febria Restissa Sp.M juga tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) dengan nomor STR 1621603323130387 dan saat ini berpraktik di Tangerang, Banten.
Dengan pengalaman sebagai dokter mata selama 13 tahun, dr. Febria Restissa Sp.M mampu memberikan konsultasi seputar cara menangani kedutan mata sebelah kanan di Halodoc.
Tak sebatas itu saja, ia juga bisa memberikan konsultasi seputar infeksi mata, gangguan retina, mata bintitan sampai penglihatan buram.
Chat dr. Febria Restissa Sp.M mulai dari Rp 59.000,- di Halodoc.
Berikut Ini 5 Mitos Kedutan pada Kelopak Mata Kiri dan Penyebabnya Menurut Medis yang juga perlu kamu tahu.
2. dr. Lilianty Fauzi Sp.M, M.Kes

Dokter spesialis mata lainnya yang bisa kamu hubungi adalah dr. Lilianty Fauzi Sp.M, M.Kes.
Ia mendapatkan gelar dokternya di Fakultas Kedokteran Universitas Lampung pada 2011 dan Universitas Sriwijaya Palembang pada 2022.
Dokter Lilianty Fauzi Sp.M, M.Kes juga salah satu anggota dari Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) dengan nomor STR 1621603422130592 dan saat ini menjalani praktik di Bandar Lampung.
Hingga saat ini, dr. Lilianty Fauzi Sp.M, M.Kes sudah memiliki pengalaman selama 13 tahun sebagai dokter spesialis mata.
Itu sebabnya, kamu bisa bertanya seputar penanganan mata kedutan sebelah kanan di Halodoc dengan dokter Lilianty.
Ia juga bisa memberikan solusi terkait masalah penglihatan lain, seperti penglihatan buram, gangguan saluran air mata, infeksi mata dan mata bintitan.
Chat dr. Lilianty Fauzi Sp.M, M.Kes mulai dari Rp 59.000,- di Halodoc.
Jadi, itulah dokter-dokter yang bisa kamu hubungi untuk mendapatkan informasi seputar cara mengatasi mata kedutan sebelah kanan.
Tak perlu khawatir jika dokter sedang tidak tersedia atau offline.
Sebab, kamu tetap bisa membuat janji konsultasi di lain waktu melalui aplikasi Halodoc.
Ayo hubungi dokter di Halodoc sekarang juga!
Kesimpulan
Mata kedutan sebelah kanan umumnya bukan kondisi serius dan seringkali disebabkan oleh kelelahan, stres, atau konsumsi kafein berlebihan.
Namun, jika kedutan berlangsung lama atau disertai gejala lain, segera konsultasikan ke dokter spesialis mata di Halodoc.
Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Selain itu, terapkan pola hidup sehat, kelola stres dengan baik, dan jaga kebersihan mata untuk mencegah terjadinya mata kedutan.
Yuk, temukan juga beragam obat, suplemen, dan produk perawatan kulit lainnya di Toko Kesehatan Halodoc. Produk kesehatannya 100% asli dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam.
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Eye Twitching Causes.
Healthline. Diakses pada 2025. What Causes Eye Twitching?
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Eye Twitching: Causes and How to Stop It.
FAQ
1. Apakah mata kedutan berbahaya?
Umumnya tidak berbahaya dan seringkali hilang dengan sendirinya. Namun, jika berlangsung lama atau disertai gejala lain, segera konsultasikan ke dokter.
2. Apa penyebab mata kedutan terus-menerus?
Bisa disebabkan oleh kelelahan, stres, konsumsi kafein, mata kering, atau kekurangan nutrisi.
3. Bagaimana cara cepat menghilangkan mata kedutan?
Istirahat yang cukup, kelola stres, batasi kafein, gunakan obat tetes mata, dan kompres hangat.
4. Apakah mata kedutan bisa menjadi pertanda penyakit serius?
Dalam kasus yang jarang terjadi, bisa menjadi gejala gangguan saraf. Konsultasikan ke dokter jika ada gejala yang mengkhawatirkan.
Apabila kamu mengalami masalah mata yang mengganggu dan tidak kunjung membaik, jangan ragu untuk mencari bantuan medis profesional.


