• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Perbedaan Siklus Haid yang Normal dan Tidak

Ini Perbedaan Siklus Haid yang Normal dan Tidak

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Siklus menstruasi adalah rangkaian perubahan yang dialami tubuh wanita setiap bulannya sebagai persiapan untuk kemungkinan kehamilan. Setiap bulan, salah satu ovarium akan melepaskan sel telur. Proses ini disebut sebagai ovulasi. Pada saat yang sama, perubahan hormonal berfungsi mempersiapkan rahim untuk kehamilan. Jika ovulasi terjadi dan sel telur tidak dibuahi, lapisan rahim kemudian akan dikeluarkan vagina dan proses inilah yang disebut sebagai menstruasi.

Selain untuk merencanakan kehamilan, melacak siklus menstruasi penting dilakukan oleh setiap wanita yang sudah masuk masa pubertas. Gunanya adalah untuk mengetahui apakah siklus menstruasi mereka normal atau tidak. Meskipun siklus menstruasi yang tidak teratur jarang menandakan masalah serius, terkadang hal itu menandakan adanya masalah kesehatan. Yuk, kenali tanda siklus haid yang normal dan tidak. 

Baca juga: Inilah 4 Fase yang Terjadi saat Menstruasi

Siklus Haid yang Normal

Siklus menstruasi dihitung dari hari pertama satu menstruasi hingga hari pertama berikutnya. Namun, siklus ini tidak sama untuk setiap wanita. Umumnya, menstruasi dapat terjadi setiap 21 hingga 35 hari dan berlangsung selama dua hingga tujuh hari. Selama beberapa tahun pertama menstruasi dimulai, seorang wanita mungkin mengalami siklus menstruasi yang cukup panjang. Namun, siklus menstruasi cenderung memendek dan menjadi lebih teratur seiring bertambahnya usia.

Siklus menstruasi teratur ditandai dengan durasi yang sama setiap bulannya. Selain itu, menstruasi bisa menimbulkan nyeri ringan atau berat atau bahkan tanpa rasa sakit. Semuanya masih dianggap normal apabila kamu masih mengalami menstruasi teratur setiap bulannya dengan siklus 21-35 hari. Namun, saat mendekati menopause, siklus mungkin menjadi tidak teratur lagi. 

Waspadai, Siklus Haid yang Tidak Normal

Kebanyakan wanita mengalami periode menstruasi yang berlangsung selama empat hingga tujuh hari. Menstruasi wanita biasanya terjadi setiap 28 hari, tetapi siklus menstruasi normal dapat berkisar dari 21 hari hingga 35 hari. Siklus menstruasi yang tidak normal biasanya ditandai dengan hal berikut ini:

  • Siklus yang terjadi kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari.
  • Melewatkan tiga atau lebih siklus menstruasi berturut-turut.
  • Aliran menstruasi yang jauh lebih deras atau lebih ringan dari biasanya.
  • Periode menstruasi yang berlangsung lebih dari tujuh hari.
  • Disertai nyeri, kram, mual, atau muntah saat menstruasi.
  • Mengalami pendarahan atau bercak yang terjadi di luar siklus. Perdarahan dapat terjadi setelah menopause atau setelah berhubungan intim.

Baca juga: Jangan Anggap Sepele, Ini 5 Penyebab Menstruasi Nggak Lancar

Siklus haid yang tidak normal seperti di atas bisa menandakan adanya salah satu gangguan menstruasi berikut:

  • Amenore adalah suatu kondisi ketika seorang wanita berhenti mengalami menstruasi sama sekali. Tidak mengalami menstruasi selama 90 hari atau lebih dianggap tidak normal, kecuali seorang wanita hamil, menyusui, atau mengalami menopause. Wanita muda yang belum mulai menstruasi pada usia 15 atau 16 tahun atau dalam tiga tahun setelah payudaranya mulai berkembang juga dianggap menderita amenore.
  • Oligomenore terjadi apabila seorang wanita jarang mengalami menstruasi. 
  • Dismenore ditandai dengan rasa nyeri dan kram menstruasi yang parah. 
  • Perdarahan uterus yang tidak normal dapat terjadi jika siklus menstruasi tidak teratur. Gejalanya dapat meliputi aliran menstruasi yang lebih banyak, periode yang berlangsung lebih dari tujuh hari atau perdarahan atau bercak di luar siklus setelah berhubungan intim atau setelah menopause.

Baca juga: Siklus Menstruasi Tidak Normal, Kapan Harus ke Dokter?

Sudah tahu kan seberapa pentingnya mengetahui siklus menstruasi? Kalau kamu mau memantau siklus haid dengan cara yang praktis, gunakan saja Period Tracker yang ada di aplikasi Halodoc. Yuk, pantau siklus menstruasimu dengan satu aplikasi! Download sekarang di App Store atau Google Play. 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Menstrual cycle: What's normal, what's not.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Abnormal Menstruation (Periods).