• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah Penyebab Penyakit Tiroid Berdasarkan Jenisnya

Inilah Penyebab Penyakit Tiroid Berdasarkan Jenisnya

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Kelenjar tiroid yang ada di bagian leher, tepatnya melingkari batang tenggorokan, berfungsi menghasilkan hormon yang berfungsi mengontrol banyak fungsi vital tubuh. Ketika kelenjar ini tidak berfungsi dengan baik, tentu dapat memengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan. Penyakit tiroid sering dibedakan menjadi dua tipe, yaitu hipertiroidisme dan hipotiroidisme. 

Hipertiroidisme terjadi ketika tubuh memproduksi terlalu banyak hormon tiroid. Sedangkan hipotiroid terjadi ketika tubuh menghasilkan terlalu sedikit hormon tiroid. Meski dibedakan menjadi dua tipe, ternyata kedua tipe penyakit tiroid ini pun masih ada banyak jenisnya. Ini jenis-jenis penyakit tiroid berdasarkan penyebab yang perlu kamu ketahui. 

Baca juga: Kenali 5 Penyakit yang Mengintai Kelenjar Tiroid

Penyebab Penyakit Tiroid Berdasarkan Jenis

1. Jenis-Jenis Hipotiroidisme

Hipotiroidisme ditandai dengan kurangnya jumlah hormon tiroid di dalam tubuh. Berikut jenis-jenis hipotiroidisme:

  • Tiroiditis. Kondisi ini terjadi ketika kelenjar tiroid mengalami pembengkakan yang kemudian dapat menurunkan jumlah hormon yang diproduksi dalam kelenjar tiroid. 
  • Tiroiditis Hashimoto. Tiroiditis Hashimoto adalah penyakit autoimun di mana sel-sel tubuh menyerang dan merusak tiroid. Penyakit ini sering kali diwariskan.
  • Tiroiditis pascapartum. Kondisi ini terjadi pada 5%-9 persen wanita setelah melahirkan. 
  • Kekurangan yodium. Yodium sangat diperlukan oleh kelenjar tiroid untuk menghasilkan hormon. 
  • Kelenjar tiroid yang tidak berfungsi. Tidak berfungsinya kelenjar tiroid artinya kelenjar tersebut tidak menghasilkan hormon sama sekali. Hal tersebut dapat menimbulkan masalah fisik dan mental di masa mendatang. 

2. Jenis-Jenis Hipertiroidisme

Hipotiroidisme terjadi ketika kelenjar tiroid memproduksi hormon secara berlebihan. Hal ini kemudian dapat menimbulkan kondisi-kondisi berikut:

  • Penyakit Graves. Penyakit graves terjadi ketika seluruh kelenjar tiroid terlalu aktif dan menghasilkan terlalu banyak hormon. Masalah ini juga disebut gondok toksik difus (kelenjar tiroid membesar).
  • Nodul. Hipertiroidisme dapat disebabkan oleh nodul di dalam tiroid yang terlalu aktif di. Nodul tunggal disebut nodul tiroid beracun yang berfungsi secara mandiri, sedangkan kelenjar dengan beberapa nodul disebut gondok multinodular toksik.
  • Tiroiditis. Dalam kasus tiroiditis pada hipertiroidisme, kelenjar tiroid mengalami pembengkakan akibat jumlah hormon yang berlebihan. 
  • Yodium yang berlebihan. Meskipun sangat dibutuhkan oleh kelenjar tiroid, jumlah yodium yang berlebihan juga dapat menimbulkan hipertiroidisme. 

Baca juga: Inilah Pemeriksaan yang Bisa Mendiagnosis Penyakit Tiroid

Gejala Penyakit Tiroid Secara Umum

Ada berbagai gejala yang bisa dialami seseorang ketika mengidap penyakit tiroid. Sayangnya, gejala penyakit sering kali sangat mirip dengan kondisi medis lainnya. Akibatnya, hal ini bisa membuat seseorang sulit untuk mengetahui apakah gejala dimiliki terkait dengan masalah tiroid atau kondisi lain.

Sebagian besar, gejala penyakit tiroid juga dibagi menjadi dua tipe, yaitu hipertiroidisme dan hipotiroidisme. Gejala tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme) dapat meliputi:

  • Mengalami kecemasan, lekas marah dan gugup.
  • Kesulitan tidur.
  • Penurunan berat badan.
  • Memiliki kelenjar tiroid yang membesar atau gondok.
  • Mengalami kelemahan otot dan tremor.
  • Siklus menstruasi tidak teratur atau terhenti.
  • Sensitif terhadap panas.
  • Mengalami masalah penglihatan atau iritasi mata.

Gejala tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme) dapat meliputi:

  • Merasa lelah.
  • Berat badan bertambah.
  • Mudah lupa.
  • Memiliki periode menstruasi yang sering atau perdarahan hebat.
  • Rambut terasa kering dan kasar.
  • Memiliki suara yang parau.
  • Mengalami intoleransi terhadap suhu dingin.

Baca juga: Seberapa Penting Melakukan Terapi Radiasi untuk Penyakit Tiroid?

Apabila kamu mendapati gejala-gejala tersebut, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk dipastikan lebih lanjut. Kalau kamu berencana mengunjungi rumah sakit, kamu dapat membuat janji dengan dokter terlebih dahulu melalui aplikasi Halodoc. Tinggal pilih dokter di rumah sakit yang tepat sesuai dengan kebutuhan kamu lewat aplikasi ini.

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Thyroid Disease.
WebMD. Diakses pada 2020. Thyroid Problems.