• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jatuh di Kamar Mandi Tidak Boleh Langsung Diangkat?

Jatuh di Kamar Mandi Tidak Boleh Langsung Diangkat?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Kecelakaan bisa terjadi di mana saja, termasuk di rumah. Salah satu tempat paling berbahaya dan sering menyebabkan kecelakaan di rumah adalah kamar mandi. Tidak sedikit orang yang mengalami terpeleset, hingga jatuh di kamar mandi. Lantas, bagaimana pertolongan pertama yang bisa dilakukan untuk kondisi ini? 

Saat melihat seseorang terpeleset atau jatuh di kamar mandi, kamu mungkin akan panik dan langsung berusaha mengangkatnya. Namun ternyata, hal itu sebenarnya tidak terlalu dianjurkan. Saat seseorang jatuh di kamar mandi, jangan buru-buru mengangkat atau memindahkan tubuhnya. 

Baca juga: Memar karena Terjatuh, Kompres Air Hangat atau Air Dingin

Pertolongan Pertama Jatuh di Kamar Mandi

Pertolongan pertama yang tepat sangat dibutuhkan dalam menangani korban jatuh di kamar mandi. Namun, sebaiknya hindari langsung atau terburu-buru memindahkan posisi tubuh korban. Mulai pertolongan pertama dengan tenang dan coba sentuh korban, tetapi pastikan kamu sudah memberitahu orang lain serta meminta bantuan tim medis. 

Disarankan untuk tidak terburu-buru memindahkan tubuh orang yang jatuh di kamar mandi. Sebagai gantinya, posisikan tubuh di lantai sejajar dengan korban, lalu mulai lakukan pemeriksaan. Hal pertama yang perlu dilakukan adalah melihat apakah korban menunjukkan respon atau tidak saat tubuhnya disentuh. 

Jika setelah beberapa saat tidak ada respon, coba perhatikan pernapasannya. Lihat apakah korban jatuh di kamar mandi bernapas atau tidak. Jika masih ditemukan napas, lanjutkan pemeriksaan dengan melihat bagian tubuh mana yang terdampak atau terluka akibat jatuh. Secara perlahan, coba perbaiki posisi kepala korban agar jalan napasnya lebih lancar. 

Sebaliknya, jika tidak ada respon tubuh dan tidak ditemukan napas, kamu bisa mulai melakukan CPR atau resusitasi jantung paru. Atau kamu bisa meminta bantuan orang lain yang lebih berpengalaman. Kamu juga bisa meminta saran pertolongan pertama dari dokter di aplikasi Halodoc

Hubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat lalu sampaikan kondisi yang dialami. Ikuti petunjuk dan arahan dari dokter sebisa mungkin tanpa panik. Pastikan sekali lagi bahwa petugas medis atau rumah sakit sudah dihubungi, sehingga korban tidak sadar bisa mendapat pertolongan sesegera mungkin. 

Baca juga: Jatuh Duduk, Hati-hati Patah Tulang Panggul

Jika korban jatuh di kamar mandi masih sadar, usahakan untuk selalu mengajaknya berbicara. Jika memungkinkan, minta ia untuk menceritakan hal yang dialami dan menunjukkan bagian tubuh mana yang terasa sakit. Namun, jangan memaksakan atau menekan korban untuk bercerita karena bisa membuatnya merasa stres dan memperburuk keadaan. 

Temukan apakah terdapat perdarahan atau tidak di area tubuh tertentu. Jika ada, segera balut dan tekan bagian tersebut untuk menghentikan perdarahan. Selain untuk memastikan respon korban, tidak memindahkan posisi tubuhnya juga dilakukan untuk menghindari patah tulang menjadi lebih buruk. 

Bisa jadi, orang tersebut mengalami patah tulang, misalnya di leher atau bagian tubuh lain. Kalau itu yang terjadi, posisi tubuh korban tidak boleh sembarangan dipindahkan. Tunggu bantuan medis atau petugas ambulan yang akan mengangkat korban dari lantai. 

Baca juga: Alasan Terjatuh di Kamar Mandi bisa Berakibat Fatal

Namun, jika tidak ada tanda-tanda patah tulang, perdarahan, hilang kesadaran, hingga henti napas, kamu bisa secara perlahan membantu korban untuk duduk. Setelah itu, tuntun korban untuk berbaring di kamar atau tempat yang lebih nyaman. Pastikan untuk tidak meninggalkan korban jatuh di kamar mandi sendirian dan selalu pantau kondisinya, setidaknya selama 24 jam. Jika ada gejala tertentu, segera hubungi dokter atau pergi ke rumah sakit terdekat. 

Referensi:
First Aid for Life. Diakses pada 2020. First Aid for Falls.
Emergency First Response. Diakses pada 2020. Bathtub Safety Awareness.
Kids Health. Diakses pada 2020. First Aid: Falls.