• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kapan Waktu yang Tepat ke Dokter untuk Melepas KB IUD?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kapan Waktu yang Tepat ke Dokter untuk Melepas KB IUD?

Kapan Waktu yang Tepat ke Dokter untuk Melepas KB IUD?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 23 Agustus 2021
Kapan Waktu yang Tepat ke Dokter untuk Melepas KB IUD?

“Faktanya, KB IUD tidak bisa selamanya menempel di dalam rahim. Ada beberapa kondisi yang membuatnya perlu dilepaskan, seperti jika hendak merencanakan program hamil, menggantinya karena sudah kedaluwarsa, atau karena ada efek samping yang membahayakan. Pelepasan IUD ini juga bisa dilakukan di klinik atau rumah sakit mana saja.”

Halodoc, Jakarta – Alat kontrasepsi IUD adalah salah satu pilihan KB atau pengendalian kehamilan jangka panjang yang sangat efektif. Namun, ia hanya berfungsi untuk waktu yang terbatas. Ketika IUD tidak lagi berguna atau diperlukan, dokter pun bisa melepasnya.

KB IUD adalah perangkat kecil berbentuk T yang dimasukkan dokter ke dalam rahim selama prosedur sederhana. Nama lain untuk IUD adalah kontrasepsi intrauterine (IUC). IUD diduga sangat efektif dalam mencegah kehamilan karena ia bekerja dengan melepaskan hormon tembaga atau hormon sintetis ke dalam saluran reproduksi wanita.

Setelah terpasang, perangkat ini mencegah kehamilan antara 3 dan 10 tahun. Kurang dari 1 dari 100 pengguna KB IUD hamil setiap tahun. Setelah waktu ini, perlu untuk menggantinya. Jika tidak menggantinya, maka ini bisa menyebabkan kehamilan atau bahkan infeksi terjadi.

Baca juga: 13 Fakta Tentang Kontrasepsi IUD yang Perlu Diketahui

Kapan Harus Melepas KB IUD?

IUD adalah alat kecil yang efektif untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Seseorang sebenarnya dapat meminta dokter untuk melepas IUD kapan saja. Oleh karena KB IUD adalah bentuk pengendalian kelahiran, orang tersebut harus melepasnya jika sudah siap untuk hamil.

IUD juga memiliki umur yang terbatas. KB IUD berbahan dasar tembaga mencegah kehamilan hingga 12 tahun setelah pemasangan. Mereka harus dikeluarkan dari rahim setelah waktu ini. Sementara itu, IUD berbasis hormonal memiliki rentang hidup yang bervariasi, tergantung pada mereknya. Beberapa merek dapat mencegah kehamilan hingga 3 tahun, sementara yang lain bekerja hingga 6 tahun. Setelah periode waktu ini, orang tersebut harus meminta dokter untuk melepas perangkat.

Seorang dokter juga dapat merekomendasikan untuk melepas KB IUD jika seorang wanita mengalami beberapa hal, seperti:

  • Adanya peningkatan tekanan darah;
  • Infeksi panggul;
  • Endometritis, yang merupakan kondisi peradangan pada lapisan rahim;
  • Kanker endometrium atau serviks.
  • Berhenti haid.

Jika efek samping atau ketidaknyamanan lain terjadi, pengangkatan mungkin diperlukan. Kamu juga bisa bertanya pada dokter di Halodoc kapan tepatnya kamu bisa melepaskan IUD. Dokter akan memberikan semua informasi yang kamu perlukan sebelum kamu memutuskan untuk melepasnya.

Baca juga: Sebelum Pasang, Kenali Dulu Plus Minus KB IUD 

Prosedur Melepaskan IUD

Seorang profesional kesehatan yang berkualifikasi akan melepas IUD di rumah sakit atau di klinik. Mereka dapat melakukan ini kapan saja, tetapi lebih mudah dilakukan selama siklus menstruasi karena leher rahim biasanya akan lebih lembut. Pelepasan relatif cepat dan sederhana, dan biasanya tidak ada komplikasi.

Pelepasan IUD mungkin melibatkan langkah-langkah berikut ini:

  • Pasien akan diminta berbaring di atas meja pemeriksaan. 
  • Dokter atau perawat akan memasukkan spekulum untuk memisahkan dinding vagina dan menemukan KB IUD.
  • Menggunakan forsep, dokter atau perawat akan menarik dengan lembut tali yang terpasang ke perangkat.
  • Lengan KB IUD akan terlipat ke atas saat bergerak perlahan keluar dari rahim. Setelah prosedur selesai, petugas kesehatan akan mengeluarkan spekulum.
  • Mungkin ada sedikit pendarahan atau kram selama atau setelah proses.

Baca juga: Inilah Prosedur Pemasangan KB IUD pada Wanita 

Beberapa dokter mungkin menyarankan untuk meminum obat penghilang rasa sakit sebelum pengangkatan untuk mengurangi perasaan tidak nyaman ini. Jika IUD perlu dilepas karena infeksi, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik atau perawatan lain. Selama tidak ada komplikasi atau infeksi, KB IUD hormonal atau tembaga baru dapat segera menggantikan KB IUD yang lama.

Referensi: 
Medical News Today. Diakses pada 2021. Everything You Need to Know about IUD Removal.
The  New York Times. Diakses pada 2021. QA: At What Age Can I Have My IUD Removed?
Web MD. Diakses pada 2021. Signs Your IUD Is Out of Place.