Advertisement

Kenali Sifat dan Kegunaan Kalium Hidroksida (KOH)

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Agustus 2025

Kalium hidroksida (KOH) adalah senyawa kimia yang memiliki peran penting.

Kenali Sifat dan Kegunaan Kalium Hidroksida (KOH)Kenali Sifat dan Kegunaan Kalium Hidroksida (KOH)

DAFTAR ISI

  1. Sifat Fisik dan Kimia KOH
  2. Kegunaan Kalium Hidroksida dalam Berbagai Industri
  3. Kalium Hidroksida dalam Produksi Sabun
  4. Peran KOH dalam Industri Makanan
  5. Risiko dan Penanganan Paparan KOH
  6. Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Kalium hidroksida (KOH) adalah senyawa kimia yang memiliki peran penting dalam berbagai aplikasi industri dan laboratorium.

Dikenal juga sebagai potas kaustik, KOH merupakan basa kuat yang memiliki sifat-sifat unik.

Simak pengertian KOH, sifat-sifatnya, serta berbagai kegunaannya berikut ini!

Apa itu Kalium Hidroksida (KOH)?

Kalium hidroksida (KOH) adalah senyawa anorganik dengan rumus kimia KOH. Senyawa ini merupakan basa kuat yang berbentuk padatan putih dan sangat reaktif.

KOH mudah larut dalam air dan menghasilkan larutan yang sangat korosif. Karena sifatnya ini, KOH digunakan secara luas dalam berbagai proses industri.

Dalam bentuk padat, kalium hidroksida bersifat higroskopis, yang berarti ia mudah menyerap air dari udara.

Selain itu, KOH juga dapat menyerap karbon dioksida (CO₂) dari udara, membentuk kalium karbonat (K₂CO₃). Sifat ini perlu diperhatikan dalam penyimpanan dan penanganan KOH.

Waspada, ini 5 Bahan Kimia Sehari-hari yang Berisiko Membahayakan Tubuh.

Sifat Fisik dan Kimia KOH

Kalium hidroksida memiliki beberapa sifat fisik dan kimia yang penting untuk dipahami:

  • Bentuk Fisik: Padatan putih
  • Massa Molar: 56.11 g/mol
  • Titik Leleh: 360 °C
  • Titik Didih: 1,327 °C
  • Kelarutan dalam Air: Sangat larut, menghasilkan panas
  • Sifat Kimia: Basa kuat, sangat korosif

Sebagai basa kuat, KOH bereaksi dengan asam untuk membentuk garam dan air. Reaksi ini melepaskan panas, sehingga perlu dilakukan dengan hati-hati.

KOH juga dapat bereaksi dengan logam tertentu, menghasilkan gas hidrogen yang mudah terbakar.

Kegunaan Kalium Hidroksida dalam Berbagai Industri

Kalium hidroksida memiliki beragam aplikasi dalam berbagai industri:

  • Industri Sabun: Digunakan dalam pembuatan sabun lunak (soft soap).
  • Industri Pulp dan Kertas: Digunakan dalam proses pembuatan pulp dari kayu.
  • Industri Tekstil: Digunakan dalam proses mercerisasi kapas.
  • Industri Baterai: Sebagai elektrolit dalam baterai alkaline.
  • Laboratorium: Sebagai reagen kimia dan agen titrasi.

Selain itu, KOH juga digunakan dalam produksi biodiesel, sebagai agen pembersih, dan dalam berbagai aplikasi lainnya.

Fleksibilitas dan reaktivitas KOH menjadikannya bahan yang sangat berharga dalam berbagai proses industri.

Pahami lebih dalam soal Sabun Antibakteri: Solusi Ampuh Atasi Bau Badan.

Kalium Hidroksida dalam Produksi Sabun

Salah satu kegunaan utama kalium hidroksida adalah dalam pembuatan sabun.

KOH digunakan untuk membuat sabun lunak, yang berbeda dari sabun keras yang dibuat dengan natrium hidroksida (NaOH).

Sabun lunak cenderung lebih larut dalam air dan memiliki tekstur yang lebih lembut.

Proses pembuatan sabun dengan KOH melibatkan reaksi saponifikasi, di mana lemak atau minyak bereaksi dengan basa (KOH) untuk menghasilkan sabun dan gliserol.

Reaksi ini memerlukan pemanasan dan pengadukan yang konstan untuk memastikan reaksi berjalan sempurna.

Peran KOH dalam Industri Makanan

Kalium hidroksida juga memiliki aplikasi terbatas dalam industri makanan. KOH dapat digunakan sebagai agen pengatur keasaman, penstabil, dan pengemulsi dalam beberapa produk makanan.

Meskipun demikian, penggunaannya dalam makanan harus sangat hati-hati dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Jumlah KOH yang digunakan harus minimal dan tidak membahayakan kesehatan konsumen.

Risiko dan Penanganan Paparan KOH

Karena sifatnya yang korosif, kalium hidroksida dapat menyebabkan iritasi dan luka bakar pada kulit, mata, dan saluran pernapasan.

Paparan KOH dapat terjadi melalui kontak langsung, inhalasi, atau penelanan.

Langkah-langkah penanganan paparan KOH meliputi:

  • Kontak Kulit: Segera bilas area yang terkena dengan air mengalir selama minimal 15 menit. Lepaskan pakaian yang terkontaminasi dan cari pertolongan medis.
  • Kontak Mata: Bilas mata dengan air mengalir selama minimal 15 menit. Segera cari pertolongan medis.
  • Inhalasi: Pindahkan korban ke tempat yang memiliki udara segar. Jika sulit bernapas, berikan oksigen dan cari pertolongan medis.
  • Penelanan: Jangan memaksakan muntah. Berikan air atau susu jika korban sadar dan segera cari pertolongan medis.

Ingat, sangatlah penting untuk memiliki prosedur keselamatan yang jelas dan peralatan pelindung diri yang memadai saat bekerja dengan KOH untuk mengurangi risiko paparan.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Jika terjadi paparan kalium hidroksida (KOH), segera cari pertolongan medis. Jangan menunda konsultasi dengan dokter, terutama jika:

  • Terjadi luka bakar yang parah pada kulit atau mata.
  • Kesulitan bernapas setelah menghirup KOH.
  • Tidak sengaja menelan KOH.

Kamu pun dapat berkonsultasi dengan dokter di Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat.

Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc dengan klik banner di bawah ini!

Referensi:

FAQ

1. Apakah KOH sama dengan soda api?

Tidak, KOH (kalium hidroksida) berbeda dengan soda api.

Soda api adalah nama lain untuk natrium hidroksida (NaOH), yang juga merupakan basa kuat tetapi memiliki aplikasi yang berbeda.

2. Apakah KOH berbahaya?

Ya, KOH berbahaya karena sifatnya yang korosif. Paparan KOH dapat menyebabkan iritasi dan luka bakar pada kulit, mata, dan saluran pernapasan.

3. Di mana saya dapat membeli KOH?

KOH dapat dibeli dari toko bahan kimia, pemasok industri, atau melalui platform online yang menjual bahan kimia.