• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Lakukan 6 Hal Ini agar Anak Tidak Tidur Larut Malam

Lakukan 6 Hal Ini agar Anak Tidak Tidur Larut Malam

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
undefined

Halodoc, Jakarta – Anak usia balita atau pra-sekolah seharusnya tetap memiliki tidur dengan waktu yang cukup. Setiap anak atau balita harus memiliki waktu tidur selama 11 hingga 12 jam. Anak yang sedang aktif menjadi ciri dari anak usia balita. Ibu tidak bisa langsung memaksakan sang anak tidur. Ingatkan anak bahwa sejak 30 menit sebelumnya bahwa sebentar lagi adalah waktu tidur.

Baca juga: Tidur Anak Tidak Nyenyak? Yuk, Kenali Penyebabnya

Cara meningkatkan kualitas tidur anak menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menghindari anak dari berbagai gangguan kesehatan. Dilansir dari National Health Service UK, tidur menjadi waktu ketika tubuh kembali memproses menjadi lebih baik sedangkan bagian otak lebih siap menerima informasi yang baru. Jadi, tidak ada salahnya untuk menghindari anak tidur pada larut malam.

 

Tips agar Anak Tidak Tidur Larut Malam

Dilansir dari Raising Children Network, berikut cara yang bisa ibu lakukan untuk mengatur waktu tidur agar anak tidak tidur larut malam:

  1. Terapkan Jadwal yang Konsisten

Waktu jadi faktor penentu tidur anak. Orangtua sebaiknya konsisten soal jam tidur anak. Jika memang anak ingin tidur tidak larut malam, jangan biarkan mereka tidur siang terlalu lama. Terapkan juga waktu tidur tersebut pada ibu agar Si Kecil bisa mencontohnya.

  1. Ciptakan Suasana Tidur yang Nyaman

Konsisten perlu diterapkan dalam suasana tidur anak. Hal ini untuk mencegah anak merasa asing dengan suasana kamarnya ketika dia tiba-tiba bangun di malam hari. Siapa pun bisa kerap bangun beberapa kali dalam semalam, dan hal ini terjadi pada anak.

  1. Hindari Memberi Makan di Malam Hari

Jangan biarkan perut Si Kecil kosong saat akan tidur, karena ini akan membuat tubuhnya gelisah dan tidurnya pun jadi tidak nyaman. Namun, jangan pula memberikan Si Kecil makan sesaat sebelum dia tidur. Pastikan perutnya sudah dalam keadaan kenyang dengan makan malam setidaknya dua jam sebelum waktu tidur tiba.

Permasalahan sulit tidur bisa terjadi ketika orangtua selalu memberikan makan atau minum pada anak di malam hari. Kebanyakan anak-anak yang diberi makan atau minum saat berusia 5 bulan dan seterusnya berdampak pada pola tidur anak.

Baca juga: Anak Tidur Tidak Teratur? Ini Penyebabnya

  1. Hentikan Kebiasaan Tidur Sore

Jika belum waktunya tidur, usahakan tidak memberikan Si Kecil tertidur. Lebih baik ajak ia bermain yang menyenangkan, sehingga anak tidak merasa mengantuk sebelum waktu tidur. Jika Si Kecil tidur pada sore hari, dikhawatirkan akan sulit tidur pada malam hari.

  1. Pastikan Anak Tidur dalam Kondisi Tidak Takut

Sebelum tidur tidak ada salahnya ibu bertanya pada anak apa yang menjadi kekhawatirannya untuk tidur. Jika anak merasa lebih aman tidur dengan lampu yang menyala tidak ada salahnya ibu menyalakan lampu agar anak merasa aman dan tidak khawatir saat akan tidur.

  1. Perbanyak Asupan Sinar Matahari Pagi

Faktanya, memperbanyak anak terkena paparan sinar matahari pada saat pagi hari meningkatkan kualitas tidur anak. Dilansir dari Very Well Health, paparan sinar matahari pagi meningkatkan kualitas tidur pada malam hari. Kualitas tidur yang baik berdampak baik juga pada kehidupan sehari-hari.

Baca juga: 5 Langkah Atasi Gangguan Tidur Anak Down Syndrome

Jika ibu sudah melakukan cara di atas, tapi Si Kecil masih sering tidur larut malam, maka sebaiknya lakukan tanya jawab ke dokter di Halodoc untuk mendapat informasi lebih lanjut mengenai kondisi Si Kecil. Melalui aplikasi Halodoc, ibu akan mendapatkan banyak informasi dari dokter. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:

Very Well Health. Diakses pada 2020. Get Morning Sunlight and You Will Get Sleep Better
Raising Children Network. Diakses pada 2020. How to Sleep Better: 10 Tips for Children
National Health Service UK. Diakses pada 2020. Healthy Sleep Tips for Children