Lupus Menular Lewat Hubungan Intim, Benarkah?

Ditinjau oleh  dr. Verury Verona Handayani   13 Maret 2020
Lupus Menular Lewat Hubungan Intim, Benarkah?Lupus Menular Lewat Hubungan Intim, Benarkah?

Halodoc, Jakarta - Penyakit lupus disebut dengan penyakit 1.000 wajah karena gejala yang muncul mirip dengan penyakit lainnya. Penyakit yang dapat menjadi pembunuh secara diam-diam ini bisa dikatakan setara dengan kanker, karena sama-sama menyerang sistem kekebalan tubuh, sehingga membuat sistem kekebalan tubuh justru menyerang sel, jaringan, serta organ tubuh yang sehat. Apakah penyakit lupus dapat menular lewat hubungan intim?

Baca juga: Mengidap Lupus, Ini Pola Gaya Hidup yang dapat Dilakukan

Apakah Lupus Menular Lewat Hubungan Intim?   

Kurangnya pengetahuan dan informasi akan penyakit lupus membuat banyak orang salah kaprah dengan menelan mentah-mentah berita simpang siur yang beredar. Sejumlah orang mengira penyakit lupus dapat menular lewat hubungan intim, darah, sentuhan, bahkan udara. Padahal, segala macam asumsi tersebut tidak benar keberadaannya. 

Faktanya, penyakit lupus menular lewat hubungan intim tidak benar adanya. Penyakit lupus tidak menular dari seseorang ke orang lainnya. Penyakit ini bukanlah tipe penyakit infeksius yang disebabkan oleh virus atau bakteri, melainkan kombinasi faktor-faktor dari dalam dan luar tubuh, seperti hormon, faktor genetik, lingkungan, serta obat-obatan yang dikonsumsi.

Baca juga: Akhirnya, Penyebab Penyakit Lupus Kini Terungkap

Menikah dengan Pengidap Penyakit Lupus, Ketahui Hal Ini

Menikah dengan pengidap lupus kerap membuat seseorang khawatir tidak merasa puas oleh hubungan intim bersama pasangan. Pada sebagian besar pengidap, hal tersebut benar adanya, karena pengaruh obat-obatan yang dikonsumsi saat menjalani terapi penyembuhan. Berikut dampak pengidap penyakit lupus saat berhubungan intim!

  • Tidak Merasakan Kenikmatan saat Foreplay

Foreplay sangat diperlukan dan hal yang tidak dapat ditinggalkan sebelum melakukan hubungan intim. Namun, bagi pengidap penyakit lupus yang masih dapat tahap penyembuhan, mereka akan mengeluh kurang nikmat dan lebih terburu-buru saat melakukan aktivitas seksual. 

  • Menurunnya Nafsu Seksual

Obat yang dikonsumsi oleh pengidap lupus saat melakukan pengobatan akan menimbulkan efek menurunnya nafsu seksual. Bukan hanya penurunan nafsu seksual saja, pengidap bisa saja mengalami masalah vagina kering.

  • Merasa Terus Kelelahan

Pada orang normal, rasa lelah bukan jadi penghalang aktivitas seksual yang berkualitas. Namun, berbeda bagi pengidap lupus, ia akan merasa sangat kelelahan, sehingga hasrat seksual cenderung sangat menurun.

  • Vagina Terasa Kering dan Nyeri

Menurunnya hasrat seksual otomatis akan berdampak pada cairan pelumas yang diproduksi pada vagina. Masalah vagina kering merupakan masalah umum yang dihadapi oleh wanita pengidap lupus. Ketika tidak ada cairan pelumas, berhubungan seksual terasa sangat nyeri, orgasme pun kurang nikmat dilakukan.

Lupus memang lebih banyak menyerang wanita ketimbang pria. Namun, pria pengidap lupus juga bisa merasakan dampak negatif penyakit terhadap kehidupan seksualnya. Sama seperti wanita, pria pengidap lupus juga mengalami gejala kelelahan, rasa sakit, serta menurunnya gairah seksual. Pada beberapa pengidap, pengobatan yang dilakukan dapat mengakibatkan disfungsi ereksi.

Baca juga: Mengapa Pengidap Lupus Tidak Boleh Kena Sinar Matahari?

Langkah Meningkatkan Gairah Seksual Pengidap Lupus

Meskipun banyak pengidap lupus mengalami penurunan kualitas seksual, hal tersebut dapat diatasi dengan berbagai cara. Kamu dapat segera mengetahui dengan langsung menemui dokter di rumah sakit terdekat! Trik lain yang dapat kamu lakukan adalah memilih posisi yang nyaman saat bercinta. Jika teknik yang dilakukan tepat, kamu akan cepat sampai pada klimaks.

Ketika semua masalah dapat diatasi dengan saling berkomunikasi, pasangan pun tidak akan merasakan adanya kendala dalam kehidupan seksualnya. Komunikasi adalah hal yang paling penting dilakukan, janganlah menolak ajakan pasangan, karena akan berujung pada rasa kecewa dari pasangan.

Referensi:

Lupus International. Diakses pada 2020. Sexuality and Lupus.
WebMD. Diakses pada 2020. Lupus and Sex: 8 Ways to Improve Your Sex Life.
WebMD. Diakses pada 2020. Lupus, Sex, and Relationships.

 

Mulai Rp50 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Ahli seputar Kesehatan