• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mata Ikan Muncul, Harus Bedah atau Pakai Salep?

Mata Ikan Muncul, Harus Bedah atau Pakai Salep?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Mata ikan merupakan penebalan kulit yang disebabkan oleh adanya tekanan dan gesekan berulang. Berbeda dengan kapalan, mata ikan memiliki ukuran yang lebih kecil, serta bagian tengah yang bertekstur keras dan dikelilingi oleh kulit berwarna kemerahan karena peradangan. Mata ikan biasanya akan menimbulkan rasa nyeri dan akan sembuh dengan sendirinya.

Baca juga: 5 Cara Mudah Usir Kulit Kaki Kapalan

Jika mata ikan tidak bisa sembuh dengan sendirinya dengan perawatan rumahan yang kamu lakukan. Berikut langkah pengobatan mata ikan!

  • Oleskan Salep

Salep akan bekerja dengan menghilangkan lapisan kulit yang mengeras secara perlahan. Bukan hanya itu, asam salisilat juga merangsang sistem imun tubuh untuk melawan penyakit mata ikan. Namun, pemberian obat harus dengan resep dokter, ya!

  • Prosedur Laser

Prosedur ini dilakukan guna membakar gumpalan pembuluh darah kecil yang tertutup. Dengan melakukan prosedur laser, jaringan yang terinfeksi akan mati, dan mata ikan akan lepas dengan sendirinya. Sayangnya, prosedur ini tidak bisa hanya sekali dilakukan. Perlu tindakan berulang setiap tiga hingga empat minggu.

  • Operasi Bedah Kecil

Operasi akan dilakukan dengan memotong benjolan dengan jarum. Perlu diketahui, meski memiliki hasil yang paling nyata, prosedur akan terasa sangat menyakitkan. Untuk mencegah rasa sakitnya, dokter akan memberikan anestesi sebelum prosedur dimulai. 

Ketika serangkaian pengobatan dan perawatan rumahan tidak mampu membuat mata ikan hilang, prosedur operasi kecil dibutuhkan. Operasi juga dapat meninggalkan efek berupa jaringan parut yang cukup besar pada kulit. Jika kamu ingin melakukan prosedur tersebut, silahkan bertanya langsung dengan dokter di aplikasi Halodoc mengenai prosedur yang akan dilakukan.

Baca juga: 4 Penyakit Kulit yang Biasa Muncul di Kaki

Langkah Mencegah Mata Ikan

Ketika muncul pada kulit, selain rasa sakit yang kamu rasakan, proses penyembuhan akan memakan waktu yang cukup lama. Berikut langkah mencegah timbulnya mata ikan:

  • Rajin menjaga kebersihan kaki. Mata ikan sebenarnya disebabkan oleh virus HPV. Untuk mencegah virus bersarang dan berkembang biak, selalu jaga kebersihan kaki dengan sabun dan air mengalir setelah melakukan kegiatan.
  • Gunakan alas kaki. Berjalan tanpa alas kaki akan meningkatkan risiko penebalan kulit pada area telapak kaki, sehingga memicu timbulnya mata ikan. Untuk mencegah hal ini, jangan lupa gunakan alas kaki saat bepergian, ya!

  • Gunakan sepatu sesuai ukuran. Sepatu sesuai ukuran berarti sepatu yang pas, tidak kebesaran atau kesempitan. Seperti yang telah dijelaskan, tekanan dan gesekan secara berulang merupakan penyebab utama dari mata ikan.

  • Jangan memencet mata ikan. Terkadang keinginan untuk memencet atau mengelupasi kulit akan sangat besar. Namun, memencet tidak akan membuat keadaanmu lebih baik. Hal tersebut justru akan membuatnya semakin parah.

  • Gunakan bantalan empuk. Jika alas sepatu terasa keras dan sakit pada tumit, sebaiknya gunakan bantalan tambahan guna melindungi kaki dari gesekan dan tekanan berlebih. Bantalan ini biasanya dijual bebas di toko sepatu.

Baca juga: Mata Ikan, Tidak Terlihat tapi Ganggu Kaki Melangkah

selain beberapa hal tersebut, kamu dapat merendam kaki dengan air hangat. Ketika kaki bermasalah, sebaiknya rendam dengan air hangat guna membantu melunakan permukaan yang terasa kasar. Ketika dilakukan secara teratur, mata ikan akan melunak sendirinya. Selamat mencoba!

Referensi:

NHS. Diakses pada 2020. Corn and Calluses.
Healthline. Diakses pada 2020. Treating and Preventing Foot Corns.
Medical News Today. Diakses pada 2020. All About Corns and Calluses.