• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mitos Hamil Anak Laki-Laki Ini Jangan Dipercaya

Mitos Hamil Anak Laki-Laki Ini Jangan Dipercaya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Pasti sangat senang ya mendapati diri sedang berbadan dua. Pun, tentu sudah tidak sabar rasanya untuk bisa segera bersua dengan sang buah hati, meski baru melalui alat USG. Ketidaksabaran ini terkadang membawa ibu dan ayah menerka, kira-kira, apa jenis kelamin janin yang sedang bertumbuh dan berkembang di dalam rahim ibu ya? Apakah laki-laki? Atau justru perempuan?

Tentunya, ibu harus menunggu hingga usia kehamilan memasuki 16–20 minggu untuk bisa mengetahui jenis kelamin sang buah hati. Namun, karena tidak sabar, tidak sedikit ibu yang akhirnya menerka jenis kelamin jabang bayi melalui kebiasaan harian ibu, termasuk ngidam, makanan yang lebih sering dimakan, hingga bentuk perut selama hamil. Padahal, sebagian dari informasi tersebut belum tentu benar adanya alias hanya mitos belaka. 

Jangan Percaya Mitos Hamil Anak Laki-Laki Ini

Ibu mungkin ini janin di rahim berjenis kelamin perempuan, sedangkan ayah bisa saja menghendaki sebaliknya alias anak laki-laki. Mungkin akan terdengar seru bermain tebak-tebakan jenis kelamin ketika usia kehamilan ibu masih sangat belia. Namun, tetap ya, jangan percaya mitos yang beredar di lingkungan tentang hamil anak laki-laki, berikut di antaranya:

Baca juga: Hamil Anak Laki-Laki Rentan Alami Solusio Plasenta, Benarkah?

  • Bentuk Perut Ibu

Pertama adalah bentuk perut. Banyak orang beranggapan janin laki-laki memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan janin perempuan. Lalu, detak jantungnya, katanya janin laki-laki memiliki detak jantung yang cenderung lebih cepat daripada janin perempuan. Namun, ini belum terbukti benar secara medis, karena ukuran janin laki-laki pun bisa saja lebih kecil daripada janin perempuan. 

Jadi, ibu sebaiknya memeriksakan kehamilan saja ke dokter kandungan. Memasuki usia kehamilan 20 minggu, jenis kelamin janin sudah bisa terlihat. Ibu bisa membuat janji dengan dokter kandungan di rumah sakit terdekat melalui aplikasi Halodoc agar tidak perlu lagi mengantre saat melakukan pemeriksaan. Aplikasi Halodoc pun bisa ibu pakai untuk bertanya pada dokter ahli kandungan seputar masalah kehamilan. 

Baca juga: Tanda-Tanda Hamil Anak Laki-Laki Ini Cuma Mitos

  • Posisi Janin

Mitos berikutnya adalah posisi janin. Kabarnya, posisi janin yang berada di atas menandakan bahwa ibu sedang mengandung janin laki-laki. Namun, ini tidak benar, karena yang menentukan posisi janin adalah ukuran dan bentuknya. Pun, jika posisi janin sejajar dengan punggung sang ibu, kemungkinan benjolan pada perut tidak terlihat. Kalau ibu sedang menjalani kehamilan pertama, otot perut masih terbilang kuat, sehingga posisi janin akan cenderung pada tempat yang lebih tinggi ketika dinding perut belum meregang. 

  • Suasana Hati Ibu

Ketika hamil, kebanyakan ibu mengalami perubahan suasana hati yang begitu cepat karena pengaruh hormon. Namun, tidak sedikit yang percaya jika suasana hati ibu tidak mudah berubah selama hamil, maka janin yang dikandung berjenis kelamin laki-laki. Ibu perlu tahu bahwa kehamilan setiap wanita itu berbeda dan unik. Mau laki-laki atau perempuan, perubahan suasana hati biasanya sering terjadi pada trimester pertama dan ketiga. 

  • Ngidam Makanan Asin dan Gurih

Ibu selalu ingin makan makanan dengan rasa asin dan gurih? Pasti hamil anak laki-laki. Belum tentu kok, karena keinginan ibu untuk makan kala sedang ngidam ini sangat beragam dan terkadang sangat unik. Bahkan, keinginan makan makanan asin dan gurih serta kaitannya dengan hamil anak laki-laki ini masih belum ada bukti ilmiahnya. 

Baca juga: 5 Jenis Makanan Agar Bisa Hamil Anak Laki-Laki

Kehamilan itu menyenangkan dan sangat unik, bu. Jadi, sebaiknya tidak perlu menerka apa jenis kelamin bayi. Lebih baik ibu tetap menjaga kesehatan tubuh dan janin dengan memperhatikan asupan nutrisi dan rutin berolahraga. 

Referensi: 
Medical News Today. Diakses pada 2019. How can you tell if you are having a boy or a girl?
Healthline. Diakses pada 2019. Can You Tell You’re Having a Baby Boy by the Shape or Size of Your Belly?
Verywell Family. Diakses pada 2019. Myth vs Science: How to Get Pregnant with a Boy or a Girl!