• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pengidap Osteoporosis Hindari 5 Olahraga Ini

Pengidap Osteoporosis Hindari 5 Olahraga Ini

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Untuk menjaga kondisi tubuh tetap sehat dan bugar, semua orang dianjurkan untuk melakukan olahraga, dan tidak terkecuali pengidap osteoporosis. Namun, karena memiliki kondisi tulang yang rapuh dan keropos, pengidap osteoporosis memang tidak boleh sembarangan berolahraga. Salah memilih jenis olahraga bisa membuat pengeroposan tulang semakin parah. Karena itu, yuk perhatikan olahraga yang sebaiknya dihindari pengidap osteoporosis di sini.

Baca juga: 6 Jenis Olahraga untuk Tulang Belakang Kuat dan Sehat

Osteoporosis merupakan kondisi umum di mana kepadatan mineral tulang dan kualitas tulang menurun. Kondisi ini menyebabkan pengidap memiliki keterbatasan ruang gerak, sehingga ia mungkin tidak bisa berolahraga seleluasa orang dengan kondisi tulang yang sehat. Selain itu, tulang yang menipis dan melemah juga menyebabkan pengidap osteoporosis sangat rentan mengalami cedera seperti patah tulang. Itulah sebabnya pengidap osteoporosis dianjurkan untuk hati-hati dalam memilih jenis olahraga agar kondisi tulang tidak bertambah parah.

1. Sit-ups

Pengidap osteoporosis mungkin harus berpikir ulang bila ingin melakukan sit up atau gerakan senam lantai lainnya yang melibatkan roll depan dan roll belakang. Hal ini karena olahraga tersebut bisa membuat pengidap berisiko mengalami patah tulang di bagian sendi-sendi tubuhnya. Selain itu, menggerakkan dan melenturkan tulang belakang ke depan juga berpotensi membuat kondisi osteoporosis semakin parah.

2. Golf

Golf sebenarnya merupakan cara yang sangat baik untuk menjalin relasi dengan rekan kerja atau untuk sekadar menikmati udara sore hari yang adem sambil berekreasi. Namun, bila kamu mengidap osteoporosis, kamu dianjurkan untuk menghindari olahraga ini. Pasalnya, gerakan memutar pinggang seperti yang juga dilakukan pada olahraga tenis dan bowling, bisa memberi dampak buruk bagi mereka yang mengidap osteoporosis. Pemelintiran secara tiba-tiba pada tulang belakang dapat memberi tekanan yang besar pada sendi dan diskus, sehingga berpotensi menyebabkan fraktur.

Baca juga: Dipertandingkan di Asian Games, Golf Ternyata Bisa Hilangkan Stres

3. Lompat-lompatan

Jenis olahraga lainnya yang perlu dihindari pengidap osteoporosis adalah yang banyak melibatkan gerakan melompat, seperti lompat jongkok dan lompatan tajam. Hal ini karena semua gerakan melompat dapat memelintir dan memecahkan tulang.

Kok bisa? Aspek pliometrik yang berarti “lompatan” itu sendiri dapat menekuk tulang belakang dan memberi tekanan pada sendi yang mengelilingi tulang belakang. Alih-alih melompat, lakukanlah gerakan squat sebagai gantinya.

Melakukan terlalu banyak latihan kardio berturut-turut dengan intensitas yang tinggi, seperti berlari juga bisa menimbulkan masalah pada pengidap osteoporosis. Pastikan kamu yang memiliki masalah tulang ini membatasi jenis olahraga tersebut agar kalsium dan mineral pada tulang tidak terkuras terlalu banyak.

4. Russian Twist

Sering ditemukan di kelas pelatihan intensitas tinggi seperti yoga dan pilates, Russian twist juga merupakan olahraga yang tidak baik untuk osteoporosis, karena menciptakan pembengkokan dan pemelintiran tulang belakang secara berlebihan. 

Jenis latihan ini menggabungkan gerakan fleksi penuh tulang belakang dan pemutaran. Vertebra di tulang belakang lumbar kamu hanya memiliki sekitar 3 derajat rotasi, jadi ketika kamu mencoba memutarnya, kamu akan memaksa tulang berputar mencapai batas maksimalnya. 

Begitu juga dengan menekuk tubuh ke samping sambil berdiri. Cara melakukan gerakan tersebut, pertama-tama kamu harus berdiri dengan kaki selebar bahu dan lengan di samping tubuh. Sambil menjaga punggung lurus, kamu tekuk pinggang miring ke salah satu sisi. Namun, gerakan ini menciptakan fleksi lateral yang sekali lagi dapat memberi tekanan besar pada bagian tulang belakang tertentu yang berpotensi untuk mematahkannya.

5. Lumbar Rolls

Ini juga adalah gerakan umum dalam yoga di mana kamu berbaring dengan punggung di atas matras, lalu bawa lutut menempel ke dada dengan tangan. Kemudian, dalam posisi tersebut, lakukan roll ke belakang dan ke depan secara perlahan. 

Gerakan ini tidak hanya menggabungkan fleksi ke depan dari tulang belakang, tetapi juga menambahkan beban yang menyebabkan ketegangan terjadi pada tulang belakang kamu, sehingga meningkatkan risiko patah tulang. Jadi, sebaiknya hindarilah melakukan gerakan olahraga ini.

Baca juga: Waspada, Osteoporosis Sebabkan Patah Tulang Belakang

Nah, itulah 5 olahraga yang sebaiknya dihindari pengidap osteoporosis. Untuk menjaga tulang kamu tetap kuat, bisa membeli produk kesehatan dan vitamin tulang kuat melalui aplikasi Halodoc. Caranya sangat mudah, tinggal order, dan pesananmu akan diantar dalam waktu satu jam. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Prevention. Diakses pada 2019. 6 Exercises You Shouldn't Do if You Have Osteoporosis.