• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pengobatan untuk Atasi Polip Hidung pada Anak

Pengobatan untuk Atasi Polip Hidung pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Polip hidung ditandai dengan tumbuhnya daging lunak di area hidung atau sinus. Daging tumbuh ini berbentuk seperti tetesan air mata dan bersifat non kanker. Kondisi ini sering dikaitkan dengan alergi atau asma. Polip hidung yang berukuran kecil biasanya tidak memerlukan perawatan. Namun, jika ukurannya semakin besar, polip dapat menghalangi drainase hidung yang mengakibatkan penumpukan lendir. Ketika lendir menumpuk terlalu banyak, maka bisa terjadi infeksi. 

Tumbuhnya polip bisa dialami siapa saja, termasuk anak-anak. Melansir dari Duke Health, anak-anak yang mengidap polip hidung kerap dikaitkan dengan penyakit cystic fibrosis. Polip hidung umumnya ditandai dengan hidung tersumbat, bersin, hidung beringus, nyeri pada wajah, dan mengalami masalah pada indra penciuman. Lantas, apa yang harus orangtua lakukan ketika anak mengidap polip hidung? Ini ulasannya.

Baca Juga: 7 Hal Ini Bisa Sebabkan Polip Hidung

Cara Mengatasi Polip Hidung pada Anak

Apabila ibu curiga jika Si Kecil memiliki polip hidung, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk memastikannya. Sebelum berkunjung ke rumah sakit, kini ibu bisa membuat janji dengan dokter terlebih dahulu melalui Halodoc. Lewat aplikasi, ibu tinggal memilih dokter di rumah sakit yang tepat sesuai dengan kebutuhan.

Sebelum menentukan penanganan, dokter akan mendiagnosis untuk memastikan polip hidung yang dialami anak. Dokter melakukan diagnosis dengan endoskopi hidung. Melansir dari Web MD, endoskopi adalah alat yang dilengkapi dengan lensa pembesar atau kamera untuk memberikan tampilan detail hidung dan sinus pada layar.

Pada beberapa kasus, dokter perlu melakukan tes lain dengan mengambil sampel kecil (biopsi) dari polip. Dilansir dari Healthline, berikut perawatan untuk mengatasi polip hidung, yaitu :

  1. Obat-obatan

Ada beberapa jenis obat-obatan yang membantu mengurangi peradangan dan mengurangi ukuran polip. Steroid semprot sering diresepkan untuk mengatasi polip hidung. Menyemprotkan steroid hidung ke dalam hidung mampu mengurangi hidung meler dan sensasi penyumbatan dengan mengecilkan polip. Contoh steroid yang bisa digunakan yaitu, fluticasone, budesonide atau mometason.

Selain steroid semprot, steroid oral atau injeksi, seperti prednisone, bisa menjadi pilihan. Pastikan penggunaan obat steroid ini dalam pengawasan dokter. Pasalnya, penggunaan jangka panjang dapat menimbulkan efek sampingnya yang serius, termasuk retensi cairan, peningkatan tekanan darah, dan peningkatan tekanan di mata. 

Baca Juga : 4 Cara Mencegah Polip Hidung yang Perlu Diketahui

Untuk menjamin keamanannya, ibu bisa bertanya terlebih dahulu dengan dokter Halodoc terkait dosis dan cara pemakaiannya. Lewat aplikasi, ibu bisa menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja. Antihistamin atau antibiotik juga dapat mengobati alergi atau infeksi sinus yang disebabkan oleh peradangan di hidung.

  1. Operasi

Jika gejala tidak kunjung membaik setelah menggunakan obat-obatan, dokter bisa merekomendasikan operasi untuk menghilangkan polip sepenuhnya. Jenis operasi tergantung pada ukuran polip. Polipektomi adalah operasi rawat jalan yang dilakukan dengan alat pengisap kecil atau mikrodebrider untuk memotong dan mengangkat jaringan lunak, termasuk mukosa. Jika ukuran polip lebih besar, dokter dapat melakukan operasi sinus endoskopi.

Operasi ini menggunakan endoskopi tipis dan fleksibel yang dilengkapi dengan kamera kecil dan alat kecil di ujungnya. Dokter memandu endoskop ke dalam lubang hidung untuk menemukan polip atau penghalang lainnya dan kemudian menghilangkannya. Setelah operasi, semprotan hidung dan pencucian garam diberikan untuk mencegah polip datang kembali. 

Baca Juga : Berbahayakah Polip Hidung yang Tidak Diobati?

Itulah dua opsi perawatan untuk mengatasi polip hidung pada anak-anak. Jika Si Kecil didiagnosis mengidap tumor hidung atau mengalami gejalanya yang lebih kompleks seperti cystic fibrosis, dokter mungkin akan memberikan perawatan lanjutan. 

Referensi :
Duke Health. Diakses pada 2019. Sinusitis and Nasal Polyps in Children.
Healthline. Diakses pada 2019. Nasal Polyps.
WebMD. Diakses pada 2019. What Are Nasal Polyps?.