• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 3 Penyakit yang Didiagnosis dengan Nasal Endoskopi

3 Penyakit yang Didiagnosis dengan Nasal Endoskopi

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Pernahkah kamu mengalami gangguan pilek yang tidak kunjung sembuh dalam waktu yang lama? Seseorang yang mengalami gangguan tersebut mungkin saja disebabkan penyakit pada sinus. Namun untuk memastikannya, penting untuk melakukan pemeriksaan pada telinga, hidung, dan tenggorokan (THT). Dengan begitu, diagnosis pastinya akan diketahui.

Salah satu prosedur yang umum dilakukan untuk memastikan gangguan pada bagian THT adalah nasal endoskopi. Pemeriksaan ini akan dilakukan oleh seorang otolaringologi atau ahli THT. Selain gangguan sinus, penyakit apa saja yang dapat didiagnosis dengan metode nasal endoskopi? Berikut beberapa penyakit tersebut!

Baca juga: Apakah Nasal Endoskopi Aman untuk Dilakukan?

Penyakit yang Dapat Didiagnosis dengan Nasal Endoskopi

Nasal endoskopi adalah prosedur yang digunakan untuk memeriksa saluran hidung dan sinus dengan menggunakan alat endoskop. Alat tersebut berupa tabung tipis yang fleksibel dengan kamera kecil di dalamnya dan senter kecil. Metode ini akan dilakukan oleh dokter THT atau otolaringologis dengan kegunaan untuk mendiagnosis gangguan yang terjadi.

Sinus adalah beberapa ruang yang dibentuk oleh tulang-tulang di wajah. Bagian tersebut terhubung dengan rongga hidung yang merupakan ruang berisi udara di belakang hidung. Umumnya, sinus akan mengalami sumbatan yang dapat membuat pengidapnya mengalami pilek yang sulit untuk sembuh.

Selama pemeriksaan nasal endoskopi, dokter THT akan memasukkan endoskop ke dalam hidung hingga mencapai sinus. Alat tersebut akan memperlihatkan area di dalam wajah tersebut yang berguna untuk mendiagnosis dan melakukan perawatan terhadap kondisi kesehatan yang terjadi. Endoskop juga dapat digunakan untuk mengambil sampel jaringan untuk memastikan penyakit yang ada.

Untuk itu, penting mengetahui beberapa penyakit yang dapat didiagnosis dengan pemeriksaan nasal endoskopi. Berikut adalah beberapa penyakit yang dapat didiagnosis dengan endoskopi pada bagian nasal:

  1. Rhinosinusitis

Salah satu penyakit yang dapat didiagnosis dengan nasal endoskopi adalah rhinosinusitis. Gejala yang terkait penyakit ini adalah bersin-bersin, hidung tersumbat, hingga nyeri pada wajah. Pemeriksaan ini akan menggunakan anestesi untuk membuat bagian wajah mati rasa saat alat endoskop dimasukkan. Jika dipastikan terdapat peradangan pada hidung, maka dokter akan memberikan obat untuk menyembuhkannya.

Baca juga: 8 Hal yang Perlu Diketahui tentang Pemeriksaan Endoskopi

  1. Polip Hidung

Polip hidung juga dapat didiagnosis dengan metode nasal endoskopi. Gangguan ini dapat ditandai dengan hidung tersumbat yang tidak kunjung sembuh hingga penurunan fungsi penciuman. Saat alat endoskop dimasukkan ke hidung, polip dan cavum nasi akan ditemukan yang disebabkan inflamasi. Pemeriksaan ini juga dapat memastikan tingkat keparahan dari gangguan tersebut.

  1. Tumor Hidung

Gangguan berbahaya lainnya yang dapat didiagnosis dengan nasal endoskopi adalah tumor hidung. Gangguan kanker jinak ini terjadi karena pertumbuhan jaringan abnormal yang penting untuk mendapatkan pengobatan dini. Jika gangguan tersebut termasuk kanker, penyebaran ke bagian tubuh lainnya dapat terjadi. Maka dari itu, penting untuk melakukan diagnosis awal dengan nasal endoskopi.

Itulah beberapa penyakit yang dapat didiagnosis dengan metode nasal endoskopi. Penyakit-penyakit tersebut penting untuk mendapatkan diagnosis dini agar dapat segera diatasi. Sehingga, penyakit tersebut tidak menyebabkan gangguan yang lebih parah dan dapat menimbulkan hal yang berbahaya.

Baca juga: Kapan Sebaiknya Endoskopi Dilakukan?

Kamu juga dapat bertanya pada dokter dari Halodoc terkait penyakit apa saja yang dapat didiagnosis dengan nasal endoskopi. Caranya mudah sekali, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan sehari-hari!

Referensi:
Johns Hopkins Medicine. Diakses pada 2020. Nasal Endoscopy.
NCBI. Diakses pada 2020. Nasal Endoscopy Versus Other Diagnostic Tools in Sinonasal Diseases.