• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pola Makan Pengidap Ambeien yang Dianjurkan
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pola Makan Pengidap Ambeien yang Dianjurkan

Pola Makan Pengidap Ambeien yang Dianjurkan

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 22 September 2021
Pola Makan Pengidap Ambeien yang DianjurkanPola Makan Pengidap Ambeien yang Dianjurkan

“Ambeien merupakan gangguan kesehatan ringan, tapi tetap saja terasa tidak nyaman. Jika memiliki ambeien, seseroang harus benar-benar memperhatikan pola makan. Konsumsilah makanan berserat, seperti serat larut dan serat tidak larut untuk mengelola gejala ambeien.”

Halodoc, Jakarta - Saat seseorang mengalami ambeien atau wasir, maka pengobatan harus segera dilakukan untuk mengurangi gejala nyeri. Namun, pengobatan ambeien juga sangat perlu dilakukan bersamaan dengan perubahan pola makan. Pasalnya, penyebab utama seseorang mengidap ambeien adalah penerapan pola makan yang kurang baik. Itu mengapa pengaturan pola makan penting dilakukan untuk menghindari dampak negatif yang mungkin terjadi.

Meskipun pada beberapa kasus ambeien bisa menjadi gangguan kesehatan ringan, tetap saja ada keluhan-keluhan yang muncul, sehingga pengobatan ambeien perlu segera dilakukan. Beberapa gejala ambeien di antaranya adalah pendarah ketika buang air besar (BAB), adanya lendir, terjadi benjolan di anus, pembengkakan, serta gatal-gatal sekaligus rasa nyeri.

Baca juga: 4 Fakta Seputar Wasir yang Perlu Diketahui

Maka dari itu, ada beberapa pola makan pengidap ambeien yang dianjurkan. Apa saja? Yuk, simak ulasannya berikut!

Pola Makan untuk Pengidap Ambeien

Pengidap ambeien harus memenuhi kebutuhan asupan serat. Sebab, serat akan melunakkan tinja dan meningkatkan volumenya, yang akan membantu kamu menghindari ketegangan yang dapat memperburuk gejala ambeien. Nah, ada dua jenis serat yang juga perlu diketahui, yaitu: 

1.Serat yang Larut

Terdapat dua jenis serat yang baik untuk dikonsumsi oleh pengidap ambeien. Pertama, serat yang larut di mana bentuknya terlihat seperti gel yang ada di dalam saluran pencernaan. Teksturnya lebih lebih lembut dan lengket sehingga menyerap air dengan sempurna. 

Serat jenis ini akan bekerja dengan cara memperlambat proses pencernaan dan membantu usus untuk menjadikan feses lebih lunak. Dengan begitu, feses lunak akan membuat proses BAB menjadi lebih mudah serta membebaskan dari rasa sakit.

Beberapa makanan yang menjadi sumber serat larut antara lain kacang-kacangan, gandum, buah, serta alpukat. Fungsi lain serat ini adalah untuk mengatur kadar gula darah, mencegah penyakit jantung, serta menurunkan kolesterol.

 2.Serat Tidak Larut

Serat yang tidak larut yang berguna untuk memadatkan feses dan mempercepat proses pergerakan makanan, baik melalui lambung maupun usus. Serat ini tidak dihancurkan di usus, melainkan diserap langsung ke aliran darah yang dapat menambah ampas di sistem pencernaan.

Ketika seseorang mengonsumsi serat tidak larut, frekuensi BAB menjadi lebih lebih teratur. Asupan ini juga meminimalkan risiko konstipasi (susah buang air besar). Adapun makanan yang mengandung serat jenis ini adalah biji-bijian utuh, kacang merah, serta berbagai macam sayuran.

Untuk membantu penanganan ambeien, kedua jenis serat ini wajib ada di dalam makanannya. Konsumsi serat yang disarankan setiap harinya adalah kurang lebih 25-30 gram. Penambahan asupan serat saat makan ada baiknya dilakukan secara bertahap dan tidak sekaligus. Pasalnya, tubuh membutuhkan proses adaptasi. Jika dilakukan sekaligus, hal ini bisa menyebabkan perut kembung.

Namun, kamu juga bisa memenuhi kebutuhan serat melalui suplemen. Kamu bisa beli suplemen di aplikasi Halodoc. Apalagi dengan layanan antar, kamu bisa pesan semua kebutuhan kesehatan dan pesanan kamu bisa tiba di tempatmu kurang dari satu jam. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang!

Baca juga: Alami Ambeien Saat Hamil, Begini Cara Mengatasinya

Makanan yang Menyembuhkan Ambeien

Selain memperbaiki pola makan, pengidap ambeien juga disarankan untuk mengonsumsi makanan yang akan mempercepat penyembuhan gangguan kesehatan yang satu ini. Beberapa daftar makanan serta kandungan serta yang sebaiknya dipertimbangkan antara lain sebagai berikut:

  • Kentang panggang mengandung 3,6 gram serat.
  • Apel ukuran sedang mengandung 4,4 gram serat.
  • Pir ukuran sedang mengandung 5,5 gram serat.
  • ½ labu rebus mengandung 2,9 gram serat.
  • ½ cangkir kacang polong rebus mengandung 3,5-4,4 gram serat.

Baca juga: Kerja Kantoran Terlalu Lama Duduk, Waspada Ambeien

Pengobatan Rumahan untuk Mengatasi Ambeien

Jika gejala ambeien belum terlalu parah, pengidapnya bisa meredakan rasa sakit ringan, pembengkakan, dan peradangan dengan perawatan di rumah, seperti:

  • Makan Makanan Berserat Tinggi

Makan lebih banyak buah, sayuran, dan biji-bijian. Cara ini akan melunakkan tinja dan meningkatkan volumenya, yang akan membantu kamu menghindari ketegangan yang dapat memperburuk gejala ambeien. Namun, tambahkan serat ke dalam pola makan secara perlahan untuk menghindari masalah terkait gas.

  • Gunakan Perawatan Topikal

Oleskan krim ambeien yang dijual bebas atau supositoria yang mengandung hidrokortison, atau gunakan pembalut yang mengandung witch hazel atau obat mati rasa.

  • Berendam

Pengidapnya bisa berendam secara teratur dalam bak mandi air hangat. Rendam area anus dalam air hangat biasa selama 10 hingga 15 menit dua hingga tiga kali sehari. 

  • Minum Obat Pereda Nyeri

Pengidapnya juga dapat menggunakan acetaminophen, aspirin atau ibuprofen sementara untuk membantu meringankan ketidaknyamanan.

Itulah beberapa pola makan yang disarankan dilakukan berbarengan dengan pengobatan ambeien. Namun, pastikan juga kamu mengikuti semua anjuran dokter selama masa pengobatan agar prosesnya pengobatan bisa berlangsung dengan baik.

This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg

Referensi:
Dr. Starpoli's Blog. Diakses pada 2021. Diet for Hemorrhoid Sufferers: Tips for Preventing Hemorrhoids.
Healthline. Diakses pada 2021. Food for Piles: 15 Foods to Fight Hemorrhoids.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Hemorrhoid