• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tetap Sehat saat Marah, Begini Triknya

Tetap Sehat saat Marah, Begini Triknya

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta – Kapan terakhir kamu marah kepada seseorang atau keadaan tertentu yang tidak bisa dikendalikan? Ya, rasa marah adalah hal yang wajar dialami tiap orang. Namun, ketika rasa marah yang kamu alami kerap mengganggu aktivitas sehari-hari, tidak ada salahnya untuk cari pertolongan agar mampu mengatasi rasa marah yang dialami dengan tepat. 

Baca juga: Bukan Depresi, Hati-Hati Emosi Bisa Menular

Setiap orang memiliki sikap yang berbeda-beda terhadap marah yang dirasakan, mulai dari perubahan sikap, fisik, dan mental. Menurut UK National Health Service, rasa marah terkadang membuat seseorang menjadi lebih agresif atau menyembunyikan rasa marah yang dirasakan.

Redakan Marah dengan Cara Ini

Kamu mungkin tidak mampu mengendalikan kapan rasa marah tersebut muncul. Namun, tidak ada salahnya untuk mengelola rasa marah tersebut agar dapat mengendalikan perasaan emosional dan rangsangan fisik yang terjadi. Hal ini bertujuan untuk menghindarkan kamu dari tindakan yang tidak diinginkan. Atau tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Berikut tips yang digunakan untuk mengendalikan emosi atau rasa marah dengan tepat:

1. Berdiam Diri

Dilansir dari UK National Health Service, tidak ada salahnya untuk berdiam diri sejenak ketika mengalami kondisi marah. Berikan sedikit waktu pada diri untuk berpikir sebelum bereaksi terhadap sesuatu yang membuat kamu marah. Perlu diingat juga, jangan mengambil keputusan apa pun ketika kamu masih merasa marah, karena nantinya hanya akan muncul penyesalan.

2. Relaksasi

Setelah berdiam diri, pastikan tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks atau santai. Dilansir dari American Psychological Association, kamu bisa melakukan relaksasi dengan menghirup napas dalam-dalam atau mencoba melakukan hal-hal yang menyenangkan. Tidak ada salahnya untuk memberikan afirmasi pada diri dengan mengulangi beberapa kata, seperti “tenang” atau “calm down” agar tubuh menjadi lebih tenang. Kamu juga dapat mengenang hal-hal yang menyenangkan untuk menjaga perasaan agar lebih rileks.

Baca juga: Emosi Meledak-Ledak, Tanda Mental yang Tidak Stabil?

3. Ekspresikan Rasa Marah

Maksudnya, mengekspresikan rasa marah bisa dengan bentuk cerita kepada orang lain. Coba ceritakan pada teman atau kerabat terdekat untuk yang bisa diajak untuk berdiskusi. Dengan berbagi cerita kamu dapat mengurangi rasa marah yang dialami secara perlahan. Jika masih tidak menemukan teman untuk berbicara, kamu bisa menghubungi psikolog lewat aplikasi Halodoc. Kamu bisa berbicara langsung dengan psikolog kapan saja dan di mana saja. Mudah, bukan?

4. Redakan Marah dengan Latihan Fisik

Salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk meredakan marah dengan berolahraga atau melatih fisik secara rutin. Olahraga menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan untuk meredakan stres dan rasa marah yang kamu alami.

5. Menerima Keadaan

Cara yang ampuh untuk meredakan rasa marah adalah menerima keadaan atau memberikan maaf baik untuk orang lain maupun diri sendiri. Bentuk penerimaan diri dan keadaan ini dapat membentuk perasaan positif sehingga rasa marah akan mereda.

6. Konsumsi Makanan Sehat

Mengonsumsi makanan sehat berkaitan dengan suasana hati. Coba konsumsi makanan yang memiliki protein, vitamin, dan tinggi serat. Kandungan protein dalam tubuh membantu tubuh melepaskan hormon dopamin dan norepinefrin untuk meningkatkan suasana hati menjadi lebih baik. Kamu bisa memilih mengonsumsi sayuran, buah-buahan, oats atau kacang-kacangan. Menurut Harvard Medical School, hindari mengonsumsi daging terlalu banyak ketika kamu mengalami perubahan emosi. Terlalu banyak mengonsumsi daging mampu meningkatkan risiko alami depresi.

Baca juga: Bertengkar dengan Pasangan? Cegah Emosi dengan 5 Hal Ini

Itulah yang bisa kamu lakukan untuk meredakan marah dan menjaga tubuh agar tetap sehat. Tidak ada salahnya untuk perbanyak melakukan kegiatan yang menyenangkan untuk meredakan marah yang kamu alami. Sebaiknya segera cari pertolongan pada rumah sakit terdekat ketika emosi yang dialami tidak kunjung mereda dan membuat tubuh menjadi kurang fit.

Referensi:
UK National Health Service. Diakses pada 2020. Anger
Mind. Diakses pada 2020. How to Cope With Anger
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Anger Management: 10 Tips to Tame Your Temper
Healthline. Diakses pada 2020. Mood Food: Can What You Eat Affect Your Happiness
Harvard Medical School. Diakses pada 2020. Food and Mood: Is There a Connection?