Advertisement

Waspadai Beberapa Jenis Kanker yang Sering Menyerang Pria Ini

Ditinjau oleh  dr. Verury Verona Handayani   07 Februari 2021
Waspadai Beberapa Jenis Kanker yang Sering Menyerang Pria IniWaspadai Beberapa Jenis Kanker yang Sering Menyerang Pria Ini

Halodoc, Jakarta - Tahukah kamu, pria lebih rentan terkena dan meninggal akibat kanker daripada wanita? Untungnya, semua pria bisa menurunkan peluang terkena kanker dengan tetap mengikuti tes skrining dan menjalani gaya hidup sehat. 

Beberapa jenis kanker pada pria yang paling sering menyerang adalah kanker prostat, kolorektal, paru-paru, dan kulit. Mengetahui informasi lengkap tentang kanker ini dan apa yang dapat dilakukan untuk membantu mencegahnya atau mendiagnosisnya lebih awal adalah langkah penting untuk menyelamatkan hidupmu dari ganasnya kanker. 

Baca juga: Pria Juga Bisa Kena Kanker Payudara

Jenis Kanker pada Pria yang Paling Umum

Berikut adalah beberapa jenis kanker pada pria yang paling sering terjadi dan patut kamu waspadai:

Kanker Prostat

Kanker prostat adalah kanker yang paling umum menyerang pria, dan ia adalah kanker penyebab kematian tertinggi. Sebagai gambaran, mengutip Centers for Disease Control and Prevention (CDC), sekitar 160 dari setiap 100.000 pria didiagnosis mengidap kanker prostat pada 2007, dan lebih dari 29.000 pria meninggal karenanya. Ada beberapa hal yang perlu kamu pahami mengenai kanker prostat, antara lain: 

  • Gejala. Kanker prostat sering kali muncul tanpa gejala apapun, tetapi gejala lebih mungkin terjadi jika penyakitnya sudah lanjut. Ini termasuk kesulitan untuk buang air kecil, urine bocor, urine berdarah, dan nyeri tulang.
  • Diagnosis. Skrining untuk kanker prostat dilakukan dengan tes darah yang disebut tes PSA. American Cancer Society merekomendasikan untuk berbicara dengan dokter dahulu tentang skrining pada usia 50, atau lebih cepat jika kamu memiliki riwayat keluarga. Tes PSA sering digabungkan dengan pemeriksaan dubur.
  • Pengobatan. Perawatan yang bisa dilakukan antara lain operasi, terapi radiasi, dan kemoterapi. Namun, ini semua bergantung pada tingkat keparahan. 
  • Pencegahan. Gaya hidup sehat seperti rajin olahraga, menjaga berat badan tetap ideal, berhenti merokok, konsumsi makanan sehat, mengelola stres, dan istirahat cukup adalah kunci terhindar dari kanker prostat dan semua jenis penyakit berbahaya lain. Namun, bagi kamu yang sibuk bekerja, pastikan juga untuk mendapatkan suplemen tambahan untuk membuat tubuh selalu fit. Kamu bisa mendapatkan obat dan suplemen yang kamu butuhkan dengan lebih mudah dengan menggunakan fitur beli obat di Halodoc. Dengan begini, kamu jadi lebih praktis dan tidak perlu keluar rumah untuk membeli obat.

Baca juga: Pria Perlu Tahu, 6 Fakta Tentang Kanker Prostat

Kanker Paru-Paru

Kanker paru-paru menyerang sekitar 81 dari setiap 100.000 pria, dan ini berarti sekitar setengah dari jumlah yang terkena kanker prostat. Dilaporkan bahwa ada lebih dari 88.000 orang meninggal karena kanker paru-paru pada 2007. 

  • Gejala. Kamu bisa mengalami kanker paru-paru sebelum gejala berkembang. Ketika muncul, gejalanya termasuk sesak napas, batuk, perubahan dahak, nyeri dada, napas berisik, suara serak, dan batuk darah.
  • Diagnosis. Beberapa tes skrining tersedia, termasuk pemeriksaan paru-paru dengan teleskop fiber optik, pengambilan sampel dahak untuk mencari sel kanker, dan melakukan CT scan. 
  • Pengobatan. Pengobatan tergantung pada jenis kanker, lokasinya, dan seberapa lanjut kanker tersebut. Pilihan pengobatan meliputi operasi, radiasi, kemoterapi, atau kombinasi. 
  • Pencegahan. Cara terbaik untuk mencegah kanker paru-paru adalah dengan tidak merokok dan menghindari asap rokok dan polusi udara.

Kanker Kolorektal

Sama seperti wanita, kanker kolorektal adalah kanker paling umum ketiga pada pria. Ia menyerang sekitar 53 dari setiap 100.000 pria. Sekitar 27.000 pria meninggal karena kanker ini pada 2007. 

  • Gejala. Kamu bisa mengalami kanker kolorektal dini tanpa gejala. Ketika terjadi, gejalanya meliputi perubahan kebiasaan buang air besar, pendarahan rektal, sakit perut, kelemahan, dan penurunan berat badan.
  • Skrining. Kanker kolorektal dapat ditemukan lebih awal dengan tes skrining yang disebut kolonoskopi. Tes skrining lainnya juga tersedia. Bagi kebanyakan pria, skrining harus dimulai pada usia 50 dan diulangi setiap 5-10 tahun.
  • Perawatan. Perawatan tergantung pada seberapa jauh kanker telah berkembang dan mungkin termasuk operasi, radiasi, kemoterapi, atau kombinasi dari terapi-terapi ini. 
  • Pencegahan. Pastikan untuk mendapatkan pemeriksaan (skrining) kanker, olahraga teratur, makan makanan yang sehat, menjaga berat badan yang sehat, tidak merokok, dan tidak minum lebih dari dua minuman beralkohol sehari.

Baca juga: Ini Bedanya Kanker Rektum dengan Kanker Kolorektal

Kanker Kandung Kemih

Kanker kandung kemih adalah kanker paling umum keempat pada pria, menyerang 36 dari setiap 100.000 pria dan membunuh delapan dari setiap 100.000 pria.

  • Gejala. Gejala yang paling umum adalah adanya darah dalam urine. Darah dapat mengubah warna urine atau muncul sebagai gumpalan darah. 
  • Diagnosis. Tidak ada rekomendasi skrining untuk kanker kandung kemih. Namun, beri tahu dokter jika kamu memiliki gejala atau memiliki risiko tinggi.
  • Pengobatan. Pembedahan adalah pengobatan yang paling umum. Perawatan tambahan mungkin termasuk pemberian obat langsung ke kandung kemih, kemoterapi, dan terapi radiasi. 
  • Pencegahan. Menghindari rokok akan menurunkan risiko kanker ini. 

Referensi:
American Cancer Society. Diakses pada 2021. Cancer Facts for Men.
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2021. Centers for Disease Control and Prevention.
Everyday Health. Diakses pada 2021. 5 Most Common Cancers in Men.