
Waspadai Blefaritis akibat Eyelash Extension, Ini Gejala dan Cara Mencegahnya
Penggunaan eyelash extension harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak mencegah timbulnya blefaritis pada mata.

DAFTAR ISI
- Apa itu Eyelash Extension?
- Gejala Blefaritis Akibat Eyelash Extension
- Penyebab Blefaritis Setelah Eyelash Extension
- Cara Mengatasi Blefaritis karena Eyelash Extension
- Tips Mencegah Blefaritis saat Eyelash Extension
- Kapan Harus ke Dokter?
Eyelash extension memang bisa bikin mata tampak lebih cantik dan menawan dalam sekejap. Namun, tahukah kamu kalau di balik bulu mata lentik itu bisa tersembunyi risiko kesehatan yang cukup serius?
Salah satunya adalah blefaritis, yaitu peradangan pada kelopak mata yang bisa bikin mata terasa gatal, merah, bahkan berkerak di pangkal bulu mata.
Kalau kamu sering pasang eyelash atau berencana mencobanya, sebaiknya perlu tahu mengenai prosedur dan perawatannya agar tetap aman.
Yuk, simak penjelasan lengkap tentang penyebab, gejala, dan cara mencegah blefaritis akibat eyelash extension.
Apa itu Eyelash Extension?
Eyelash extension adalah pemasangan bulu mata palsu yang ditempelkan satu per satu pada bulu mata asli menggunakan lem khusus. Prosedur ini bertujuan untuk memberikan tampilan bulu mata yang lebih panjang, tebal, dan lentik.
Agar tahan lama, Lakukan 8 Cara Mencegah Bulu Mata Rontok Akibat Eyelash Extension di sini.
Gejala Blefaritis Akibat Eyelash Extension
Gejala blefaritis yang mungkin timbul setelah pemasangan eyelash extension meliputi:
- Mata merah dan terasa gatal.
- Kelopak mata bengkak.
- Sensasi terbakar atau perih di mata.
- Kelopak mata berkerak atau bersisik.
- Mata berair.
- Sensitif terhadap cahaya.
- Bulu mata rontok.
Ketahui, Ini Fakta tentang Eyelash Extension yang Perlu Diketahui.
Penyebab Blefaritis Setelah Eyelash Extension
Beberapa penyebab blefaritis setelah pemasangan eyelash extension antara lain:
- Alergi terhadap lem: Reaksi alergi terhadap bahan kimia dalam lem eyelash extension dapat menyebabkan peradangan pada kelopak mata.
- Iritasi: Gesekan bulu mata palsu dengan kelopak mata dapat menyebabkan iritasi.
- Infeksi bakteri: Bakteri dapat tumbuh di sekitar eyelash extension jika kebersihan tidak terjaga, menyebabkan infeksi.
- Kurangnya kebersihan: Tidak membersihkan eyelash extension secara teratur dapat menyebabkan penumpukan kotoran dan minyak, memicu peradangan.
- Kualitas produk: Penggunaan produk eyelash extension yang tidak berkualitas dapat mengiritasi mata.
Adanya infeksi bakteri bisa sebabkan masalah kesehatan mata. Waspada Kondisi Trakhoma, Bakteri yang Muncul di Mata.
Cara Mengatasi Blefaritis karena Eyelash Extension
Jika kamu mengalami gejala blefaritis setelah pemasangan eyelash extension, beberapa langkah yang dapat dilakukan:
- Lepaskan eyelash extension: Segera lepaskan eyelash extension untuk mengurangi iritasi dan mencegah perburukan kondisi.
- Kompres hangat: Kompres hangat pada kelopak mata selama 10-15 menit beberapa kali sehari untuk mengurangi peradangan dan membersihkan kerak.
- Pembersihan kelopak mata: Bersihkan kelopak mata dengan lembut menggunakan kapas dan larutan pembersih khusus yang direkomendasikan oleh dokter atau apoteker.
- Konsultasi Dokter: Jika gejala tidak membaik setelah melakukan perawatan di rumah, segera konsultasikan dengan dokter mata.
- Obat-obatan: Dokter mungkin meresepkan salep atau tetes mata antibiotik jika terjadi infeksi bakteri. Dalam kasus yang lebih parah, kortikosteroid topikal dapat digunakan untuk mengurangi peradangan.
Tips Mencegah Blefaritis saat Eyelash Extension
Berikut adalah beberapa tips untuk mencegah blefaritis saat melakukan eyelash extension:
- Pilih lash artist yang berpengalaman dan bersertifikat: Pastikan lash artist memiliki lisensi dan mengikuti stkamur kebersihan yang ketat.
- Pastikan alat-alat steril: Alat yang digunakan harus disterilkan dengan benar untuk mencegah penyebaran bakteri.
- Uji alergi: Lakukan uji alergi terhadap lem eyelash extension sebelum pemasangan.
- Jaga kebersihan: Bersihkan eyelash extension secara teratur dengan pembersih khusus. Hindari menggosok mata terlalu keras.
- Hindari penggunaan maskara: Penggunaan maskara dapat menyebabkan penumpukan kotoran dan minyak di sekitar eyelash extension.
- Perhatikan reaksi: Jika mengalami gejala iritasi atau alergi, segera lepaskan eyelash extension.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan dengan dokter jika kamu mengalami gejala blefaritis yang parah atau tidak membaik setelah melakukan perawatan di rumah. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan memberikan penanganan yang tepat.
Kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc.
Toko Kesehatan Halodoc Produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada.
Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat!


