Aturan Berpuasa Bagi Pengidap Maag

Aturan Berpuasa Bagi Pengidap Maag

Halodoc, Jakarta - Sebentar lagi, umat muslim di seluruh dunia menyambut bulan Ramadan, bulan penuh berkah. Pada bulan ini, setiap muslim diwajibkan menunaikan ibadah puasa selama sebulan. Tentu saja, puasa membuat kebiasaan tubuh berubah, terutama dalam pola makan. Lalu, bagaimana dengan pengidap maag?

Ketika berpuasa, perut dibiarkan kosong lebih dari 10 jam. Kondisi ini membuat asam lambung lebih cepat naik, sehingga menimbulkan banyak gangguan pencernaan, salah satunya adalah maag. Pada kondisi yang kronis, maag membuat kamu harus membatalkan puasa karena rasa mual dan muntah yang berlebihan. Nah, supaya tetap lancar, ikuti aturan puasa bagi pengidap maag ini yuk!

Baca juga: Idap Maag kronis, Bolehkah Berpuasa?

Makanan Apa Saja yang Boleh Dimakan?

Hal pertama yang perlu kamu perhatikan adalah makanan. Pengidap maag tidak boleh asal mengonsumsi makanan, terlebih ketika sedang berpuasa. Ini aturan makanan yang boleh dikonsumsi:

  • Pilih sumber karbohidrat yang kaya serat sebagai menu sahur. Hal ini membuat kamu kenyang lebih lama, sehingga kamu tidak merasa lapar ketika tengah hari.

  • Sebagai teman, pilih makanan yang diolah dengan dipanggang, bukan makanan sumber lemak dan diolah dengan digoreng.

  • Waktu makan yang disarankan adalah menjelang imsak, dan segera berbuka setelah waktunya tiba.

  • Pilihan makanan yang bisa kamu coba adalah kurma (kaya akan serat, magnesium, kalium, dan karbohidrat), pisang (sumber magnesium, kalium, dan karbohidrat), dan kacang almond (kaya serat dan protein).

  • Jangan lupa, minum obat jika kamu sedang dalam pengobatan setelah makan sahur dan berbuka puasa.

Baca juga: Maag Kambuh Saat Puasa, Apa Sebabnya?

Minuman Apa Saja yang Boleh Diminum?

Setelah kamu mengetahui jenis makanan yang boleh dikonsumsi, sekarang kamu perlu tahu aturan puasa bagi pengidap maag dalam hal minuman yang boleh diminum. Apa saja?

  • Pertama dan paling utama, perbanyak asupan cairan dalam tubuh untuk menghindari dehidrasi. Delapan gelas air putih sehari sangat dianjurkan.

  • Untuk menghindari munculnya gejala ulkus peptikum dan maag, kamu bisa meminum segelas susu ketika makan sahur.

  • Jus buah bisa menjadi pilihan, tapi pastikan tidak memiliki rasa asam. Jika memungkinkan, pilih minuman yang kaya kalium.

Ini yang Perlu Kamu Perhatikan

Supaya puasa tetap lancar, perhatikan anjuran ini ya!

  • Jangan konsumsi makanan pedas, asam, gorengan, dan makanan sumber lemak. Jenis makanan tersebut memicu tingginya asam lambung yang membuat maag semakin buruk.

  • Jangan makan berlebihan, baik sahur atau berbuka puasa karena membuat perut begah.

  • Hindari langsung tidur lagi selepas sahur. Hati-hati, makanan baru saja dicerna dan ini sangat berisiko meningkatkan asam lambung dan memicu GERD.

  • Kopi, teh, dan minuman bersoda sebaiknya dihindari, baik saat sahur dan terlebih saat berbuka. Sebaiknya konsumsi air putih dan buah kurma untuk berbuka puasa.

  • Jangan merokok, minum alkohol, dan stres. Ketiga hal tersebut memicu meningkatkan asam lambung dan membuat maag memburuk.

Baca juga: Cegah Maag Kambuh, Coba 4 Menu Buka Puasa Ini

Nah, itu tadi aturan puasa bagi pengidap maag yang bisa kamu ikuti. Ramadan menjadi bulan yang sangat mungkin untuk kamu memulai hidup sehat. Jangan lupa untuk memenuhi asupan vitamin tubuh ya, supaya penyakit tidak mudah menyerang tubuh. Tidak sempat beli di apotek tidak masalah. Pakai saja layanan Beli Obat dari aplikasi Halodoc. Mudah saja, tinggal download aplikasi Halodoc saja di ponsel kamu.