Benarkah Wanita Hamil Rentan Terkena Xerophtalmia?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Benarkah Wanita Hamil Rentan Terkena Xerophtalmia?

Halodoc, Jakarta - Wanita hamil membutuhkan banyak nutrisi setiap harinya. Hal ini dapat memberi dampak yang baik pada bayi yang berada di dalam rahim. Selain itu, asupan vitamin A juga harus dicukupi karena jika kekurangan akan menyebabkan Xerophtalmia.

Gangguan yang menyerang bagian penglihatan ini dapat membuat mata menjadi kering. Dalam tahap yang parah, hal ini dapat menyebabkan kebutaan secara permanen. Maka dari itu, asupan vitamin A harus selalu tercukupi. Ibu hamil rentan mengalami xerophtalmia karena butuh asupan vitamin A yang banyak. Berikut pembahasan tentang hal tersebut.

Baca juga: 7 Vitamin Utama untuk Mata

Wanita Hamil Berisiko Terkena Xerophtalmia

Xerophtalmia adalah sebuah penyakit mata progresif yang disebabkan oleh kekurangan vitamin A. Hal ini dapat menyebabkan saluran air mata dan mata kamu menjadi kering. Jika kamu terserang penyakit ini, rabun senja atau kerusakan yang lebih parah mungkin saja terjadi.

Kerusakan yang disebabkan oleh gangguan ini dapat menimbulkan bintik-bintik putih pada mata kamu. Selain itu, borok juga dapat timbul pada kornea. Hal ini terjadi karena tubuh kekurangan vitamin A yang baik untuk kesehatan visual, kekebalan tubuh, dan perkembangan janin.

Xerophtalmia yang terjadi dapat menyebabkan gangguan penglihatan, seperti kebutaan di malam hari. Gangguan ini juga dapat terjadi pada anak-anak yang dapat meningkatkan risiko penyakit dan kematian karena infeksi. Penyakit ringan yang dapat terjadi termasuk campak dan diare.

Wanita hamil rentan kekurangan vitamin A selama hamil, terutama ketika memasuki trimester ketiga. Hal tersebut karena percepatan pada perkembangan janin terjadi dan peningkatan fisiologis volume darah pada periode ini. Maka dari itu, asupan vitamin A sangat penting dicukupi.

Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan ini. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah pemberian suplemen vitamin A dosis rendah setiap hari atau setiap minggu. Hal ini dapat dilakukan mulai pada trimester kedua atau ketiga. Cara ini dapat mengurangi keparahan penurunan kadar retinol serum selama akhir kehamilan.

Wanita hamil yang kekurangan vitamin A harus didorong untuk menerima nutrisi yang cukup. Hal yang paling baik untuk dilakukan adalah mengonsumsi makanan seimbang yang sehat. Selain itu, kamu harus menghindari iklim atau kondisi ruangan yang kering. Selain itu, cobalah untuk istirahatkan mata kamu jika lelah.

Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait gangguan kekurangan vitamin A ketika l sedang hamil, dokter dari Halodoc siap membantu. Kamu juga dapat mengetahui cara mencegahnya sejak dini. Kamu hanya perlu untuk download aplikasi Halodoc di Apps Store atau Play Store.

Baca juga: Mengenal Lebih Dalam tentang Vitamin A

Pengobatan untuk Mengatasi Xerophtalmia

Pemberian suplemen vitamin A adalah pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi gangguan xerophtalmia. Vitamin A dapat diminum atau disuntikkan. Dosis yang diberikan dapat bervariasi, sesuai dengan usia dan kondisi kesehatan umum. Dalam kasus yang menyebabkan kornea rusak, kamu mungkin menerima antibiotik untuk mencegah infeksi sekunder. 

Kamu mungkin perlu menjaga mata kamu tetap tertutup untuk melindunginya sampai lesi sembuh. Suplemen vitamin A dapat dengan cepat mengatasi gejala xerophthalmia dan membantu melindungi anak-anak dari kematian akibat penyakit anak lainnya. Selain itu, kamu juga dapat memperbanyak konsumsi makanan, seperti biji-bijian, susu, gula, dan makanan berlemak.

Baca juga: 20 Makanan yang Mengandung Vitamin A yang Bagus untuk Mata

Referensi:
WHO (Diakses pada 2019): Vitamin A supplementation during pregnancy
Healthline (Diakses pada 2019): Everything You Should Know About Xerophthalmia