Berapa Kalori yang Terbakar saat Puasa?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Berapa Kalori yang Terbakar saat Puasa?

Halodoc, Jakarta - Puasa adalah hal yang wajib dilakukan oleh setiap muslim ketika memasuki bulan Ramadan. Menahan hawa nafsu untuk makan dan minum, sehingga dapat merasakan apa yang terjadi pada seseorang yang bernasib kurang baik. Walau begitu, berpuasa juga dapat memberikan banyak manfaat, salah satunya adalah menyehatkan tubuh. Selain itu, puasa juga dapat membuat tubuh kamu membakar kalori yang menumpuk di dalam tubuh.

Saat kamu menahan makan dan minum selama kurang lebih 14 jam, tubuh kamu akan beristirahat untuk bekerja, sehingga sistem pencernaan dapat meningkatkan tingkat efisiensinya. Kamu akan kekurangan kalori dengan berpuasa dan menurunkan berat badan secara bertahap. Walau begitu, kamu tetap harus makan yang cukup, karena kekurangan asupan juga tidak baik bagi tubuh.

Selain itu, saat puasa, penyimpanan glikogen akan habis dan lemak akan menjadi sumber energi utama dan menyebabkan banyak kehilangan lemak. Hal ini dapat terjadi apabila kamu tidak bekerja lebih keras dari 60 persen VO2max atau volume maksimal oksigen yang diproses oleh tubuh. Karena jika melebihi batas tersebut, tubuh akan menggunakan otot sebagai sumber energi dan dapat berbahaya.

Baca Juga: Menjalani Diet Mayo saat Puasa, Amankah?

Kalori yang Terbakar saat Puasa

Ketika kamu berpuasa, tubuh akan merasa panik karena mengalami kelaparan. Hal tersebut menyebabkan tubuh mematikan semua produksi energi untuk menghemat energi pada tubuh selama berhari-hari. Jadi, jika kamu berpuasa dan tidak dibarengi dengan kegiatan fisik lainnya, mungkin kamu hanya akan membakar sekitar 500 kilokalori. Kamu dapat membakar kalori lebih dari itu jika dibarengi dengan berolahraga.

Walau begitu, kalori yang telah keluar dari dalam tubuh dapat kembali bertumpuk apabila kamu tidak mengatur pola makan saat berbuka. Mungkin kamu akan menyantap semua makanan yang ada di meja makan, sehingga kalori yang masuk dapat lebih banyak dan menyebabkan berat badan bertambah daripada menurun. Selain itu, kamu dapat memperlancar pencernaan pada tubuh dengan salat isya serta Tarawih agar tubuh terus bergerak setelah makan.

Baca Juga: Kalori yang Dibutuhkan Tubuh Saat Berpuasa

Kunci Menurunkan Berat Badan

Rahasia terhadap penurunan berat badan dalam jangka panjang adalah dengan menjaga metabolisme tubuh kamu. Puasa dapat memicu banyak adaptasi terhadap hormon yang tidak terjadi dengan pengurangan kalori sederhana. Manfaat dari berpuasa adalah insulin dapat turun drastis, membantu untuk mencegah resistensi insulin, menjaga metabolisme tetap tinggi, hormon pertumbuhan meningkat, dan menjaga massa tanpa lemak.

Ketika sudah berpuasa selama empat hari berturut-turut, metabolisme tubuh tidak menurun, tetapi akan meningkat sebesar 12 persen. Selain itu, kapasitas tubuh tidak mengalami penurunan meski melakukan puasa. Selama puasa, pertama-tama, tubuh akan membakar glikogen yang tersimpan di hati. Saat itu habis, tubuh akan menggunakan lemak tubuh. Karena ada banyak bahan bakar pada tubuh, tidak ada alasan untuk metabolisme mengalami penurunan.

Puasa dapat lebih efektif dibandingkan dengan pengurangan kalori sederhana. Perbedaannya adalah obesitas adalah hormon, bukan ketidakseimbangan kalori. Puasa dapat memberikan perubahan hormon bermanfaat yang terjadi selama puasa sepenuhnya dicegah oleh asupan makanan yang konstan. Maka dari itu, berpuasa dapat sangat efektif untuk menurunkan berat badan.

Baca Juga: 4 Kalori Camilan Khas Buka Puasa

Itulah pembahasan tentang berapa banyak kalori yang dibakar oleh tubuh. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal dampak puasa untuk tubuh, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya yaitu dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!