Bikin Was-Was, Ini Pencegahan Flek Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Bikin Was-Was, Ini Pencegahan Flek Saat Puasa

Halodoc, Jakarta - Saat seorang wanita sedang menstruasi, maka ia tidak diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa. Hal ini karena wanita yang tengah menstruasi diwajibkan untuk tetap menjaga asupan gizi. Ketika kehilangan darah, tubuh mudah lelah akibat zat besi berangsur-angsur menurun. Namun, ada jenis perdarahan mirip menstruasi yang terjadi di antara waktu menstruasi yang disebut sebagai flek. Flek adalah perdarahan Miss V yang terjadi secara acak di luar waktu menstruasi dan hampir setiap wanita pernah mengalaminya.

Jika dalam ajaran Islam menstruasi saat puasa membuat puasanya tidak sah, bagaimana dengan flek saat puasa? Flek ini membuat wanita khawatir, terutama saat sedang menunggu datang bulan, mungkin karena warnanya yang begitu mirip dengan darah.

Berbeda dengan menstruasi, flek saat puasa tidak menyebabkan puasa batal. Kamu hanya perlu mencari sumber penyebab flek saat puasa terjadi untuk kemudian dilakukan pengobatan supaya bisa lebih tenang menjalankan ibadah puasa.

Baca Juga: Ini 5 Makanan Pelancar Haid Saat Puasa

Penyebab Munculnya Flek

Cukup banyak hal yang bisa menimbulkan flek, namun kebanyakan adalah hal yang wajar. Beberapa hal wajar tersebut adalah karena sedang terjadi, tanda awal menstruasi, penggunaan kontrasepsi hormonal, kehamilan, dan perimenopause (kondisi menjelang menopause).

Sementara hal yang tidak wajar menjadi penyebab flek antara lain:

  • Infeksi menular seksual.
  • Radang panggul.
  • Adanya benda asing seperti penggunaan tampon, kondom.
  • Sindrom ovarium polikistik.
  • Kanker serviks.

Baca Juga: Ini Alasan Wanita Haid Tidak Boleh Berpuasa

Mencegah Munculnya Flek

Karena cukup mengkhawatirkan jika terjadi selama bulan Ramadan, begini langkah mencegah flek yang bisa dilakukan antara lain:

  • Mengonsumsi Pil KB. Apabila kamu sudah menikah dan sedang berencana tidak memiliki keturunan, maka kamu dapat mengonsumsi pil KB untuk mengatur perubahan hormonal yang terjadi selama siklus menstruasi. Sebaiknya tetap diskusikan dengan dokter terkait masalah ini. Pil kontrasepsi ini membantu membentuk siklus teratur dan menghindari pertumbuhan berlebih di lapisan uterus pada wanita yang tidak rutin berovulasi. Pada wanita yang berovulasi, pil kontrasepsi dapat mengatasi perdarahan abnormal, perdarahan hebat atau berlebih selama menstruasi. Penting untuk mengonsumsinya rutin pada jam yang sama setiap hari.
  • Batasi Konsumsi Obat Tertentu. Penggunaan aspirin, ibuprofen, atau naproxen selama sebulan adalah hal yang disarankan untuk mencegah flek saat puasa. Obat tersebut berguna untuk meringankan rasa sakit dan tidak nyaman karena menstruasi, tetapi juga dapat mengencerkan darah. Hal ini memperbesar kemungkinan perdarahan atau keluar flek di antara menstruasi.
  • Kelola Stres dengan Baik. Stres berlebihan membuat tubuh menunda atau melewatkan siklus menstruasi. Stres juga memengaruhi bagian otak yang disebut hipotalamus. Bagian ini merupakan kunci dalam mengatur pelepasan banyak zat kimia alami di seluruh tubuh, termasuk ovarium, yang mengatur kadar estrogen dan progesteron normal. Ketika stres timbul, ovarium tidak dapat melepaskan hormon dengan baik, seperti pelepasan progesteron. Jika progesteron tidak dilepaskan, penumpukan estrogen mengeluarkan flek. Pertimbangkan untuk melakukan olahraga sedang, yoga, dan teknik relaksasi guna mengendalikan stres.

Baca Juga: Haid Tidak Lancar Saat Puasa, Atasi dengan 3 Cara Ini

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai masalah flek dan menstruasi selama puasa, kamu bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Talk to a Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.